Just another LandingpageID site

Perbedaan Post Dan Page Pada WordPress

Pada saat baru saja menginstall WordPress kemudian masuk ke dashboard, maka nantinya Anda akan terdapat dua tempat yang mana Anda dapat membuat suatu konten yaitu Post dan juga Page. Pada dasarnya Post dan juga Page memiliki bentuk yang mirip, namun memiliki fungsi yang berbeda. Oleh karena itu berikut ini adalah perbedaannya:

Post

Pada WordPress sendiri Post tersebut digunakan jika Anda ingin menerbitkan suatu konten yang memiliki sifat rutin pada website milik Anda. Contohnya sendiri adalah jika Anda menerbitkan artikel setiap seminggu satu kali ataupun dua kali, maka sebaiknya Anda membuatnya dalam bentuk post. Hal tersebut karena semua post yang Anda buat akan ditampilkan di dalam sebuah halaman dengan cara berurutan, dan post yang terbaru nantinya juga akan muncul di atas post yang lama. Post tersebut juga dapat dibagi berdasarkan kategori dan juga tah. Misalnya saja jika Anda memiliki website mengenai hewan peliharaan dan juga Anda memiliki artikel mengenai kucing, kemudian anjing ataupun burung, maka beberapa artikel tersebut dapat dimasukkan ke dalam kategori tersebut agar nantinya lebih mudah dicari pengunjung. Dan yang terakhir adalah beberapa post Anda nantinya juga akan dimasukkan ke dalam RSS feed. RSS atau Rich Site Summary sendiri merupakan suatu halaman yang berisikan daftar beberapa post pada website Anda. RSS feed tersebut biasanya digunakan oleh beberapa orang yang mana ingin berlangganan dan juga menerima konten yang terbaru dari website milik Anda.

Page

Sedangkan untuk Page sendiri lebih digunakan untuk membuat halaman dengan sifat yang tetap. Beberapa halaman dalam bentuk page sendiri tidak diurutkan berdasar tanggalnya. Untuk urutannya sendiri dapat disesuaikan dengan keinginan Anda dengan cara memberikan nomor pada masing – masing dari page. Page juga tidak disertakan pada halaman arsip dan juga RSS seperti halnya pada post, page ini juga tidak dapat dimasukkan ke dalam suatu kategori maupun tag. Tetapi sebaliknya, Anda nantinya dapat membuat suatu sub page, contohnya saja pada page dengan nama Asia, maka nantinya bisa dibuatkan sub page dengan nama Jepang, Indonesia, Korea ataupun China. Sedangkan untuk contoh halaman yang berbentuk page yang paling sering dibuat adalah suatu halaman megenai Anda maupun website Anda serta halaman kontak.

Selain itu pertanyaan yang sering muncul pada saat membahas mengenai page dan juga post adalah mana yang lebih unggul antara post dan juga page, pada dasarnya tidak terlalu berpengaruh pada mesin pencari Google, bisa dibilang keduanya sama. Tujuan untuk menggunakan post dan juga page sendiri adalah untuk memberikan kemudahan dan juga kenyamanan pada para pengunjung website, tidak untuk mesin pencari. Tetapi memang terdapat satu pertimbangan yaitu post mengadung tanggal dari penerbitan, dalam artian untuk beberapa keyword yang membutuhkan konten yang lebih fresh, maka post yang selama bertahun – tahun tidak pernah diupdate, maka mungkin saja peringkatnya akan menurun.

Artikel ini merupakan bagian dari tutorial Cara Membuat Website Sendiri. Sebuah panduan gratis dimana anda diajarkan tata cara bagaimana membangun sebuah website dari nol.

Ada 3 alasan kenapa panduan Cara Membuat Website Sendiri ini pas untuk anda :

  • Khusus Pemula
    Jika anda adalah pemula, maka jangan khawatir panduan ini memang dibuat untuk anda. jadi akan gampang banget untuk di ikuti.
  • Sehari Jadi
    Jika anda serius mempraktekkan setiap langkah dalam panduan ini, maka besok anda sudah bisa membuat website sendiri.
  • Konsultasi Gratis
    Klo masih bingung juga, anda dapat konsultasi gratis langsung bersama saya. Caranya nanti akan dijelaskan dalam artikel ini.

Bagi anda yang berminat mempelajarinya dari awal silakan klik tombol berikut.