Apa Itu List Building? Panduan List Building

Pengertian List Building adalah proses pengumpulan data orang-orang yang mungkin tertarik dengan jenis produk atau layanan yang ditawarkan bisnis Anda.

Berikut ini videonya :

apa itu list building?

List building adalah sebuah langkah awal dalam email marketing, yaitu dengan cara mengumpulkan data target market bisnis Anda.

List bulding menjadi penting karena memang conversion rate email marketing itu tinggi jika dibandingkan social media dan search engine. Dan email marketing tidak dapat berjalan tanpa list building.

Jika diartikan secara harfiah maka list building dapat berarti membangun list. Jika anda sering membaca literatur digital marketing berbahasa Inggris tentu anda sudah pernah mendengar pepatah ini :

The Money Is In The List Click To Tweet

Tapi apa sebenarnya list atau daftar yang dimaksud? Mari kita bahas secara lebih dalam.

Apa Itu List?

List adalah database orang-orang yang mengizinkan Anda untuk menyampaikan pesan marketing kepada mereka. Click To Tweet

Ada banyak arti dari sebuah list, tapi pengertian di atas saya ambil dari bourncreative [1]. Karena menurut saya pengertian di atas adalah yang paling mewakili.

Database seperti apa yang dimaksud?

Minimal anda harus mendapatkan email daritarget market anda. Namun semakin lengkap data yang bisa anda dapatkan akan semakin baik. Melalui data tersebut anda dapat membina hubungan baik dengan mereka.

Nah setelah kita mengetahui apa itu list, barulah kita bisa membahas mengenai list building.

Apa Itu List Building?

List Building adalah proses pengumpulan database orang-orang yang mengizinkan Anda untuk menyampaikan pesan marketing kepada mereka. Click To Tweet

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa list building adalah tahap awal dari email marketing. Jadi jika hanya menjalankan list building saja tanpa memahami email marketing maka hasilnya tidak maksimal.

Berdasarkan riset yang diterbitkan oleh DMA [2], diketahui bahwa untuk setiap 1 rupiah yang anda gunakan untuk email marketing, rata-rata pengembaliannya mencapai 42 rupiah.

Itu setara dengan investasi dengan tingkat pengembalian 4200%.

SIlakan baca artikel saya berikut ini, untuk mempelajar email marketing :

Syarat List Building

Ada satu syarat utama dalam menjalankan proses list building adalah IZIN dari target market anda. Sebuah database tidak dapat disebut sebagai list jika dikumpulkan TANPA IZIN.

Mereka harus memberikan izin kepada anda untuk menyampaikan pesan marketing kepada mereka. Hal ini tidak bisa diwakilkan, apalagi diabaikan.

Jadi list building tidak bisa dilakukan dengan membeli database orang lain atau bahkan menggunakan trik tertentu untuk mendapatkan alamat email dari target market.

Data mereka harus anda peroleh melalui cara yang sah dan legal. Cara yang paling umum adalah dengan menampilkan kotak opt-in berlangganan pada website.

The Money Is In The List

Pepatah ini sudah kita bahas di awal artikel ini. Jika kita artikan maka bisa berarti “Uang Itu Ada Dalam List”.

Kita sudah bahas pengertian list dan list building. Yang ingin saya bahas saat ini mengenai aksud dari pepatah di atas. Menurut saya uang itu bukan berada pada listnya. Tapi berada pada hubungan baik yang kita bisa terhadap list tersebut.

Tanpa hubungan baik yang dibina secara terus-menerus, maka LIST SEBANYAK APAPUN TIDAK AKAN ADA GUNANYA.

Jadi pastikan anda membina hubungan baik terlebih dahulu sebelum melakukan bisnis.

Bagaimana Membina Hubungan Baik Dengan List Anda

Cara terbaik menurut saya adalah dengan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada mereka. Dan jalan yang paling mudah adalah dengan konten-konten yang berkualitas.

Ada beberapa guru marketing yang saya temui menyatakan bahwa perbandingan yang tepat adalah 80:20.

Artinya anda dapat mengirimkan 8 buah email yang isinya merupakan manfaat untuk list anda. Kemudian menyelinginya dengan 2 buah pesan berisi penawaran bisnis.

Jagalah agar konten penawaran bisnis anda tidak terlalu banyak, agar mereka tidak bosan dengan pesan dari anda atau bahkan memilih untuk unsubscribe.

Semakin banyak konten yang bermanfaat, maka itu akan lebih baik.

Cara List Building

Cara yang paling sering digunakan daam list building adalah dengan menawarkan sesuai sebagai pertukaran untuk data yang anda minta.

Misalnya anda dapat menawarkan beberapa hal sebagai berikut :

  • Video Pelatihan
  • Kursus via WA
  • Kursus via Email
  • Ebook
  • Template
  • Studi Kasus
  • Kupon Diskon
  • Ceklis
  • Webinar

Dan masih banyak lagi contoh yang lain. cara seperti ini biasa dikenal dengan istilah lead magnet.

Simpulan

Lakukanlah list building dengan izin dari target market anda. Binalah hubungan baik dengan mereka. Berikan manfaat sebanyak-banyaknya, kemudian baru mulai berbisnis.

Referensi

  1. bourncreative.
  2. dma.

Demikianlah artikel mengenai apa itu list building, semoga bermanfaat

Leave a Comment