Gaji Digital Marketing Ternyata Sebesar Ini!

Pekerjaan digital marketing tidak hanya menuntut keahlian dalam pengoperasian media-media digital. Misalnya website, ilmu SEO, hingga media sosial. Tetapi juga dipadukan dengan kemampuan menggali potensi dari perusahaan, kejelian membaca situasi pasar, hingga mengamati strategi pesaing. Dengan tuntutan skill semacam itu, lalu berapakah rata-rata gaji digital marketing?

Menghitung Gaji Digital Marketing

Pekerjaan digital marketing dapat dikatakan merupakan pekerjaan dengan bayaran yang cukup tinggi. Namun, tidak semua bisa dipukul rata dengan angka yang sama. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi besar kecilnya nominal yang ditawarkan.

Penghitungan gaji bergantung kepada besarnya perusahaan serta daerah operasionalnya. Dan tentu saja skill dan pengalaman digital marketing itu sendiri. Tetapi, secara umum gaji untuk posisi ini ada di kisaran Rp5,5 juta per bulan.

Angka ini mungkin bisa didapat oleh seorang fresh graduate di Jakarta. Sementara di daerah Jawa Barat yang UMP-nya jauh lebih rendah, gaji yang didapat bisa lebih rendah pula. Tetapi sekali lagi, kondisi perusahaan tempat karyawan digital marketing bernaung juga berpengaruh terhadap kemampuan penawaran gaji.

Agar perkiraannya lebih jelas, perhitungan menggunakan standar UMP masing-masing daerah bisa menjadi pilihan. Di samping itu, anggap saja si digital marketer ini bekerja di perusahaan lokal. Berikut perkiraannya:

  • Rata-rata gaji untuk fresh graduate tanpa pengalaman bisa menggunakan perhitungan 1-1,5 x UMP.
  • Sementara bagi yang sudah memiliki pengalaman 2-3 tahun, rata-rata gaji yang bisa didapatkan adalah sekitar 2-2,5 x UMP.
  • Jika sudah mencapai posisi supervisor dengan pengalaman hingga 5 tahun, gaji yang didapatkan bisa mencapai 3,5 x UMP.
  • Untuk level manajerial, gaji 5 x UMP atau bahkan jauh lebih tinggi bukan tidak mungkin untuk didapatkan.

Perpaduan Keahlian dalam Digital Marketing 

Seperti sudah dikatakan di atas, sebuah profesi bernama digital marketing ini memerlukan tidak hanya satu keahlian secara spesifik. Tetapi menuntut perpaduan yang harus sama kuat. Dan seperti namanya, secara garis besar seorang digital marketing harus memiliki keahlian pemasaran dan teknologi digital.

Dalam ilmu pemasaran, kemampuan analisis pasar adalah hal yang sangat penting. Ini meliputi kemampuan melihat tren, membuat strategi, membaca strategi pesaing, hingga merumuskan data. Selain itu, mengenal perusahaan secara mendalam juga tidak kalah pentingnya.

Sementara pada sisi teknologi digital, lebih banyak lagi yang harus diperhatikan. Penguasaan berbagai media sosial, kemampuan eksplorasi website, hingga pemahaman mendalam tentang SEO adalah hal-hal utama yang harus dimiliki. 

Tidak hanya itu, media-media tersebut juga harus diisi oleh konten yang informatif dan menarik. Karenanya, kemampuan dasar copywriting hingga editing juga perlu diasah untuk memudahkan komunikasi dengan tim kreator.

Penghitungan gaji digital marketing sedikit banyak memang dipengaruhi kondisi perusahaan. Namun hal itu tentunya memandang keahlian dan job desk  yang akan menjadi tugasnya. Karena itu, terus memperbarui keahlian yang relevan dengan perkembangan zaman adalah cara terbaik untuk meningkatkan nilai diri. Tertarik menjadi digital marketing?