projasaweb logo

Video SEO : Cara Optimasi Video Untuk SEO

Estimasi Waktu Baca 5 Menit

Video SEO adalah cara optimasi yang dilakukan khusus untuk konten video agar mendapatkan peringkat yang baik pada hasil pencarian mesin telusur (Google, Bing dll)

Teknik video SEO ini merupakan salah satu teknik unik yang dibahas secara khusus pada panduan yang disediakan di Google Search Central.

Kenapa Google sampai memberikan panduan khusus untuk video?

Karena memang konten video semakin banyak diminati dan dikonsumsi pada pengguna Google.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas beberapa cara yang dapat dilakukan agar konten video anda bisa mendapatkan peringkat yang tinggi di Google.

Apa Itu Video SEO?

Video SEO adalah cara optimasi yang dilakukan khusus untuk konten video agar mendapatkan peringkat yang baik pada hasil pencarian mesin telusur (Google, Bing dll)

Projasaweb

PERINGATAN :

Dalam artikel kali ini yang dibahas bukanlah teknik SEO untuk Youtube, tetapi teknik SEO untuk konten video pada halaman website.

Teknik SEO untuk Youtube akan dibahas pada artikel terpisah.

Ini merupakan teknik SEO tingkat advance (menurut Google), jadi akan ada banyak istilah SEO tingkat lanjut yang mungkin akan membuat bingung SEO pemula.

Jika anda SEO pemula, sebaiknya baca dulu artikel saya berikut ini :

Pentingnya Video SEO

Perkembangan video marketing sangat pesat, dan terus berkembang dari tahun ke tahun. Menurut wyzowl,pada tahun 2021, 93% pemasar yang menggunakan video mengatakan bahwa itu adalah bagian penting dari strategi pemasaran mereka.

Ini meningkat dari tahun sebelumnya, 92% pada tahun 2020, 91% pada 2019, 85% pada 2018, 82% pada 2017, 88% pada 2016 dan 78% pada 2015.

Masih dari sumber yang sama wyzowl, 84% pemasar video mengatakan video telah membantu mereka menghasilkan prospek. Kemudian, 78% pemasar video mengatakan video secara langsung membantu meningkatkan penjualan. Dan 87% pemasar video mengatakan video, secara umum, memberi mereka laba atas investasi yang baik.

Karena video memiliki peran penting, maka video SEO juga menjadi sangat penting bagi anda. Karena dengan video SEO, seluruh konten video anda akan lebih mudah ditemukan oleh target market.

Cara Optimasi Video Untuk SEO

Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, Google telah menyedia panduan khusus untuk optimasi Video SEO. Jadi sebagian cara optimasi yang saya terangkan pada artikel kali ini berasal langsung dari Google.

Anda dapat mengaksesnya pada halaman berikut ini :

https://developers.google.com/search/docs/advanced/guidelines/video

Dalam panduannya, Google memberikan berbagai cara yang dapat anda lakukan untuk optimasi Video SEO. Berikut ini beberapa cara yang saya terapkan.

Lakukan Targeting Dengan Baik

Anda dapat melakukan targeting konten video dengan beberapa langkah berikut.

Lakukan Riset Konten Yang Diminati

Riset konten dalam SEO biasanya dilakukan dengan melakukan riset keyword. Kita dapat memanfaatkan data yang disediakan gratis pada Google Keyword Planner dan berbagai tool lainnya.

Saya sudah membahas mengenai riset keyword ini pada artikel terpisah.

Pahami Siapa Target Market Anda

Lakukanlah riset mengenai siapa target market yang akan mengkonsumsi konten anda. Usia, pekerjaan, jenis kelamin dan lain sebagainya. Semakin detil anda tahu, akan semakin baik.

Buat Konten Berkualitas

Pastikan Video Memiliki Kualitas Yang Baik

Konten video yang berkualitas, akan memudahkan Google untuk memahami isinya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  • Ukuran video
  • Kualitas gambar
  • Kualitas suara

Pastikan Materi Yang Disampaikan Sesuai Dengan Kebutuhan Target Market

Setelah melakukan riset keyword, tentu anda sudah memiliki beberapa target keyword yang ingin disasar. Nah agar konten yang anda buat sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh target market, anda juga perlu mempelajari mengenai search intent.

Search Intent adalah tujuan akhir dari orang yang menggunakan mesin pencari. Search Intent merupakan alasan mengapa orang melakukan pencarian tertentu.

SIlakan pelajari lebih lengkap mengenai search intent ini, pada artikel saya berikut ini :

Bantu Google Menemukan Video Anda (Crawl)

Hal ini terkait dengan cara kerja search engine tahap pertama, yaitu Crawl. Untuk membantu Google menemukan video anda, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan :

Pastikan Video Tersedia Untuk Publik

  • Video harus tersedia di halaman web yang tersedia untuk publik. Pastikan halaman website tersebut tidak dilindungi dengan password.
  • Pastikan halaman tidak diblokir oleh robots.txt
  • Pastikan halaman tidak diblokir dengan metadata noindex, agar Google dapat menemukan dan mengindeks halaman Anda.
  • Jika anda menggunakan teknik lazy-load, pastikan Google tetap dapat menemukan semua kontan yang lazy-load.

Gunakan Tag HTML Yang Sesuai.

Google dapat lebih mudah mengidentifikasi video di halaman Anda jika ada tag HTML di sekitarnya, misalnya:

  • <video>
  • <embed>
  • <iframe>
  • <object>

Jika anda menggunakan CMS WordPress tak perkhawatir, biasanya hal ini akan secara otomatis dilakukan. Berikut ini adalah contoh tag HTML yang dibuat otomatis saat anda menuliskan alamat video youtube pada native editor WordPress, Gutenberg Editor.

contoh tag html video WordPress
contoh tag html video WordPress

Untuk atribut data-lazy-type pada contoh di atas berasal dari plugin tambahan, jadi bukan bawaan WordPress.

Gunakan Video Sitemap

  • Buat video sitemap secara terpisah dari sitemap yang lain. Jika anda menggunakan WordPress, hal ini biasanya dapat dilakukan dengan bantuan plugin.
  • Submit video sitemap anda pada Google Search Console.

Pastikan Video Anda Dapat Diindex

Tahap ke dua ini merupakan lanjutan dahap pertama. Untuk memastikan Google dapat melakukan index terhadap video anda, ada beberapa hal yang dapat dilakukan.

Gunakan Thumbnail Berkualitas Tinggi

Untuk dapat ditampilkan sebagai video feature di halaman hasil pencarian Google, anda wajib menyertakap thumbnail berkualitas tinggi. Hal ini dapat dilakuakn dengan beberapa cara sebagai berikut :

  • Jika Anda menggunakan tag HTML <video>, anda harus menyertakan atribut poster
  • Tentukan tag <video:thumbnail_loc>, pada video sitemap yang anda buat.
  • Gunakan properti thumbnailUrl pada structured data yang anda gunakan.
  • Pada kasus tertentu, Google mampu membuat thumbnail sendiri melalui video anda.

Gunakan Thumbnail Dengan Format Yang Disupport Google

Format gambar yang didukung oleh Google adalah sebagai berikut

  • BMP
  • GIF
  • JPEG
  • PNG
  • WebP
  • SVG.

Anda harus bijak menentukan format gambar yang digunakan. Sesuaikan dengan proses pembuatan gambar.

Gunakan Thumbnail Dengan Ukuran Besar

Ukuran minimal dari thumbnail untuk video adalah 60×30 pixel. Tapi saya pribadi biasanya menggunakan gambar dengan ukuran lebar 3000 pixel.

Pastikan Lokasi Thumbnail Dapat Diakses Google

Jangan sampai thumbnail anda diblokir oleh robot.txt atau diblokir dengan password.

Gunakan Structured Data

Pastikan setiap video yang anda terbitkan disertai dengan structured data. Karena dengan bantuan structured data, Google akan lebih mudah memahami konten video anda.

Saya menyarankan anda menggunakan format microdata untuk structured data yang akan digunakan. Dan definisi value yang banyak disepakati dan banyak digunakan adalah schema markup.

Beruntung jika anda menggunakan WordPress serta menggunakan plugin SEO, biasa secara otomatis akan menambahkan structured data video jika suatu halaman memiliki konten video.

Izinkan Google Mendownload File Video Anda

Halaman website berisi video mungkin diindex dan memenuhi syarat untuk ditampilkan di Google, tetapi jika anda ingin video tersebut tampil dalam bentuk yang lebih menarik, maka anda harus mengizinkan Google mengunduh file video anda, agar Google dapat memahaminya lebih dalam.

Jika anda memberikat izin, maka video anda dapat tampil dalam beberapa bentuk

Video Preview

video seo contoh fitur video preview
contoh fitur video preview

Key Moment

video seo contoh fitur key moment
contoh fitur key moment (sumber Google)

Menarik bukan? Untuk itu anda dapat mengizinkan Google mendownload video anda dengan beberapa cara berikut ini.

Gunakan Format Yang Didukung Google

Google dapat mengunduh beberapa format berikut :3GP, 3G2, ASF, AVI, DivX, M2V, M3U, M4V, MKV, MOV, MP4, MPEG, OGV, QVT, RAM, RM, VOB, WebM, WMV, XAP.

Pastikan Video Memiliki URL Yang Tidak Berubah.

Ada beberapa kasus dimana URL video dalam sebuah website itu dapat berubah. Jika anda menggunakan CDN untuk konten video, maka anda harus memastikan URL untuk tiap-tiap video itu tidak berubah. Perubahan url akan mempersulit kerja search engine.

Jika anda memiliki pertanyaan, saran atau kritik sekalipun, jangan sungkan untuk menuliskan dikolom komentar ya, agar saya dapat melakukan perbaikan.

Demikianlah artikel tentang Video SEO : Cara Optimasi Video Untuk Search Engine. Semoga bermanfaat

Leave a Comment

Support Kami Dengan Berbagi

Berbagi itu mudah dan dapat menebar manfaat untuk lebih banyak orang
SAYA TIDAK TERTARIK
This window will automatically close in 20 seconds