Fitur WordPress 5.5 “Eckstine”, Update WordPress Terbaru

Update terbaru WordPress 5.5 telah dirilis ada tanggal 11 Agustus 2020. Kali ini WordPress memberi nama versi terbarunya dengan nama Eckstine untuk menghormati Billy Eckstine.

Saya sudah membuat video khusus yang membahas mengenai update WordPress 5.5 ini :

fitur WordPress 5.5

Nama lengkapnya William Clarence Eckstine. Ia adalah penyanyi jazz dan pop Amerika dan pemimpin band selama era swing.

Dia terkenal karena suara bass-baritonnya yang luar biasa. Lagunya yang berjudul “I Apologize” diberi penghargaan Grammy Hall of Fame Award pada tahun 1999.

Fitur WordPress 5.5

Pada update kali ini WordPress mengusung tiga hal utama yaitu speed, search, and security. Ketiga hal tersebut tercermin dalam beberapa fitur berikut ini.

Lazy-Loading

WordPress 5.5 sekarang dibekali fitur lazy-loading untuk berbagai format foto pada website anda.

Fitur ini memungkinkan website anda hanya memuat gambar yang terlihat oleh pengguna di layar dan menunda pemuatan gambar yang belum terlihat.

WordPress menerapkan fitur ini dengan menambahkan atribut ‘loading’ ke tag img. Atribut ini didukung oleh semua browser web modern (kecuali Safari).

Ini akan meningkatkan kecepatan dan kinerja web Anda secara signifikan. Ini juga bagus untuk perusahaan hosting mengurangi beban pada server.

Block Directory Untuk Gutenberg

WordPress 5.5 sekarang hadir dengan block directory gutenberg. Fitur ini akan muncul saat anda menggunakan fitur pencarian block gutenberg.

wordpress 5.5 block directory gutenberg
wordpress 5.5 block directory gutenberg

Seperti yang terlihat pada gambar di atas. Saat saya mencoba mencari slider pada block gutenberg, maka WordPress akan memberikan warning sebagai berikut :

No blocks found in your library. These blocks can be downloaded and installed:

Sayangnya tulisan ini kurang jelas menurut saya. Bagi sebagian pengguna yang tidak teliti, kemungkinan akan melewatkan peringatan itu begitu saja.

Kemudian di bawah warning tersebut, akan muncul beberapa pilihan plugin yang sesuai dengan yang anda cari.

PERINGATAN :

Ketika anda menggunakan fitur ini, lalu anda mengklik tombol Add block.

Maka yang terjadi adalah WordPress tidak hanya menginstall plugin tersebut tapi juga langsung mengaktifkannya.

Inline Image Editor

WordPress 5.5 memungkinkan pengguna untuk mengedit gambar di dalam block editor gutenberg.

Inline maksudnya, opsi editornya akan langsung muncul begitu gambarnya diklik.

Anda dapat mengatur tinggi, lebar, aspek rasio, memotong, dan memutar gambar tanpa meninggalkan halaman post editor.

Anda cukup memilih gambar yang ingin diedit, kemudian akan muncul tanda titik biru yang bisa diseret untuk mengubah ukuran gambar.

fitur wordpress 5.5 image editor
fitur wordpress 5.5 image editor

Tapi ada satu keanehan untuk fitur ini. Dari pengalaman saya, opsi image editor yang lain itu baru muncul setelah menekan tombol crop.

fitur wordpress 5.5 image editor sebelum tekan tombol crop
sebelum tekan tombol crop

Cukup lama saya mencari-cari cara memunculkan fitur image editor seperti rotate. Dan ternyata harus mengklik tombol crop dulu baru muncul.

fitur wordpress 5.5 image editor setelah tekan tombol crop
setelah tekan tombol crop

Block Patterns

Dengan fitur ini Anda dapat membuat tata letak pada post dan halaman dengan cepat tapi serta dengan gaya atau style yang konsisten.

Tema dan plugin WordPress dapat menambahkan block pattern mereka sendiri, sehingga kemungkinannya akan sangat luas.

Berikut ini ilustrasi yang saya dapatkan dari WordPress.org mengenai block pattern.

Layouts > Patterns > Blocks

ilustrasi layout pattern block
ilustrasi layout pattern block

Anda dapat mengakses fitur ini pada tab yang terletak disamping block pada saat proses penambahan block.

fitur wordpress 5.5 block pattern
fitur WordPress 5.5 block pattern

Perbaikan Pada Navigasi Block

Satu masalah yang sering dihadapi adalah navigasi block. Terutama jika menggunakan nested block seperti kolom atau grup.

Maka akan sedikit sulit untuk memilih parent block atau memindahkan child element di dalamnya.

Nah, maasalah ini sudah ditemukan solusinya pada WordPress 5.5

Auto Update

Ini merupakan satu update terpenting yang perlu anda ketahui. Pada versi terbaru ini WordPress menghadirkan fitur auto update yang dapat diterapkan pada theme dan plugin.

Awalnya saya pikir ini berlaku untuk seluruh plugin dan theme. tapi ternyata ada kasus dimana tombolnya tidak muncul.

contoh plugin tanpa auto update
contoh plugin tanpa auto update

Jika kita cari di Google, plugin Easy Social Share Buttons ini merupakan plugin premium yang dijual di CodeCanyon. Jadi kesimpulan saya fitur auto update tidak berlaku untuk plugin premium.

Tapi saya pun menemukan kasus lain, yaitu sebagai berikut.

contoh plugin dengan auto update
contoh plugin dengan auto update

Dapat anda lihat pada gambar di atas, plugin GP Premium itu juga termasuk plugin premium. Ini jadi sedikit membingungkan.

Untuk saat ini saya berkesimpulan (INI PENDAPAT PRIBADI SAYA YA), ini terjadi tergantung dengan masing-masing developer plugin.

Jika mereka sudah mengintegrasikan fitur ini ke dalam plugin mereka, maka tombolnya akan muncul. Dan hal yang sama sepertinya berlaku juga untuk theme.

Update Plugin Dengan Upload File

Mungkin ada dari anda yang bertanya, klo sudah ada fitur auto update plugin, kenapa kita perlu fitur update plugin dengan upload file?

Ya, bagi sebagian pengguna mungkin ini terdengar aneh. Tapi sebagian pengguna yang lain mungkin pernah merasakan kondisi dimana opsi satu-satunya yang dimiliki adalah melakukan update dengan upload file.

Contohnya bisa jadi seperti plugin Easy Social Share Buttons di atas. Dimana fitur auto update tidak tersedia, dan terpaksa anda harus melakukannya secara manual.

Dan sekarang sampailah kita pada fitur terakhir.

Native WordPress Sitemap

Fitur merupakan hasil kerjasama dengan Yoast, Google dan beberapa pihak lainnya, jadi ini termasuk fitur yang ditunggu-tunggu.

Fitur ini pertama kali diusulkan sekitar bulan Juni 2019. Dan telah rampung pada WordPress 5.5.

Native WordPress sitemap ini dapat anda akses pada alamat :

/wp-sitemap.xml

Menurut SearchEngineJournal, sitemap ini mampu memuat hingga 50000 sitemap di dalamnya. Dan pada masing-masing sitemap dapat memuat 2000 item.

Jika kalkulasikan, maka jumlahnya bisa mencapai 100 juta item atau halaman web. Banyak banget kan.

Sampai disini native WordPress sitemap ini terlihat sempurna. Tapi, ada TAPI nya.

WARNING :

Native WordPress sitemap ini belum mendukung tiga hal penting, yaitu image, video dan Google News.

Fitur ini bisa jadi BENCANA bagi anda, jika sebelumnya anda sudah memiliki sitemap yang dibuat oleh plugin SEO.

JANGAN pernah berfikir untuk mengganti sitemap yang dibuat oleh plugin SEO anda dengan native WordPress sitemap ini.

Karena bisa jadi anda akan mendapat masalah index Google. Khususnya untuk image, video dan Google News.

Bagaimana Plugin SEO Menyikapi Native WordPress Sitemap

Saya ada baca beberapa info mengenai ini. Terutama dari Yoast SEO dan RankMath.

Kedua plugin SEO tersebut menyatakan bahwa plugin mereka akan secara otomatis mematikan fitur sitemap ini.

Berikut screenshot yang saya ambil dari seroundtable.com

yoast menonaktifkan fitur sitemap wordpress
yoast menonaktifkan fitur sitemap wordpress

Dan ini screenshot yang saya ambil dari changelognya plugin Rank Math.

rankmath menonaktifkan fitur sitemap wordpress
rankmath menonaktifkan fitur sitemap wordpress

Demikianlah pembahasan mengenai WordPress 5.5 semoga bermanfaat.