Shipping Schema Markup

Shipping Schema Markup adalah markup yang memungkinkan anda untuk memasukkan informasi pengiriman pada hasil pencarian Google.

Schema Markup adalah kode yang dapat Anda pasang di situs website Anda untuk membantu mesin pencari menemukan hasil yang lebih informatif pada website anda.

Shipping schema markup ini baru saja dirilis oleh Google tanggal 22 September 2020.

Contoh Schema Markup Shipping

Berikut ini adalah contoh tampilan detil pengiriman pada hasil pencarian Google. COntoh ini saya dapatkan langsung dari artikel yang diterbitkan Google.

product shipping google
product shipping google

Bagi anda yang belum tahu, sejak Juni 2020, penjual dapat mencantumkan produk mereka di berbagai platform Google secara gratis, termasuk di Google Search [1].

Tapi saat baru dirilis pada bulan Juni tersebut, hanya bagi pengguna Google Merchant Center saja. Nah dengan dirilisnya schema baru ini, maka fitur tersebut lebih terbuka untuk umum, dapat digunakan oleh siapa saja.

Alasan Rilis Shipping Schema Markup

Biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman sering kali menjadi pertimbangan utama bagi pengguna dalam membuat keputusan pembelian.

Dalam studi yang dilakukan oleh Google, ditemukan fakta bahwa pengguna tidak jadi melakukan pembelian karena biaya pengiriman yang tidak terduga.

Inilah alasan Google merilis shipping schema markup.

Properti Shipping Schema Markup

Ada cukup banyak informasi yang dapat anda sertakan pada shipping schema markup ini. Berikut ini adalah properti-properti yang tersedia.

properti shipping schema markup
properti shipping schema markup

Anda dapat membaca lebih detil mengenai schema marup baru ini pada website resminya di schema.org [2].

Saya sudah membahas khusus mengenai pengenalan schema markup ini pada artikel khusus. SIlakan baca artikel berikut ini.

Shipping Schema Markup

Untuk penerapan schema baru ini tentu saja belum ada alat bantu otomatisnya. Jika anda menggunakan WordPress tentu anda tidak dapat menemukan plugin yang dapat menerapkannya secara otomatis, karena fitur ini baru saja dirilis.

Jadi jalan satu-satunya adalah dengan menerapkannya secara manual. Selain itu juga, jika anda menerapkannya sekarang kemungkinan besar tidak langsung muncul pada halaman hasil pencarian Google.

Seperti biasa, setiap fitur baru Google akan dirilis dulu di negara-negara besar seperti Amerika Serikat. Dan kemudian barulah negara-negara lain seperti Indonesia.

Dampak Fitur Ini

Tentu saja dampak dari fitur ini akan terasa pada CTR atau click through rate, dalam bahasa Indonesia kita sebut rasio klik tayang.

Jika web anda, dapat muncul di halaman hasil pencarian Google dengan featured snippet, maka CTR anda akan meningkat drastis.

Saya sudah membuat video khusus tentang dampak schema markup ini terhadap CTR. SIlakan tonton video berikut ini.

Simpulan

Bagi anda yang mampu menarapkan jenis schema baru ini, maka ini merupakan kesempatan baik bagi anda. Tapi jangan berharap dampak yang instan, cukup lakukan saja. Jika memang website anda layak, maka pasti akan ditampilkan oleh Google.

Referensi

  1. Google.
  2. schema.

Jika anda memiliki pertanyaan, saran atau kritik sekalipun, jangan sungkan untuk menuliskan dikolom komentar ya, agar saya dapat melakukan perbaikan.

Demikianlah artikel tentang Shipping Schema Markup. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment