Fitur Verifikasi Data Google Search

Ada fitur baru dari Google yaitu fitur verifikasi data Google Search. Informasi ini saya dapatkan dari sebuah artikel di SERoundTable pada tanggal 8 September 2020 kemarin [1].

Berikut ini video :

Menurut saya update kali ini sangat berpengaruh pada SEO.

Saya sudah menulis artikel khusus mengenai SEO. Jika ini belajar lebih lanjut silakan baca artikel berikut :

Tidak ada rilis resmi yang dikeluarkan oleh Google hingga artikel ini dirilis. Tapi ada beberapa screenshot yang memperlihatkan penerapan fitur baru ini.

Fitur Verifikasi Data Google Search

Berikut ini beberapa contoh screenshotnya. Screenshot ini juga saya dapatkan dari artikel yang saya sebutkan di atas.

verifikasi data oleh google search
verifikasi data oleh google search

Terlihat dari screenshot di atas bahwa Google menanyakan mengenai siapa pengisi suara dari SpongeBob. Dan jika anda klik pada tombol tersebut maka akan keluar tampilan seperti berikut :

verifikasi data google spongebob
verifikasi data google spongebob

Hal yang sama juga terjadi pada knowledge panel. Berikut ini screenshotnya :

verifikasi data toronto blue jays
verifikasi data toronto blue jays

Ini merupakan fitur baru yang memungkinkan Google menverifikasi data melalui feedback. Kemudian apa efeknya bagi kita sebagai pengelola website.

Apa Efeknya Bagi Kita?

Menurut saya ada beberapa efek yang akan timbul dari update Google kali ini.

Google Akan Bertambah Cerdas

Dengan tambahan pengetahuan langsung dari pengguna, maka Google akan semakin cerdas dalam waktu yang singkat. Google dapat menduga mana informasi yang benar, dan mana yang tidak.

Google Tetap Tidak Bisa Mengklaim Informasi

Tapi walaupun Google bertambah cerdas, tapi Google tetap tidak bisa mengklaim sebuah informasi sebagai milik Google. Google tidak bisa menjadikan dirinya sebagai sumber atas informasi tersebut.

Berikut ini contohnya

featured snippet penemu teori relativitas
featured snippet penemu teori relativitas

Dari contoh di atas, bahkan untuk pertanyaan mudah mengenai siap penemu teori relativitas, Google tidak berani langsung memberikan jawaban langsung.

Google Butuh Pihak Ketiga

Sebagai efek lanjutan dari dua hal di atas. maka Google membutuhkan pihak ketiga sebagai sumber informasi. Dan tentu untuk memilih sumber informasi yang tepat, Google akan menbandingkan antar informasi yang disajikan pada web dengan pengetahuan yang Google miliki.

Google Tahu Mana Yang Salah

Dan efek terakhirnya adalah Google bisa mengetahui fakta yang “mungkin” tidak benar.

Artinya jika Google menilai bahwa dalam konten yang kita sampaikan ada beberapa fakta yang “mungkin” tidak benar, maka website kita pun akan susah untuk masuk ke halaman pertama Google.

Simpulan

Jika kita mampu menyediakan informasi yang paling sesuai dengan apa yang dicari pengguna dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, maka bisa jadi website kita akan dijadikan Google sebagai sumbernya.

Oleh karena itu dalam mengembangkan konten, kita harus pastikan kebenaran setiap hal yang kita sajikan.

Referensi

  1. seroundtable.

Demikianlah informasi isngkat mengenai fitur verifikasi data Google Search, semoga bermanfaat ya. Jika ada pertanyaan, jangan lupa cantumkan pada kolom komentar.

Leave a Comment