projasaweb logo

Pengertian HTTP

Estimasi Waktu Baca 4 Menit

Pernahkan Anda berpikir mengapa halaman website hanya dapat diakses bila menggunakan alamat domain? Apakah Anda tahu bahwa hal itu dapat terjadi akibat adanya HTTP? Lantas apa sebenarnya HTTP itu? HTTP sendiri merupakan bagian terpenting yang tidak dapat dipisahkan dengan berbagai aplikasi web. 

Dalam menggunakan internet, perangkat membutuhkan salah satu komponen website yang melakukan pengaturan dalam pertukaran data. Nah, komponen inilah yang disebut sebagai HTTP. Dengan adanya protokol ini, web client dan web server akan terhubung dengan baik.

Protokol HTTP ini akan mengatur seluruh proses transmisi dan mengirim format data. Hal inilah yang menyebabkan protokol HTTP disebut sebagai hal terpenting. Saking pentingnya, protokol HTTP ini terus dikembangkan oleh berbagai ahli IT di seluruh dunia. Perkembangannya pun dibuktikan dengan adanya protokol HTTPS yang mengganti HTTP lama. 

Pengertian HTTP

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai HTTP, ada baiknya bila Anda mengetahui pengertian HTTP itu sendiri terlebih dahulu. Lantas, apa sih HTTP itu? HTTP merupakan salah satu protokol jaringan dari lapisan aplikasi yang sengaja dikembangkan untuk memudahkan proses transfer data dari satu komputer ke komputer lain.

Protokol HTTP ini memiliki banyak kegunaan. Beberapa diantaranya adalah untuk mentransfer berbagai informasi, mulai dari file, dokumen, gambar, hingga video ke komputer lain. 

HTTP sendiri merupakan singkatan dari Hypertext Transfer Protocol. Sama seperti namanya, protokol ini digunakan untuk hal yang berkaitan dengan hypertext. 

Nantinya, protokol HTTP akan mengambil banyak sumber daya menurut suatu link atau tautan. Tautan sendiri merupakan suatu berkas yang akan memberikan referensi untuk berkas yang lain. Protokol HTTP juga menyediakan banyak perintah pada komunikasi jaringan. Komunikasi ini berlangsung antara komputer client dengan web server. 

Dalam komunikasi yang sedang terjalin, komputer client akan melakukan perintah dengan cara mengakses domain atau alamat IP. Selanjutnya, web server akan segera mengelola permintaan berdasarkan kode alamat IP yang dimasukkan. 

Contoh Penggunaan HTTP

Penggunaan HTTP sangat banyak dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh paling sederhana adalah hubungan komunikasi antara web server dengan komputer client. 

Web server akan dikirimi permintaan dari browser, dimana permintaan ini berasal dari komputer client. Kemudian, permintaan tersebut akan ditanggapi oleh server dengan cara mengirim data yang tersedia dalam web server seperti permintaan.  

Selain HTTP, sebenarnya ada beberapa protokol lain agar dapat saling bertukar informasi dan data. Beberapa diantaranya adalah FTP, SMTP, POP3, dan IMAP. Meskipun begitu, protokol HTTP inilah yang paling umum digunakan masyarakat. 

Pasalnya, protokol HTTP terbilang sangat fleksibel dan terus berkembang. Perkembangannya juga sangat pesat yang terbukti dengan bertambahnya berbagai fitur canggih. Hal inilah yang membuat masyarakat percaya bahwa protokol HTTP paling bisa diandalkan dalam pemrosesan data. 

Kegunaan HTTP

Setelah mengetahui pengertian HTTP itu sendiri, kini ketahui fungsinya. HTTP berfungsi untuk melakukan pengaturan format dan mentransmisikan data. Tak hanya itu saja, HTTP mampu mengatur proses masuknya berbagai perintah ke browser dan web server.

Contohnya dapat terlihat saat Anda memasukkan nama domain di browser. Nama domain yang dimasukkan memberikan suatu perintah kepada web server agar menyerahkan data pada halaman website sesuai URL yang diberikan. Nantinya, perintah ini akan menghasilkan tampilan halaman pada web browser.

Tak hanya itu saja, HTTP juga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pencurian data. HTTP akan bekerja mengamankan segala data dari hacker dan pencuri. Kepastian keamanan ini dijamin dengan adanya HTTPS.

Bila dilihat dari fungsinya, HTTPS sebenarnya memiliki fungsi yang sama dengan HTTP. Kendati demikian HTTPS bekerja dengan lebih aman daripada HTTP. 

Sebelum diproses, data yang memakai HTTPS akan diamankan terlebih dahulu. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mencegah hacker yang ingin memata-matai pentransferan data atau mencuri data. 

Tentunya, data yang tidak diberikan pengamanan atau dienkripsi akan sangat mudah untuk dibaca. Hal ini dapat menyebabkan kesalahan kecil hingga kesalahan fatal yang sangat merugikan. Apalagi bila data yang Anda masukkan merupakan data yang sangat penting, misalnya data pribadi, username, PIN, password, dan sebagainya.  

Istilah yang Berhubungan dengan HTTP

Sebelum masuk dalam pembahasan cara HTTP bekerja, Anda harus mengetahui berbagai istilah yang berhubungan dengan HTTP. Pasalnya, aplikasi web tidak dapat bekerja bila tidak ada istilah-istilah teknologi. Istilah teknologi dengan cara kerja web sangat berhubungan dan tidak dapat terpisahkan antara satu dengan yang lain. 

Ingin tahu apa saja istilah-istilah yang erat kaitannya dengan HTTP? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Browser dan Aplikasi Web 

Suatu perangkat lunak atau software yang bisa diakses dengan menggunakan browser disebut aplikasi web. Lantas, apa pengertian dari browser itu sendiri? Browser merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk mengakses file dari internet. 

Berbagai browser yang cukup dikenal publik adalah Chrome, Firefox, Internet Explorer, hingga Safari. Aplikasi web sering disebut juga web server. 

Padahal, dalam kenyataannya, keduanya merupakan hal yang berbeda. Web server adalah suatu aplikasi jaringan sedang berjalan pada mesin yang berhubungan dengan jaringan. 

Sementara, pada kasus ini browser sering disebut sebagai web client. Sama seperti web server dengan aplikasi web, web client sendiri secara teknis sebenarnya bukanlah browser. Web client merupakan kumpulan aplikasi yang berkomunikasi lewat server, seperti Telnet dan URL. 

2. Protokol

Selanjutnya, penting untuk mengetahui lebih lanjut mengenai protokol. Pasalnya, interaksi antara web client dan web server membutuhkan suatu aturan baku agar dapat saling berkomunikasi. Nah, aturan inilah yang kerap disebut sebagai protokol. 

Secara sederhana, protokol adalah suatu media yang berfungsi untuk menjadi penghubungan atau sarana komunikasi dua bagian. Nah, dalam dunia komputer, dua aplikasi web yang ingin berkomunikasi membutuhkan beberapa aturan atau protokol. Pada umumnya, browser mampu mengenali 4 protokol, yakni WebSocket, FTP, HTTP, dan HTTPS. 

Cara HTTP Bekerja dalam Memproses Data

Dalam mempelajari cara HTTP bekerja dalam memproses data, Anda perlu mengetahui web resource. Sebagai contoh, dokumen PDF, HTML, JSON, dan dokumen lain yang tersimpan dalam suatu web server.  

Dalam hal ini, URL digunakan sebagai pemberi akses pada web client agar web client untuk dapat melihat berbagai resource pada web server. Adanya protokol HTTP inilah yang akan meningkatkan koneksi dan memberikan bantuan kepada web client agar dapat membaca web resource pada aplikasi web. 

Saat Anda akan mengakses sebuah website, pasti Anda akan diberikan suatu link atau URL. Dalam setiap link pasti diawali dengan suatu protokol, seperti HTTP atau HTTPS. Melalui URL, protokol akan menjalankan tugasnya dalam mengirim permintaan serta memberi respon atas permintaan URL yang didapat. 

Setelah permintaan atau respon selesai dijalankan, segala koneksi yang pernah terjadi akan segera dilupakan. Jadi, saat HTTP mengirim permintaan ulang, pemrosesan permintaan web server kembali seperti awal. Hal inilah yang menyebabkan protokol HTTP kerap disebut stateless protocol.

Itulah beberapa penjelasan mengenai protokol internet HTTP. Karena sudah sering melihatnya, maka penting bagi kita untuk mengetahui HTTP lebih lanjut. Hingga saat ini pun, protokol HTTP masih terus dikembangkan oleh para ahli IT dunia. 

Photo of author

M. Rianda

Photo of author

M. Rianda

Tinggalkan komentar

Share via