6 Jurnal Digital Marketing Yang Bisa Dijadikan Rujukan

Pada artikel ini kita akan membahas mengenai jurnal digital marketing yang dapat anda jadikan rujukan. Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai apa itu digital marketing.

Saat ini, digital marketing bukan lagi merupakan hal yang baru. Hal ini dikarenakan kemudahan akses informasi digital yang ada tak membatasi dalam bermarketing. Terlebih lagi ada banyak buku serta jurnal digital marketing yang bisa dijadikan sebagai rujukan.

Dengan demikian, ber-digital marketing pun bisa dilakukan asalkan ada kemauan dalam menggali informasi secara lebih mendalam.

Tak hanya itu saja, teori-teori dasar dari buku serta jurnal yang ada pun mudah diaplikasikan serta disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

Jurnal Digital Marketing

Berikut beberapa jurnal digital marketing yang bisa dijadikan sebagai rujukan:

A Critical Review of Digital Marketing (Dr. Bala Mandu dan Deepak Verna; ResearchGate)

Jurnal digital marketing ini ditulis oleh Dr. Bala Mandu dan Deepak Verna. Pembahasan yang diangkat dalam jurnal ini mengenai beberapa tren yang tengah digandrungi dalam digital marketing saat ini serta di waktu yang akan datang.

jurnal digital marketing oleh madhu bala
jurnal digital marketing oleh madhu bala

Keduanya mengungkapkan gagasan mereka mengenai bagaimana proses marketing secara digital yang ada berdasarkan apa yang terjadi. Selain itu, dilakukan pula pengamatan pada platform utama yang digunakan dalam digital marketing, yaitu internet.

Dari data-data yang berhasil dirangkum, dicapai kesimpulan bahwa dunia marketing telah mulai bertransisi pada kemajuan teknologi internet. Artinya, bahwa dalam memasarkan produknya, pengusaha melihat bahwa mendekati target pasar melalui internet penting untuk dilakukan.

Anda dapat mengaksesnya jurnal digital marketing ini secara lengkap pada link berikut ini.

Effectiveness of Digital Marketing in the Challenging Age: An Empiric Study (Afrina Yasmin dan Kaniz Fatema; International Journal of Management and Business)

Seperti yang diketahui, bahwa digital marketing dianggap jauh lebih efektif dibandingkan cara marketing konvensional. Setuju dengan pendapat tersebut, kedua penulis jurnal ini menggali lebih dalam mengenai apa saja yang menjadi daya tarik dari digital marketing ini.

Tak berhenti di situ saja, Afrina Yasmin dan Kaniz Fatema juga menyuguhkan beberapa contoh-contoh empiris dalam pemasaran digital. Dibandingkan pula hasil nyata yang sanggup didapatkan oleh digital marketing terhadap marketing tradisional terhadap angka penjualan secara nyata.

Datanya sendiri diambil secara acak dari 150 perusahaan serta 50 orang eksekutif perusahaan tanpa ada indikator penentu sebelumnya. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan keefektifan dari digital marketing yang coba ditekankan dalam jurnal ini.

A Study on Digital Marketing and Its Impact (P. Sathya; International Journal of Science and Research)

Masih setopik dengan dua jurnal yang telah disebutkan sebelumnya, jurnal yang satu ini juga membahas mengenai keunggulan-keunggulan digital marketing. Yang membedakan dengan dua jurnal di atas adalah bahwa di sini penulis juga melihat dari kacamata konsumen.

Hal tersebut bisa dilakukan sebab penulis yang merupakan asisten profesor dalam mata kuliah commerce juga mengambil data dari konsumen. Dengan demikian penelitian tidak hanya melihat dampak dari digital marketing terhadap angka penjualan saja. Melainkan juga melihat pada tipe digital marketing yang sukses menggerakkan konsumen untuk membeli produk yang dipasarkan tersebut.

The Role of Digital and Social Media Marketing in Consumer Behavior (Andrew T. Stephen; Current Opinion in Psychology)

Dalam dunia marketing, tujuan akhir yang ingin dicapai adalah tercapainya peningkatan angka penjualan. Untuk dapat mencapai hal tersebut, maka perlu adanya trik dan perlakuan dalam pemasaran itu sendiri, sehingga dapat menggerakkan konsumen. Hal ini pun berlaku untuk digital marketing.

Banyak yang beranggapan bahwa digital marketing memiliki persentase kesuksesan yang lebih tinggi dalam mempengaruhi konsumen. Dengan begitu, konsumen pun tergerak untuk melakukan pembelian yang ekuivalen dengan peningkatan angka penjualan.

Itulah yang dibahas dalam jurnal ini. Di mana kondisi perilaku masyarakat yang tak bisa lepas dari segala yang digital menjadikan digital marketing ini menjadi mudah. Perilaku inilah yang perlu dimanfaatkan untuk memasarkan produk.

Social Media Marketing: Advantages and Disadvantages (Rubathee Nadaraja dan Rasyad Yazdanifard; ResearchGate)

Satu dekade terakhir, peranan media sosial sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari hampir seluruh masyarakat dunia. Inilah yang kemudian dimanfaatkan sebagai platform untuk memasarkan produk. Hanya saja, sebagaimana hal lain yang ada di dunia, pemasaran melalui sosial media juga memiliki sisi negatif.

Di samping kemudahan yang ditawarkan baik bagi konsumen maupun penjualnya sendiri, ada dampak tak menyenangkan yang harus diterima dari kondisi ini. Hal inilah yang kemudian diteliti oleh kedua penulis berbeda negara ini dan dijadikan bahasan dalam jurnal.

Role and Importance of Search Engine Optimization (Gurneet Kaur; International Journal of Research – Granthaalayah)

Bagi yang berkecimpung di dunia digital marketing, pasti sudah tak asing lagi dengan yang namanya search engine optimization atau lebih dikenal sebagai SEO. Ini dikarenakan, banyak yang menyadari peranan SEO memang sangat besar dalam marketing secara digital ini.

Tujuan dari SEO adalah peringkat tinggi dalam mesin pencari. Bagi orang awam, mungkin tak menyadari bahwa hal ini memiliki efek yang besar. Akan tetapi, para pakar mengakui bahwa mendapatkan tempat di halaman pertama hasil pencarian merupakan boost pemasaran yang diperlukan.

Itulah yang dibahas dalam jurnal ini. Tak sampai di situ saja, penulis juga mengemukakan fakta-fakta terkait SEO ini serta apa saja yang perlu diperhatikan demi meningkatkan ranking SEO.

Demikianlah 6 jurnal digital marketing yang bisa dijadikan sebagai rujukan untuk mengenal lebih dalam mengenai metode pemasaran ini. Satu hal yang paling penting di sini yaitu kemauan untuk menambah pengetahuan dan informasi agar tidak tertinggal di era yang serba cepat.