projasaweb logo

Google Mobile First Indexing

Estimasi Waktu Baca 3 Menit

Google Mobile First Indexing adalah cara Google dalam melakukan proses indexing dengan lebih memprioritaskan website versi mobile daripada versi desktop. Dan kemudian akan dilanjutkan dengan tahapan berikutnya yaitu melakukan Indexing dengan menggunakan website versi mobile tanpa mempertimbangkan website versi desktop.

Hal ini sangat penting bagi para pemilik website serta para SEO karena dampaknya akan langsung terasa karena merupakan bagian dari faktor rangking Google. Perubahan ini memiliki banyak dampak dan banyak pengaruh.

Indeks yang memprioritaskan website versi mobile bukanlah indeks yang terpisah. Google Penelusuran tetap hanya menggunakan satu indeks. Google Penelusuran akan terus menampilkan URL yang paling sesuai kepada pengguna (baik itu URL desktop atau seluler) pada hasil Penelusuran.

Apa Itu Mobile First Indexing?

Google Mobile First Indexing adalah cara Google dalam melakukan proses indexing dengan lebih memprioritaskan website versi mobile daripada versi desktop.

mobile first indexing video

Kapan Mobile First Indexing Diterapkan?

Pengumuman pertama Google mengenai peralihan dari algoritma situs versi desktop menuju pendekatan yang memprioritaskan situs versi mobile terjadi pada tanggal 4 November 2016. Namun penerapannya secara global dilakukan pada Maret 2021.

Informasi tersebut merujuk pada sebuah pengumuman yang dibuat oleh Google dalam sebuah blognya di Google Search Central. Anda dapat mengakses pengumuman tersebut pada tautan berikut ini.

https://developers.google.com/search/blog/2016/11/mobile-first-indexing

Kemudian pada tanggal 1 Juli 2019, pengindeksan yang memprioritaskan situs versi mobile diaktifkan secara default untuk semua situs baru.

Situs baru disini maksudnya adalah yang baru dibuat atau yang sebelumnya tidak ada pada indeks Google. Untuk situs lama atau yang sudah ada, Google akan terus memantau dan mengevaluasinya.

Tahun 2020 Google mengumumkan akan menerapkan mobile first indexing pada bulan September 2020. Namun gara-gara bencana Covid-19, rencana itu diundur hingga Maret 2021.

Pentingnya Mobile First Indexing

Dengan Mobile First Indexing, Google lebih banyak menggunakan konten versi mobile untuk pengindeksan dan pemberian peringkat. Sebelumnya, indeks lebih banyak menggunakan versi desktop saat mengevaluasi relevansi halaman. Jadi mobile first indexing mempengaruhi dua hal sekaligus yaitu proses indexing dan proses ranking Google.

Perlu diketahui, mobile first indexing ini tidak menjadi faktor ranking secara mandiri, tapi jadi bagian dari faktor ranking Google.

Untuk memahaminya, kita harus membahas secara singkat mengenai Page Experience. Page Experience merupakan faktor ranking Google yang akan diterapkan pada bulan Mei 2021 (jika tidak ada berubahan jadwal).

Di dalam page experience ini ada beberapa unsur yang harus diperhatikan yaitu :

  1. Core Web Vital (LCP, FID, CLS)
  2. Mobile-friendliness
  3. Safe-browsing
  4. HTTPS-security
  5. intrusive interstitial guidelines
page experience
page experience

Sebelumnya, kita sudah pernah membahas mengenai Core Web Vitals pada artikel berikut ini.

Saya juga telah menjelaskan mengenai LCP, FID dan CLS pada beberapa artikel terpisah. Silakan baca artikel tersebut untuk memahaminya secara lebih mendalam.

Nah, khusus untuk mobile first indexing ini merupakan bagian dari Mobile-friendliness, faktor nomor dua yang menentukan nilai page experience.

Setelah memahami pentingnya, mari kita bahas mengenai cara mengoptimasinya.

Cara Optimasi Mobile First Indexing

Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengoptimasi.

Pastikan Googlebot dapat mengakses dan merender konten Anda

Ujicoba konten atau halaman website versi mobile yang anda miliki. Pastikan halaman tersebut dapat diakses dan dirender dengan baik.

Lakukan pemeriksaan secara keseluruhan mulai dari sisi technical hingga onpage agar benar-benar yang tidak terdapat masalah. Berikan perhatian khusus pada file robot.txt.

Pastikan konten di desktop dan di mobile sama

Jangan sampai konten pada mobile lebih sedikit daripada konten dekstop, karena hal tersebut tentu akan langsung berpengaruh pada rangking anda di Google.

Pastikan schema markup yang anda gunakan adalah sama untuk versi mobile dan desktop. Begitu juga dengan metadata yang anda gunakan.

Patikan kualitas gambar yang anda tampilkan juga sama di mobile dan desktop. Jangan gunakan gambar yang terlalu kecil, gunakan gambar dengan kualitas yang baik. Begitu juga dengan video.

PERINGATAN : Bagi anda yang masih menggunakan website versi mobile m dot, maka anda akan mengalami masalah. Sebaiknya anda segera melakukan perubahan pada website anda. M-dot adalah situs versi mobile yang dihosting di subdomain terpisah seperti m.example.com.

Masalah terkait m dot ini pernah dijelaskan oleh John Muller pada sebuah event Google Office Hour.

Perhatikan UX di perangkat mobile

Sebagian besar website dibangun dengan pendekatan desktop terlebih dahulu, kemudian ditambahkan fitur mobile. Hal ini biasanya mengakibatkan UX yang kurang menyenangkan bagi pengunjung versi mobile.

Inilah saatnya anda mengubah pendekatan menjadi mobile first. Utamakanlah UX bagi pengguna mobile sehingga pengguna terlayani dengan baik.

Lakukan uji mobile-friendliness

Untuk memastikan website anda memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh Google, anda dapat melakukan tes mobile-friendliness terhadap website anda.

Caranya cukup mudah, anda tinggal memasukkan alamat website anda pada tool dari Google berikut ini :

Tes Mobile-Friendliness

Tampilannya seperti ini :

tes mobile friendly
tes mobile friendly

Selanjutnya tinggal masukkan urlnya, dan anda akan langsung tahu hasilnya.

Jika anda memiliki pertanyaan, saran atau kritik sekalipun, jangan sungkan untuk menuliskan dikolom komentar ya, agar saya dapat melakukan perbaikan.

Demikianlah artikel tentang mobile first indexing. Semoga bermanfaat

Leave a Comment

Support Kami Dengan Berbagi

Berbagi itu mudah dan dapat menebar manfaat untuk lebih banyak orang
SAYA TIDAK TERTARIK
This window will automatically close in 20 seconds