Apa Itu Inbound Marketing

inbound marketing image

Kita akan membahas semua seluk beluk inbound marketing pada artikel ini. Apa Itu inbound marketing? Apakah itu penting untuk bisnis anda? Dan lain sebagainya.

Sebelum kita melanjutkan, saya ingin tanya satu hal. Apakah anda pernah dengar mengenai outbound marketing? Kita tidak akan bisa memahami inbound marketing dengan baik tanpa mengetahui outbound marketing terlebih dahulu.

Apa Itu Outbound Marketing?

Jika mengambil pengertian dari WordStream maka :

Outbound marketing adalah segala jenis pemasaran dimana perusahaan memulai penawaran dan mengirimkan pesannya kepada audiens.

Ciri utama outbound marketing adalah perusahaan mendatangi calon pelanggan dan memaksa mereka dengan penawarannya.

Ini sangat umum dilakukan dalam marketing tradisional. Misalkan membagikan selebaran penawaran kepada sembarang orang yang ditemui. Atau mengirimkan pesan secara masal kepada banyak orang secara acak, baik itu berupa SMS, pesan whatsapp, maupun yang lainnya. itu semua termasuk outbound marketing.

Yang terjadi adakah calon pelanggan merasa dipaksa untuk menerima penawaran tersebut. Memang walaupun begitu, tetap terjadi perjualan. Manum jumlahnya semakin hari semakin sedikit, karena masyarakat tidak menyukai jenis marketing seperti itu.

Outbound marketing mencakup bentuk pemasaran dan periklanan yang lebih tradisional seperti iklan TV, iklan radio, iklan cetak (iklan surat kabar, iklan majalah, selebaran, brosur, katalog, dll.), Pameran dagang, telemarketing (AKA “panggilan dingin”) , dan email spam.

Apa Itu Inbound Marketing?

Inbound Marketing itu bicara tentang menciptakan pengalaman menarik bagi calon pelanggan yang berdampak positif pada bisnis Anda. Hubspot mengartikan inbound marketing sebagai metodologi bisnis yang menarik pelanggan dengan menciptakan konten dan pengalaman berharga yang disesuaikan untuk mereka.

Inbound Marketing adalah metode untuk menarik perhatian, menciptakan hubungan baik dan membangun kepercayaan dengan cara memberikan nilai dan manfaat kepada calon pelanggan sehingga mampu memberikan dampak positif bagi bisnis.

Metodologi Inbound Marketing

Inbound marketing dilakukan dengan menawarkan berbagai konten yang bermanfaat dan relevan kepada calon pelanggan anda. Dan jika mereka merasakan manfaatnya, maka lambat laun akan muncul awareness terhadap bisnis anda.

Kemudian lanjutkan dengan interaksi dengan calon pelanggan tersebut, sambil terus memberikan berbagai konten yang bermanfaat dan relevan kepada mereka. Pada tahap ini diharapkan muncul kepercayaan kepada bisnis anda.

Dan jika mereka puas dengan interaksi yang anda jalin, maka anda dapat dengan mudah menyarankan kepada mereka untuk membeli produk anda sebagai solusi atas masalah yang mereka hadapi.

Seiring bergesernya teknologi, inbound memandu pendekatan untuk melakukan bisnis dengan cara yang manusiawi dan bermanfaat.

Inbound adalah cara yang lebih baik untuk memasarkan, cara yang lebih baik untuk menjual, dan cara yang lebih baik untuk melayani pelanggan Anda.

Karena ketika baik-untuk-pelanggan berarti baik-untuk-bisnis, perusahaan Anda dapat tumbuh lebih baik dalam jangka panjang.

Mendengar kata marketing pasti tidak jauh pembahasannya dengan dunia bisnis dan perusahaan. Marketing menjadi salah satu point penting untuk menentukan sukses atau gagalnya suatu perusahaan. Untuk itu menentukan strategi marketing yang tepat sangat diperlukan bagi kemajuan perusahaan.

Teknologi yang semakin maju memberikan efek besar terutama bagi kemajuan perusahaan. Kemajuan teknologi ini membantu sebuah perusahaan mengembangkan strategi marketing secara pesat. Marketing sebenarnya sudah ada sejak dahulu, hanya saja cara penyampaiannya secara offline sehingga membutuhkan waktu yang lama.

Teknologi menjadikan penyampaian marketing bisa dilakukan secara lebih cepat dengan bantuan media sosial. Oleh karenanya, kini teknologi menjadi salah satu pembuka pintu kesuksesan marketing.

Strategi Inbound Marketing

Strategi inbound marketing divisualisasikan sebagai roda. Hal ini dapat kita lihat sebagai berikut :

roda inbound marketing
roda inbound marketing (sumber : hubspot.com/inbound-marketing)

Dari roda di atas dapat kita baca dengan searah dengan jarum jam. Diawali dengan attract atau menarik minat calon konsumen. Kemudian dilanjutkan dengan engage atau mengikutserta calon konsumen untuk secara aktif membangun komunikasi dengan brand anda. Dan pada tahap akhir delight atau berusaha selalu membuat konsumen puas dengan pelayanan yang anda berikan.

Lebih jelas, masi kita simak tahap inbound marketing berikut ini :

Tahapan Inbound Marketing

Dalam metodologi inbound marketing, terdapat tiga langkah seperti yang telah anda lihat pada roda inbound marketing :

Menarik (Attract)

Tahapan pertama inbound marketing dimulai dengan menarik perhatian target market Anda melalui konten yang anda sediakan. Pastikan melalui konten tersebut, mereka mendapat manfaat yang tidak dapat diberikan oleh brand lain.

Untuk menjangkau target market Anda, mulailah dengan membuat dan menerbitkan konten – seperti artikel blog, podcast, video singkat, infografis dan berbagai cara lain yang dapat memberikan manfaat kepada mereka.

Pahami masalah atau tantangan yang mereka hadapi. Berikan informasi tentang solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Mengajak (Engange)

Inti dari tahap kedua ini adalah komunikasi yang baik. Komunikasi mengenai solusi, bukan mengenai produk.

Pastikan Anda berkomunikasi dan berurusan dengan target market dengan cara yang membuat mereka ingin membangun hubungan jangka panjang dengan Anda. Pastikan mereka memahami nilai yang akan diberikan oleh bisnis Anda.

Jika tahap ini dilaksanakan dengan baik, maka akan memastikan semua kesepakatan berakhir dengan perjanjian yang saling menguntungkan bagi pelanggan dan bisnis Anda.

Menyenangkan (Delight)

Tahap terakhir yaitu pelayanan perusahaan yang menyenangkan. Anda harus melayani pelanggan dengan terus memberikan kesan menarik, misalnya dengan memberikan saran dan interaksi yang membuat nyaman. Dengan tahap-tahap ini maka bisa membangun kepercayaan konsumen terhadap pelayanan yang menarik.

Tahap ini memastikan pelanggan bahagia, puas, dan didukung. Bahkan dalam waktu lama setelah mereka melakukan pembelian. Pada tahap ini, anda bertindak sebagai teman, penasihat dan pakar yang membantu pelanggan kapan saja.

Penggunaan sarana komunikasi untuk mendapatkan saran atau feedback dari konsumen juga menjadi hal yang sangat penting. Tanggapi setiap interaksi dengan informasi yang membantu, mendukung, dan memberikan mereka dorongan. Hal ini menunjukkan Anda mendengar dan peduli terhadap mereka.

Ketiga bagian dimulai dari attract, engange, dan delight sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan, kredibilitas, dan momentum. Tahap-tahap tersebut menjadi dasar untuk membangun metodologi inbound marketing. Metodologi ini bisa menggambarkan pertumbuhan suatu bisnis dan juga menjadi tingkat kebahagiaan bagi pelanggan.

Tingkat kebahagiaan bagi pelanggan ini menjadi suatu hal yang penting, karena dapat memberikan kesan positif bahwa pelanggan kemungkinan besar datang kembali. Selain itu, mereka juga bisa mempromosikan produk Anda kepada orang-orang lain di sekitar mereka. Tentu saja ini bermanfaat untuk mengurangi sumber daya Anda melakukan promosi.

Namun jika pelayanan Anda kurang menarik dan kurang memuaskan, hal ini bisa memberi kesan negatif bagi pelanggan dan menjadikan pertumbuhan bisnis perusahaan menjadi menurun.

Sejarah Inbound Marketing

Inbound marketing pertama kali dikenalkan oleh Brian Halligan pada tahun 2005. Sedikit demi sedikit marketing ini mulai berkembang meskipun lambat dan mulai dikenal pada tahun 2007. Memasuki tahun 2012, konsep inbound marketing ini benar-benar telah tumbuh.

Inbound Marketing

Untuk menarik pelanggan atau konsumen, saat ini perusahaan hanya perlu memanfaatkan blog, podcast, video, eBook, dan berbagai jejaring online lainnya. Lalu apa kaitannya dengan inbound marketing? Inbound marketing merupakan suatu metodologi dengan tujuan membuat pengalaman bernilai yang memiliki dampak positif untuk dunia bisnis.

 

Perbedaan Inbound dan Outbound Marketing

Selain inbound marketing, ada juga kebalikannya yaitu outbound marketing. Namun outbound marketing memiliki banyak kelemahan, hal ini karena outbound marketing masih menggunakan cara tradisional. Cara tersebut yaitu hanya melakukan pemasaran pada konsumen melalui email, iklan, dan telephone, namun tanpa memperhatikan kenyamanan bagi calon pelanggan.

Teknik Pemasaran Outbound Marketing

Outbound marketing merupakan pemasaran yang memiliki tujuan menjangkau pelanggan dari luar, yaitu melalui email, telephone, atau iklan. Teknik pemasaran outbound marketing ini memiliki beberapa kelemahan seperti tidak terlalu memperhatikan ketertarikan konsumen, sehingga pemasaran yang dijalankan tidak diterima pelanggan dengan tepat.

Selain itu, outbound marketing juga menjadi teknik pemasaran yang bersifat mengganggu atau cenderung memaksakan kepada calon konsumen, sehingga bisa menimbulkan efek negatif. Outbound marketing juga masih menggunakan media mainstream sehingga dana yang dikeluarkan juga cenderung lebih besar.

Teknik Pemasaran Inbound Marketing

Berbeda dengan outbound marketing, teknik pemasaran inbound marketing justru kebalikannya. Pemasaran inbound marketing dibuat semenarik mungkin untuk menarik calon pelanggan sehingga pemasaran ini berjalan secara natural, apa adanya tanpa paksaan. Sehingga inbound marketing bisa memberikan kenyamanan bagi calon pelanggannya.

Misalnya saja dengan memberikan konten bermanfaat, sehingga calon konsumen dapat menerima manfaatnya. Setelah konsumen menerima manfaatnya, tidak menutup kemungkinan calon konsumen tersebut menjadi tertarik dengan produk yang Anda tawarkan dan akhirnya menjadi konsumen tetap tanpa adanya paksaan.

Untuk pemasaran inbound juga lebih luas. Prinsip inbound marketing ini sejalan dengan kemajuan era digital saat ini, sehingga pemasarannya ada di mana-mana, seperti sosial media, blog, email marketing, content marketing, dan masih banyak lagi. Sehingga seiring berjalannya waktu inbound marketing ini menjadi sangat populer karena membuat pemasaran dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Inbound Marketing dapat Menumbuhkan Bisnis

Bagaimana pelanggan berkomunikasi dan apa yang diharapkan pelanggan dari bisnis menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan. Metode inbound marketing ini sudah diterapkan oleh ribuan perusahaan dalam manajemennya dan hasilnya mereka berhasil mengubah pengunjung website menjadi konsumen baru bagi perusahaan mereka.

Inbound marketing sangat bermanfaat untuk menumbuhkan bisnis. Selain itu, metodologi inbound marketing juga mudah digunakan. Calon konsumen dapat dengan mudah mencari informasi terkait perusahaan Anda karena sudah diinformasikan di berbagai media online seperti blog, mesin pencari, maupun media sosial.

Tanpa adanya teknologi, inbound marketing tidak dapat berkembang pesat untuk mendapakan konsumen secara luas. Inbound marketing dan teknologi saling melengkapi untuk membantu sebuah bisnis beradaptasi dengan kebutuhan yang bisa berubah secara cepat.

Penggunaan Inbound Marketing pada Perusahaan

Perusahaan yang menerapkan metodologi inbound marketing akan terus mendapatkan pertumbuhan yang signifikan. Perusahaan harus memulainya dengan membuat konten yang menarik pelanggan dan konten yang dibuat harus sesuai dengan bidangnya. Misalnya jika perusahaan tersebut bergerak di bidang pertanian, maka konten yang dibuat harus sesuai dengan bidang pertanian.

Pengguna internet akan mencari di mesin mencari untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Ketika calon konsumen sedang mencari informasi, diharapkan mereka akan membaca website Anda dan hal itu menarik perhatian mereka. Hal ini menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk mengkonversi pengunjung website menjadi konsumen.

Perusahaan bisa memanfaatkan call to action serta landing pages untuk proses konversi pengunjung website menjadi pengunjung bisnis Anda. Cara pengkonversian ini sudah terbukti mampu menjaring banyak pelanggan serta menumbuhkan perusahaan melalui proses pengkonversian pengunjung website.

Aplikasi Inbound Marketing

Kunci inbound marketing yang harus Anda perhatikan yaitu blogging. Sehingga Anda harus membangun blog terlebih dahulu. Tanpa adanya blog, Anda tidak dapat menerapkan metodologi ini dengan baik. Teknologi internet membuat kegiatan blogging menjadi lebih mudah. Terlebih lagi blog dapat dibuat dengan cara yang cukup mudah.

Anda tidak perlu memikirkan menggunakan atau mencari konten yang dibutuhkan oleh konsumen. Ada beberapa aplikasi yang cocok untuk digunakan sebagai metodologi inbound marketing. Aplikasi tersebut misalnya HubSpot, Marketo, Infuionsoft, dan aplikasi SEO (Search Engine Optimization). Aplikasi tersebut akan memudahkan Anda mengembangkan blog dan membuat perusahaan menjadi lebih berkembang.

 

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.