SEO On Page 2019 : Cara Optimasi On Page SEO

seo on page
BAB 4
Cara Optimasi SEO On Page

Apa itu SEO On Page? Bagaimana cara melakukannya? Dalam dunia SEO peranan optimasi on-site itu sangat penting. Namun walaupun peranannya sangat penting, itu semua tidak akan berarti jika anda salah memilih keyword. Oleh karena itu, jika anda ingin mempelajari tentang SEO On Page, maka pastikan terlebih dahulu anda sudah memahami tentang cara riset keyword yang benar, karena itu merupakan pondasi yang diperlukan untuk menjalankan SEO On Page.

Panduan SEO 

Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian artikel yang membahas SEO. Berikut ini daftarnya :

BAB 1 : Belajar SEO
BAB 2 : Apa Itu SEO
BAB 3 : Riset Kata Kunci
BAB 4 : SEO On Page
BAB 5 : SEO Off Page
BAB 6 : Content Marketing
BAB 7 : Link Building

Jika anda tertarik mempelajari SEO lebih dalam, silakan menuju link berikut Bab 1 : Belajar SEO.

Karena sifatnya yang begitu penting, maka anda tidak boleh salah dalam memahaminya. Jadi seperti biasa bahasan kita akan dimulai dengan pengertian, kemudian akan dilanjutkan dengan pembahasan yang lebih terperinci dan mendalam.

Apa Itu SEO On Page

Pada salah satu artikel yang dirilis oleh MOZ, dapat kita temukan pengertian SEO On Page. On-site SEO (also known as on-page SEO) is the practice of optimizing elements on a website (as opposed to links elsewhere on the Internet and other external signals collectively known as “off-site SEO”) in order to improve search engine ranking and visibility. This can involve optimizing both the content and HTML source code of pages on a site.

SEO On Page (juga dikenal sebagai On-site SEO) adalah praktik mengoptimalkan elemen-elemen pada sebuah situs web untuk meningkatkan pencarian peringkat dan visibilitas mesin. Ini dapat melibatkan pengoptimalan konten dan kode sumber HTML halaman di suatu situs.

Konsep SEO On page

Menjalankan optimasi secara on page tidak dapat dilakukan asal-asalan. Jangan asal terapkan berbagai tips yang anda baca. Bisa jadi tips yang anda baca itu sudah tidak berlaku lagi karena melanggar aturan yang ditetapkan oleh mesin pencari.

Ingat bahwa mesin pencari itu bersifat dinamis, untuk itu kita juga harus dinamis. Kita harus senantiasa mempelajari perkembangan terbaru agar tidak ketinggalan.

Tapi satu hal yang saya kira tidak akan berubah dalam waktu dekat, yaitu fokus utama mesin pencari. Fokus utama mesin pencari adalah kepuasan pengunjung.

Oleh karena itu agar website anda mendapatkan peringkat tertinggi maka anda juga harus fokus pada kepuasan pengunjung.

Fokus utama dalam SEO adalah sama dengan fokus utama mesin pencari yaitu kepuasan pengunjung

Untuk itu setiap usaha ataupun strategi yang kita terapkan haruslah berfokus pada kepuasan pengunjung website. Hal ini dapat berarti beberapa hal :

  1. Menyajikan konten terbaik yang dapat anda sajikan.
  2. Memberikan fitur terbaik hingga pengunjung merasa betah menjelajahi website anda.
  3. Mengoptimasi berbagai informasi pada web hingga mudah dipahami
  4. Mendisain web anda hingga mudah dijelajahi
  5. dan lain sebagainya.

Daftar di atas dapat terus berlanjut, dan intinya kembali lagi pada Kepuasan Pengunjung.

Jadi strategi apapun yang melanggar konsep tersebut sebaiknya jangan anda terapkan. Karena dapat berdampak buruk pada website anda sendiri.

Tapi mungkin ada beberapa dari anda yang bertanya :

Bagaimana mesin pencari biasa mengetahui bahwa pengunjung itu puas terhadap website anda?

Jawaban dari pertanyaan ini penting untuk anda ketahui. Karena percuma juga melakukan optimasi jika mesin pencarinya tidak dapat melakukan pengukuran dengan benar. Untuk itu mari kita masuk ke bahasan berikutnya.

Bagaimana Mesin Pencari Dapat Memahami Website Anda

Banyak cara mesin pencari memahami website anda. Misalnya untuk mesin pencari Google. Ada banyak faktor yang diperhitungkan dalam memahami sebuah halaman web dan kemudian merangking halaman web tersebut.

Bahkan Brian Dean dari backlinko.com pernah memaparkan 200 lebih faktor yang digunakan Google.

Sebagai contoh untuk memahami kepuasan pengunjung dapat diketahui melalui lamanya waktu yang dihabiskan pengunjung pada sebuah website. Bisa juga dengan mengevaluasi nilai bounch rate nya.

Contoh di atas hanya dua dari sekian banyak matrik yang dapat digunakan Google.

Untuk memahami konten dari sebuah halaman web, Google juga memiliki RankBrain yang merupakan algoritma mesin pencari yang berbasis machine learning.

RankBrain disebut-sebut merupakan salah satu dari tiga faktor terpenting yang digunakan Google. Google juga telah menerbitkan info tentang bagaimana mereka menggunakan AI untuk mempelajari maksud pencari.

Dengan semakin majunya teknologi maka semakin maju pula cara mesin pencari memahami website anda. Tapi anda TIDAK PERLU fokus pada RankBrain, AI, algoritma dan lain sebagainya, waktu anda akan habis untuk memahami itu semua.

Tapi fokuslah pada kepuasan pengunjung website anda.

Fokus utama SEO adalah kepuasan pengunjung.

Faktor SEO On Page

Beberapa faktor dapat mempengaruhi kepuasan pengunjung website maupun blog sebagai berikut ini :

Gunakan URL Yang SEO Friendly

Berikut ini beberapa ciri url yang SEO friendly :

    1. Dari hasil wawancara dengan Matt Cutts, diketahui bahwa panjang url yang baik adalah antara 3-5 kata.
      seo on page url
      sumber : https://backlinko.com/on-page-seo

      Dari gambar di atas dapat kita lihat bahwa semakin pendek url maka semakin tinggi posisinya pada hasil pencarian Google.

    2. Pastikan url tersebut mengandung keyword/topik utama.
    3. Sebisa mungkin menggunakan url yang mudah dibaca. Jangan gunakan url seperti https://projasaweb.com/p=123
    4. Gunakan url yang relevan, sesuai konten.

Judul Halaman Yang Mengundang Klik

Berikut ini beberapa ciri judul yang baik :

    1. Mencantumkan keyword utama pada awal judul. Contohnya keyword “belajar SEO”, maka pada judulnya akan bisa jadi “Belajar SEO Untuk Pemula Lengkap”.
    2. Pastikan judul menggunakan tag H1 pada kode htmlnya. Ini contoh pengguna tag H1 pada halaman artikel ini :
      teknik seo on page h1 pada judul
      teknik seo on page h1 pada judul

      Jika anda kurang memahami kode html, sebaiknya tanyakan pada teman yang lebih memahami atau developer web anda. Karena akan cukup panjangan jika dijelaskan pada artikel ini

    3. Gunakan tambahan kata agar menjadi keyword long tail. Misal keywordnya “belajar bisnis”. Judulnya “Belajar Bisnis Lengkap Terbaru”. Jika anda belum tahu mengenai keyword long tail, silakan baca artikel berikut : Jenis-Jenis Keyword.
      judul yang baik untuk seo on pageLihat bagaimana web pada peringkat pertama setelah ads membuat judul. Mereka menambahkan harga terbaik dan tawaran terbaik.
    4. Tambahkan angka pada judul. Orang-orang cendrung lebih menyukai judul dengan angka. Misal “9 Cara Cepat Menurunkan Berat Badan”.
    5. JANGAN menggunakan teknik clickbait yang tidak sesuai konten. Jika judul tidak sesuai konten, maka pengunjung akan segera menutup halaman anda dan itu tidak baik dimata Google.
    6. Buatlah judul yang MENGUNDANG KLIK

Konten Dengan Kualitas Terbaik

Pastikan anda menyajikan konten dengan kualitas terbaik. Selalu ingat yang saya sampaikan sebelumnya. Fokuslah pada kepuasan pengunjung.

Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan terkait dengan konten berkualitas :

    1. Gunakan sebanyak mungkin media yang anda bisa. Foto, screenshot, infographic, video dan lain sebagainya.
      Multimedia akan memicu interaksi pengunjung, dan jika disajikan dengan baik, maka akan memudahkan pengunjung memahami konten.
      Dan multimedia juga dapat memicu pengunjung untuk membagikan konten anda.
      Tapi INGAT : pastikan konten multimedia anda relevan dengan topik yang dibicarakan, jika tidak, pengunjung malah menganggap konten anda tidak berkualitas.
    2. Sesuaikan konten anda dengan keyword intent.
      Setiap orang yang menggunakan keyword pada mesin pencari memiliki maksud tertentu. Nah konten anda harus sesuai dengan maksud mereka.
      Saya sudah menyedia artikel khusus mengenai tema ini, silakan anda menuju artikel Keyword Intent.
    3. Jangan lupa gunakan tag subheading H2 agar konten anda lebih terstruktur. Konten yang terstruktur rapi lebih mudah dipahami.
    4. Dan sertakan pula keyword anda pada tag H2 tersebut jika memungkinkan. Tapi jangan dipaksakan.
    5. Sertakan keyword pada 100 kata pertama dalam konten anda.
      Banyak penulis yang menyertakan paragraf pembuka yang terlalu panjang, hingga membuat pengunjung malas membacanya.

Keyword yang populer dan tepat sasaran

Ketika mengetik beberapa kata di mesin pencarian Google dan mendapatkan hasil berbagai situs itulah yang disebut dengan keyword. Google tentu akan menampilkan hasil dari keyword yang relevan tadi. Semakin relevan dan bagus suatu keyword maka peringkatnya akan semakin tinggi pula.

Pada dasarnya mengoptimasi halaman adalah mengoptimasi keyword atau kata kunci. Jadi, setiap halaman website dan blog seharusnya dioptimasi paling sedikit dengan satu keyword. Caranya adalah dengan menyelipkan atau menyertakan keyword tersebut dalam konten website ataupun blog.

Bisa saja mencantumkan dalam isi konten atau artikel, diselipkan pada judul, dan menyelipkan link URL. Dengan menerapkan optimasi demikian maka mesin pencari seperti Google atau lainnya dan pengunjung dapat langsung mengerti isi situs tersebut. Satu hal yang tidak boleh dilupakan lagi adalah blogger atau pemilik website memahami maksud keyword tersebut.

Sebagai contoh ada orang yang menggunakan mesin pencarian di Google dengan memasukkan kata kunci “beli Samsung”. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar, bagaimana maksudya dan apakah dia ingin membeli Samsung atau hanya membaca artikelnya.

Prasangka lain yang mungkin timbul adalah dia ingin mengetahui cara membeli Samsung? Hal demikian dapat dipahami Google. Sehingga biasanya Google sendiri akan menampilkan hasil situs yang menjual Samsung. Oleh karena itu, sangat mustahi dapat menempati peringkat atas jika menggunakan keyword sederhana “cara membeli Samsung”.

Buat meta description deskriptif sehingga mengundang pengunjung

Meta description merupakan satu sampai dua kalimat yang dapat muncul pada hasil mesin pencarian Google atau yang lainnya. Sesungguhnya penggunaan meta description ini tidak akan mempengaruhi peringkat website atau blog. Disamping  itu, meta description tidak selalu terlihat pada hasil pencarian.

Sebab Google sendiri kini lebih senang untuk menggunakan kalimat pada konten yang dijadikan sebagai deskripsi halaman.Walaupun begitu, tidak salah jika bagian meta description ini dioptimasi karena tidak memakan waktu yang lama.Penyajian meta description yang menarik memungkinkan dapat mengundang pengunjung mengklik website maupun blog.

Gambar berkualitas tinggi dan berukuran optimal

Dapat dibayangkan pada sebuah halaman website atau situs yang 100% berisi teks, akan sangat membosankan pengunjungnya. Sehingga ditambahkanlah, gambar atau video yang menjadikan halaman website tersebut bernilai dimata pengunjung dan menurut Google. Namun masih banyak orang beranggapan gambar atau video tersebut akan merugikan.

Anggapan pemasangan gambar atau video pada halaman website akan menimbulkan kerugian pada konten sama sekali tidak benar. Ada pengecualiannya jika jumlah yang dipublikasikan sangat banyak dan membuat proses loading macet dapat menimbulkan kerugian.

Selain itu, jika mencantumkan gambar yang sama sekali tidak berkaitan dengan isi konten.Berikut ini adalah beberapa tips mengupload gambar konten. Yang pertama adalah disarankan untuk menggunakan gambar yang berkaitan dan mendeskripsikan konten. Atur juga ukuran dan resolusi gambar maupun video agar file yang dipublish tidak membengkak.

Disamping itu, memastikan resolusi gambar tersebut memang pas dengan yang ditampilkan dan lakukan kompres pada gambar dan video agar tampilannya optimal. Jangan lupa untuk menambahkan atribut ALT saat meletakkan gambar maupun video.

Referensi berupa link ke website lain

Referensi yang berbentuk link untuk menuju website lain ketika mengkliknya merupakan poin penting. Referensi ini sangat disarankan untuk website dan blog baru. Google yang juga berperan sebagai pusat informasi ingin menyajikan konten yang terpercaya sehingga tidak menyesatkan penggunanya di seluruh belahan dunia.

Inilah yang menyebabkan website besar akan menjadi lebih mudah untu masuk ke halaman pertama. Sebab reputasi website tersebut telah terbangun dari waktu yang lama. Untuk website baru, Google akan menganggap isi kontennya belum terpercaya. Mengapa demikian? Karena website maupun blog baru sulit menempati posisi tinggi.

Referensi link untuk menuju website lain inilah yang akan membantu pemilik websiteatau blog. Usahakan untuk mencantumkan link menuju website lain yang memiliki reputasi bagus serta berkaitan. Dengan melakukan trik demikian akan berdampak baik pada reputasi konten pada blog atau website sendiri.

Apabila dianalogikan seperti percobaan mengambil salah satu buku non fiksi. Tentunya isi buku terdapat daftar pustaka dan catatan kaki. Daftar pustaka maupun catatan kaki tersebut disandur dari sumber lain. Setebal apapun buku tersebut jika tidak tercantum kutipan dari sumber lain maka akan dinilai kurang terpercaya.

Internal link untuk mempermudah navigasi

Terdapat istilah yang dinamakan bounce artinya pengunjung yang masuk dalam halaman website lalu keluar tanpa melakukan sesuatu. Apabila bounce rate dari halaman website tergolong tinggi dapat disebabkan oleh kualitas konten mengecewakan, navigasi lamban dan sulit.

Sebuah website atau blog yang mengecewakan pengunjung akan sangat sulit mendapatkan peringkat  tinggi. Dari bounce rate inilah yang dapat dijadikan faktor memperlihatkan tingkat kepuasan pengunjung. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan bounce rate dengan memasang link antar halaman. Tujuannya semata-mata agar pengunjung mudah memasuki halaman lain dari website maupun blog.

Melakukan share konten ke sosial media

Kini jumlah share dinilai menjadi salah satu faktor menentukan peringkat Google. Dalam hal tersebut sosial media memegang peranan penting. Dengan banyaknya pengguna sosial media yang membagikan konten website akan berdampak positif untuk peringkat website.

Berbagai manfaat positif dari social share adalah pengunjung yang bertambah, branding nama website akan lebih dikenal. Selain itu, faktor kepuasan pengunjung sehingga datang kembali dan biasanya pengunjung kemudian memberikan backlink. Melalui sosial media branding website maupun blog akan lebih cepat.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *