Apa Itu Conversion Rate? Dan Cara Optimasinya

Conversion rate adalah perbandingan jumlah konversi dibagi dengan jumlah total pengunjung.

Conversion rate adalah salah satu cara yang baik untuk mengukur kinerja iklan atau kampanye marketing online Anda. Semakin tinggi nilai conversion rate maka makin baik pula kinerja kampanya marketing yang anda lakukan.

Berikut ini videonya

apa itu conversion rate?

Pada artikel kali ini kita akan membahas mulai dari pengertian conversion rate, cara menghitungnya, cara meningkatkannya dan masih banyak lagi.

Untuk memulai bahasan kita, mari kita bahas dulu apa itu conversion. Karena kita tidak akan bisa memahami conversion rate sebelum memahami pengertin conversion.

Apa Itu Conversion?

Conversion adalah tindakan yang kita harapkan dilakukan oleh target market setelah menerima pesan marketing yang kita sampaikan. Click To Tweet

Contoh Conversion

Conversion dapat memiliki banyak bentuk, tergantung desain marketing yang telah kita siapkan. Berikut ini beberapa bentuk contoh conversion yang sering digunakan.

  • Penjualan
  • Lead
  • Pengisian Form

Dan masih banyak lagi yang lain.

Apa Itu Conversion Rate?

Conversion rate adalah perbandingan jumlah konversi dibagi dengan jumlah total pengunjung. Click To Tweet

Pengertian di atas saya ambil dari optimizely [1].

Cara Menghitung Conversion Rate

Sesuai dengan pengertian conversion di atas, untuk menghitungnya kita memerlukan dua informasi, yaitu jumlah konversi serta jumlah total pengunjung.

Conversion Rate = Jumlah Konversi / Jumlah Total Pengunjung

Contohnya pada sebuah website, dalam satu bulan memiliki kunjungan sebanyak 100 ribu pengguna. Dan website tersebut mampu mendapatkan 4000 konversi. Maka conversion ratenya adalah sebagai berikut :

Conversion rate = 4000/100.000

Hasilnya adalah 4%

Kenapa Conversion Rate Itu Penting?

Dengan mengetahui conversion rate, maka anda dapat mengukur seberapa efektif kampanye digital yang anda lakukan.

Katakanlah website anda memiliki kunjungan 100 ribu perbulan. Kemudian website kompetitor memiliki kunjungan 50 ribu perbulan. Dari data tersebut terlihat anda lebih unggul.

Kemudian diketahui pula total penjualan produk yang anda dapatkan sebanyak 4000. Dan kompetitor anda hanya 3000 produk. Dari data di atas juga terlihat anda lebih unggul. Jadi anda tidak perlu khawatir bukan?

Tanpa conversion rate, anda tidak akan melihat dimana letak potensi masalahnya.

Jika kita hitung, maka anda kita dapatkan bahwa conversion rate anda adalah 4000 dibagi 100.000 sama dengan 4%. Sedangkan kompetitor anda conversion ratenya 3000 dibagi 50.000 sama dengan 6%.

Dari perhitungan di atas terlihat jelas bahwa performa kampanye marketing digital anda jauh dibawah kompetitor. Dan ini bisa jadi amcaman bagi bisnis anda.

Cara Meningkatkan Conversion Rate

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan conversion rate. Berikut ini beberapa diantaranya.

Copywriting

Salah satu cara yang paling efektif dalam meningkatkan conversion rate adalah dengan melakukan modifikasi pada copywriting.

Copywriting bukanlah sekedar tulisan. Copywriting mencakup banyak hal, dan termasuk didalamnya pemilihan penawaran yang tepat untuk target market.

Silakan pelajari lebih banyak mengenai copywriting pada artikel saya berikut ini :

Traffic Source

Jumlah pengunjung memiliki pengaruh langsung terhadap nilai conversion rate. Oleh karena itu anda harus memperhatikan traffic seperti apa yang anda miliki.

Jika traffic anda berasal dari mesin pencari, maka pastikan search intent pengunjung anda sesuai dengan penawaran yang anda sampaikan. Jika anda belum memahami apa itu search intent, silakan baca artikel berikut :

Jika traffic anda berasal dari social media, berarti posting seperti apa yang mendatangkan traffic itu. Apakah penawaran anda sesuai dengan posting atau status tersebut.

Ketidak sesuaian antara tujuan yang dimiliki pengguna dengan pesan penawaran yang kita sampaikan dapat mengurangi nilai conversion rate.

Disain

Dengan melakukan optimasi pada disain, maka conversion rate juga dapat meningkat. Misalnya mengubah warna dari tombol “beli”. Atau menempatkan tombol tersebut pada lokasi yang berbeda.

Anda juga dapat menambahkan popup misalnya, pada penawaran anda dan lain sebagainya.

Untuk meningkatkan nilai conversion rate diperlukan uji coba yang tak kenal henti. Uji coba seperti ini biasa disebut dengan A/B Testing.

Simpulan

Conversion rate adalah metrik yang sangat penting dalam kampanye digital yang anda jalankan. Selalu lakukan evaluasi pada metrik ini untuk meningkatkan performa marketing anda

Referensi

  1. Optimizely.

Demikianlah artikel mengenai apa itu convertion rate, semoga bermanfaat.

Leave a Comment