Hukum Reseller Dalam Syariat Islam

Tahukah anda hukum reseller dalam syariah Islam? Siapa yang belum tahu tentang sistem penjualan reseller? Di zaman sekarang, Anda pasti sudah kenal betul dengan yang namanya reseller, atau bahkan mungkin Anda salah satunya. Reseller adalah sistem penjualan atau sebuah bisnis dimana pelaku menjual produk dari produsen lain atau yang lebih dikenal sebagai supplier. Supplier ini umumnya produsen dari merek atau brand yang sudah terkenal dan banyak pelanggannya.

Dengan begitu, mereka merekrut para reseller untuk masuk ke dalam jalur distribusi produk yang mereka produksi. Ada banyak keuntungan yang akan mereka tawarkan kepada para reseller, terutama dari segi harga yang pasti lebih murah dari harga pasar. Selain itu, masih banyak keuntungan lain berupa bonus atau hal lainnya. Sistem bisnis dengan metode reseller ini memang cukup marak di masyarakat belakangan ini.

Hukum Reseller Dalam Islam

Perbedaan Pendapat Mengenai Hukum Reseller Dalam Islam

Berjualan adalah salah satu bisnis atau pekerjaan yang direkomendasikan dalam agama Islam. Namun, ada beberapa orang yang berpendapat bahwa berjualan dengan sistem reseller ini tak selaras dengan hukum agama. Meski begitu, sebagian yang lain menyangkal larangan berjualan dengan sistem reseller. Mereka berpendapat bahwa berjualan dengan cara apapun sah-sah saja asalkan tidak menipu konsumen.

Kelebihan Sistem Reseller

Secara umum, sistem penjualan dengan metode reseller ini cukup memudahkan para pelaku bisnis untuk membangun usaha mereka. Ada banyak keuntungan yang akan mereka dapatkan dengan menerapkan penjualan sistem reseller ini. Sebelum membahas tentang bagaimana hukum reseller dalam Islam, mari Kita telaah dulu apa kelebihan menggunakan sistem reseller sebagai metode penjualan, antara lain:

  • Tidak butuh modal yang banyak karena Anda tidak perlu membeli peralatan, menyiapkan tempat dan membayar karyawan untuk melakukan kegiatan produksi
  • Produk dari brand supplier sudah lebih dulu dikenal dan dipercaya masyarakat sehingga lebih mudah melakukan pemasaran untuk menarik perhatian konsumen
  • Bisa mengatur kebutuhan stok produk dilihat dari pilihan konsumen lebih condong ke produk yang mana, sehingga produk tidak mengendap lama

Syarat Sistem Reseller Yang Diperbolehkan

Setelah menelaah beberapa kelebihan sistem reseller di atas, tidak terlihat adanya tindak kecurangan atau penipuan yang dilakukan. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa berjualan dengan sistem reseller ini diperbolehkan dalam Islam asalkan dilakukan dengan benar. Berikut ini beberapa syarat bisnis reseller ini diperbolehkan dalam hukum Islam, antara lain:

  • Menjual Produk Halal

Syarat utama dan mutlak yang harus diperhatikan adalah kehalalan produk yang akan Anda jual. Percuma saja bila semua alur bisnis sudah dilakukan secara benar, namun produk tersebut ternyata haram, misalnya minuman keras dan lainnya.

Menjual produk haram atau tidak diperbolehkan dalam Islam sama saja Anda menjerumuskan pelanggan untuk melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama. Jadi, berhati-hatilah dalam berjualan dan pastikan betul Anda menjual barang yang halal dan bermanfaat untuk konsumen.

  • Berjualan dengan Jujur

Selain menjual produk halal, reseller juga harus jujur dalam berjualan dan tidak boleh melakukan kecurangan atau menyembunyikan sesuatu dari konsumen. Hal ini meliputi informasi produk mengenai spesifikasi, harga, proses pengiriman, ketersediaan stok produk dan lain sebagainya. Pastikan juga foto produk yang Anda pajang di online shop benar-benar hasil foto dari produk yang Anda jual.

  • Terdapat Akad Jual-Beli

Proses jual-beli dalam hukum Islam juga harus ada akad yang menyatakan ada keinginan pembeli untuk membeli produk yang ditawarkan. Hal ini juga berarti calon pembeli setuju dengan harga dan penawaran yang diberikan oleh penjual atau reseller.

Dalam jual beli online sebenarnya syarat akad ini cukup simpel, yang penting reseller memberikan informasi spesifikasi produk dan harganya. Jika ada konsumen yang tertarik dan melakukan pemesanan lalu pembayaran, maka tugas reseller adalah mengirimkan barang yang sesuai permintaan konsumen.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui kaitannya dengan hukum reseller salam syariat Islam. Semoga informasinya bermanfaat.

Leave a Comment

Share via