Pengertian Siklus Hidup Produk – Product Life Cycle

siklus hidup produk

Siklus hidup produk atau product life cycle merupakan suatu hal penting yang harus diperhatikan oleh kita terutama para produsen, mengapa demikian? Karena konsep siklus hidup produk ini menggambarkan proses suatu produk yang dipasarkan kepada masyarakat hingga produk tersebut hilang dari pemasaran dikarenakan kurangnya inovasi serta strategi pemasaran oleh produsen.

Inovasi produk ini dilakukan untuk menghindari titik jenuh konsumen terhadap produk tersebut. Kejenuhan produk bisa timbul dari produk itu sendiri dan bisa juga ada faktor lain seperti distribusi, penanganan konsumen yang kurang memuaskan, serta masalah dalam penjualan.

Pengertian Product Life Cycle – Siklus Hidup Produk

Siklus hidup produk dalam bahasa inggris disebut juga produk life cycle. Investopedia menjelaskan bahwa siklus hidup produk ii terdiri dari empat tahapan.

Product life cicle adalah suatu siklus hidup produk dengan tahapan-tahapan proses perjalanan hidupnya mulai dari peluncuran awal atau soft launching, peluncuran resmi atau grand launching, perubahan dari target awal, kemudian akan mulai berjuang dan berkompetisi dengan produk-produk lain yang serupa. Sampai pada tahap melewati persaingan dan kompetisi, produk memiliki tingkat penerimaan atau penjualan atau distribusi yang luas dan tersebar.

Suatu produk bisa memiliki siklus hidup yang relatif lama, namun bisa juga sebaliknya dimana siklusnya relatif pendek. Ada saatnya suatu produk mengalami puncak penjualan dan dan sebaliknya juga akan mengalami penurunan. Oleh karenanya sangat perlu diperhatikan oleh produsen untuk terus membuat inovasi atau perubahan mengenai produk tersebut.

Konsep ini dipopulerkan oleh Levitt tepatnya pada tahun 1978. Setelah itu penggunaan konsep siklus hidup produk tersebut dikembangkan dan diperluas ke seluruh penjuru dunia oleh para ahli yang lain.

Siapa Penemu Teori Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle)

siklus hidup produk product life cycle raymond vernon
siklus hidup produk product life cycle raymond vernon

Penemu teori Siklus Hidup Produk adalah seorang ekonom bernama Raymond Vernon pada tahun 1966. Pria kelahiran 1 September 1913 ini merupakan profesor berkebangsaan Amerika Serikat.

Hingga kini teori siklus hidup produk masih merupakan model yang banyak digunakan dalam bidang ekonomi dan pemasaran. Produk memasuki pasar dan secara bertahap menghilang lagi. Menurut Raymond Vernon, setiap produk memiliki siklus hidup tertentu yang dimulai dengan perkembangannya dan berakhir dengan penurunannya.

Tahapan Product Life Cycle

Ada empat tahapan dalam siklus hidup produk yang harus anda ketahui

Tahap Perkenalan (Introduction)

Proses perkenalan produk merupakan bentuk awal dari siklus hidup produk dimana produk ini mulai dipasarkan kepada khalayak umum. Pada tahap introduction, produk yang dikeluarkan benar-benar baru dan keuntungan produsen masih sedikit serta pada tahap ini promosi mengenai produk tersebut biasanya dilakukan secara agresif. Ciri-ciri dari tahap perkenalan ialah :

  • Laba penjualan masih rendah
  • Harga produk tinggi
  • Promosi yang dilakukan besar-besaran
  • Produk yang dipasarkan benar-benar baru
  • Cash flow negatif

Tahap Pertumbuhan (Growth)

Di sinilah tahap dimana sebuah produk akan mulai berkembang pesat dikarenakan masyarakat sudah mengenal seluk beluk produk tersebut. Di tahap ini promosi tidak dilakukan secara besar-besaran lagi karena sudah banyak masyarakat yang sudah mengetahui. Ciri-ciri tahap pertumbuhan ialah :

  • Pasar yang semakin meluas
  • Laba penjualan mulai naik
  • Produk sudah dikenal oleh masyarakat
  • Adanya pesaing yang muncul
  • Biaya produk cenderung turun

Tahap Kedewasaan (Maturity)

Di tahap yang satu ini produk akan mengalami penurunan dikarenakan beberapa faktor, salah satunya karena banyak pesaing yang berdatangan sehingga di tahap ini perlu dilakukan inovasi serta diperlukan lagi untuk melakukan promosi sebuah produk. Ciri-ciri tahap kedewasaan ialah :

  • Adanya laba yang besar bagi produsen yang berhasil memimpin pasar
  • Adanya persaingan yang cukup ketat antar produsen
  • Harga produk turun
  • Kapasitas produksi cenderung tinggi

Tahap Kemunduran (Decline)

Tahap dimana produk mengalami kemunduran. Pada tahap ini sebuah produk ini harus diperbarui atau diganti dengan barang baru agar perusahaan tetap bertahan di pasar secara luas. Hal ini dikarenakan sebuah produk yang tidak laku lagi di pasaran, jika tidak ada penggantinya maka perusahaan tersebut akan mengalami penjualan dalam ruang lingkup pasar yang kecil atau bahkan perusahaan bisa mengalami kemunduran. Ciri-ciri tahap kemunduran :

  • Laba mulai menurun
  • Konsumen menjadi jenuh
  • Kapasitas produksi menurun
  • Perlunya strategi dan inovasi produk baru.

Strategi Siklus Hidup Produk

Ada beberapa strategi yang dapat anda terapkan dalam setiap tahapan siklus hidup produk

Strategi dalam Tahap Perkenalan / Introduction

Untuk bisa mengatasi dampak pada setiap tahapan yang terjadi ada strategi yang perlu dilakukan. Berikut ini strategi yang perlu dilakukan pada tahap pengenalan suatu produk:

  • Mendorong pelanggan untuk mengenal dan tertarik dengan produk tersebut
  • Adanya pengeluaran biaya yang besar dalam promosi guna menciptakan kesadaran pada produk serta untuk memberitahukan produk barunya kepada calon konsumen atau masyarakat.
  • Menggunakan strategi Harga Peluncuran dan Harga Penetrasi
  • Melakukan distribusi produk pada wilayah tertentu

Strategi dalam Tahap Pertumbuhan / Growth

Strategi yang harus dilakukan pada tahapan pertumbuhan dari siklus hidup produk antara lain:

  • Membuat iklan untuk mengenalkan dan memperkuat merek (branding)
  • Memperluas saluran distribusi
  • Tingkatkan kualitas produk
  • Turunkan harga produk untuk menarik pembeli dan memperluas segmen pasar
  • Pengeluaran biaya yang besar untuk promosi produk

Strategi dalam Tahap Kedewasaan / Maturity

Hal yang perlu dilakukan pada tahap kedewasaan dalam siklus produk adalah sebagai berikut:

  • Memperbaiki dan memodifikasi produk dan memperbanyak pilihan atau melakukan inovasi produk
  • Meninggalkan varian produk yang kurang menarik pasar
  • Menerapkan harga yang lebih bersaing
  • Menggunakan iklan yang persuasif dan menarik, iklan yang mempengaruhi konsumen untuk menggunakan produknya.
  • Distribusi yang intensif
  • Memasuki pasar yang baru

Strategi dalam Tahap Penurunan / Decline

Tahap terakhir pada sebuah siklus produk adalah tahap penurunan, untuk itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu:

  • Melakukan promosi
  • Mempertahankan pelanggan yang setia
  • Mempersempit saluran distribusi
  • Menurunkan harga

Well, keempat tahapan pertumbuhan produk berikut strateginya dari siklus produk atau siklus hidup produk tersebut, tentunya akan berjalan dengan baik jika didukung oleh perencanaan keuangan yang matang dan terencana. Sebuah analisa, pelaporan, dan penghitungan keuangan harus didapat secara cermat dan cepat agar tidak terlambat melakukan analisis untuk kebutuhan pendukung strategi pemasaran yang dibutuhkan.

Siklus hidup produk paling tidak  dapat memberikan indikasi perkembangan produk yang dapat diterima konsumen. Ukuran yang digunakan sebagai acuan tersebut adalah tingkat penjualan produk dan tingkat keuntungan.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.