fbpx

9 Cara Riset Keyword 2019 : Riset Kata Kunci

cara riset keyword image
BAB 3
Cara Riset Keyword

Mempelajari cara riset keyword itu sangat penting. Karena tanpa riset keyword, kita tak akan bisa menentukan keyword mana yang lebih baik untuk kita jadikan sasaran. Berujung pada penentuan keyword secara asal-asalan atau tanpa data, atau bahkan tidak menentukan keyword sama sekali. Dan akhirnya akan rugi waktu, rugi tenaga dan juga modal. Untuk itu pada artikel ini kita akan pelajari caranya.

Panduan SEO 

Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian artikel yang membahas SEO. Berikut ini daftarnya :

BAB 1 : Belajar SEO
BAB 2 : Apa Itu SEO
BAB 3 : Riset Kata Kunci
BAB 4 : SEO On Page
BAB 5 : SEO Off Page
BAB 6 : Content Marketing
BAB 7 : Link Building

Jika anda tertarik mempelajari SEO lebih dalam, silakan menuju link berikut Bab 1 : Belajar SEO.

Jika anda menemukan beberapa istilah yang belum diketahui, atau ada pemahaman yang sepertinya belum disampaikan, silakan membaca artikel sebelumnya BAB 2 : Apa Itu SEO.

Apa Itu Riset Keyword?

Riset keyword ruang lingkupnya sangat besar, mencakup SEO, SEM dan Content Marketing. Berikut ini pengertian riset keyword dari sudut pandang SEO. Menurut wikipedia :

Riset Keyword adalah usaha untuk menemukan kata atau kumpulan kata yang digunakan banyak orang pada mesin pencari untuk topik tertentu dengan tingkat persaingan terbaik yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

cara riset keyword : Pengertian Riset Keyword
cara riset keyword : Pengertian Riset Keyword

Website dan blog bisa memiliki jumlah pengujung tanpa memanfaatkan riset keyword. Namun, bisa diprediksi pengunjungnya akan menjadi kurang optimal. Riset keyword dengan menganalisa kata kunci apa yang sering diketik dalam mesin pencarian seperti google. Kata kunci pilihan tersebut sebaiknya disesuaikan dengan topik blog atau website.

Tujuan Riset Keyword

Dari pengertiaan riset keyword diatas sebenarnya kita sudah bisa menebak apa tujuan riset keyword.

Tujuan riset keyword adalah menemukan keyword dengan tingkat kompetisi paling rendah namun memiliki potensi kunjungan paling tinggi, yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Kenapa Anda Perlu Riset Keyword

  1. Konten tepat sasaran. Dengan melakukan riset terlebih dahulu, maka setiap konten yang dibuat menjadi lebih terarah dan sudah memiliki target market.
  2. Produksi konten lebih efektif dan efisien. Riset keyword membuat produksi konten menjadi fokus. Jadi tidak ada lagi konten yang diproduksi tanpa hasil.
  3. Hemat. Pada akhirnya dari semua manfaat akan berujung pada efisiensi waktu anggaran, yang artinya akan mempercepat anda mencapai goal yang ditetapkan.
    Dari segi jumlahpun akan sangat efisien, jadi biayanya pun dapat ditekan.

Istilah Dalam Riset Kata Kunci

Beberapa istilah ini perlu untuk anda ketahui dalam rangka untuk meriset keyword :

Volume Pencarian (Search Volume)

Volume pencarian adalah banyaknya jumlah pencarian kata kunci melalui mesin pencari dalam jangka waktu tertentu. Umumnya satuannya adalah pencarian perbulan.

Jadi jika anda menemukan 1000 untuk volume pencarian maka itu berarti keyword tersebut dicari sebanyak 1000 kali dalam sebulan. Hal ini penting untuk diketahui karena dapat memberikan gambaran besar target market pada keyword tersebut.

volume pencarian keyword
volume pencarian keyword

Terlihat bahwa kata kunci baju gamis dicari sebanyak 135.000 kali dalam satu bulan. Jadi bisa kita ketahui potensi yang sangat besar yang bisa anda manfaatkan.

Tingkat Kesulitan Keyword (Keyword Difficulty)

Namun mengetahui volume pencarian saja tidaklah cukup. Anda juga harus mengetahui tingkat kesulitan keyword.

Sesuai dengan namanya tingkat kesulitan keyword menggambarkan seberapa sulit untuk mencapai peringkat tertinggi pada keyword tersebut.

Tidak seperti volume pencarian, tingkat kesulitan keyword merupakan parameter yang tidak baku. Artinya anda bisa saja mendapati hasil yang berbeda jika menggunakan tool yang berbeda. Oleh karena itu ada banyak cara untuk menentukan.

Cara yang paling sederhana adalah melihat seberapa banyak hasil pencarian yang dikeluarkan oleh mesin pencari untuk keyword itu. Semakin banyak hasil yang dikeluarkan maka berarti semakin sulitlah keyword tersebut.

Jika hasil pencariannya ada 1.000.000 artinya ada 1.000.000 halaman web yang telah membicarakan topik tersebut. Dan anda harus mengalahkan 1.000.000 halaman web tersebut untuk bisa berada pada peringkat tertinggi.

keyword difficulty
keyword difficulty

Dari gambar di atas terlihat bahwa ada lebih dari 27.000.000 hasil pencarian untuk kata kunci “baju gamis”. Itu artinya anda harus mampu mengalahkan 27 juta kompetitor tersebut untuk dapat berada pada peringkat satu.

Saran Kata Kunci (Keyword Suggestion)

Saran kata kunci ini dapat saja berhubungan dengan kata kunci yang banyak dicari. Contohnya, meriset keyword pada kata kunci berikut “membuat blog”, maka yang akan keluar pada keyword tool seperti “tips membuat blog”, “membuat blog sederhana”, dan “membuat blog mewah”. Layanan keyword tool biasanya akan memberikan saran berupa long tail keyword.

Penggunaan fitur ini dapat membuat penemuan lebih banyak untuk keyword yang cocok bagi blog dan website. Biasanya dapat menarik pengunjung hingga 70 % karena pencarian melalui google terdiri atas long tail keyword.

keyword suggestion saran kata kunci
keyword suggestion atau saran kata kunci

Gambar di atas adalah contoh keyword suggestion untuk kata kunci “baju gamis”

Search Engine Result Page (SERP)

Melalui SERP akan menunjukkan halaman website dan blog yang tengah menduduki posisi teratas pada hasil pencarian riset keyword. Selain itu berfungsi melihat bagaimana kualitas dari berbagai halaman hingga menduduki posisi puncak hasil dari pencarian Google.

Jenis Keyword Yang Umum Digunakan

Short Tail Keyword

Sama seperti namanya short tail keyword merupakan kata kunci ringkas yang hanya terdiri atas satu sampai dua kata. Contohnya adalah hijab, baju pria, smartphone murah, laptop terbaru, android murah, dan masih banyak contoh yang lainnya. Short tile keyword ini umumnya memiliki tingkat persaingan SEO yang tinggi.

Penggunaan kata kunci tersebut sangat sulit diterapkan untuk pemula, dan seharusnya dihindari. Memang memiliki potensi kunjungan yang tinggi, namun persaingannya jauh lebih tinggi hingga hampir mustahil bagi pemula untuk bisa berada pada peringkat pertama. Keyword jenis ini akan sengat baik anda kejar setelah memiliki cukup pengalaman di dunia SEO. 

Long Tail Keyword

Long tail keyword adalah penggunaan kata kunci yang lebih panjang dibandingkan keyword short tail. Contohnya adalah “Kado Ulang Tahun Buat Pacar”,”Smartphone Terbaru dengan Teknologi Canggih”,dan ”Harga Emas Terbaru 2019”. Penggunaan long tail keyword ini lebih direkomendasikan bagi blog dan website pemula.

Hal ini disebabkan karena tingkat persaingan penggunaan jenis kata kunci panjang cenderung lebih sedikit. Agar pemilik blog dan website dapat meningkatkan jumlah pengunjung, sehingga menempati posisi atas dimesin pencarian. Kekurangan dari jenis keyword ini adalah tingkat pengunjung biasanya tidak seoptimal short tail keyword. Selain itu, cukup sulit menentukan long tail keyword yang cocok dan berkualitas.

Keyword Abadi

Keyword abadi merupakan kata kunci yang sering kali digunakan para pengguna internet untuk memenuhi kebutuhan informasi. Keyword abadi tersebut akan selalu laris dan kecil kemungkinan akan terlupakan, karena topiknya tak lekang oleh zaman. Contoh keyword abadi seperti “tips make-up minimalis bagi pemula” atau “trik dan tips memenangkan hati si dia”.

Penerapan kata kunci ini dinilai lebih efisien karena semua orang mencarinya dan topiknya tidak mudah berganti. Oleh karena itu, penggunaan keyword  tersebut bisa sampai list nomor yang cukup banyak. Jumlah pengunjung juga dapat meningkat dengan sendirinya karena hampir setiap saat seluruh orang didunia membacanya untuk memenuhi kebutuhan.

Keyword Musiman

Keyword musiman hanya digunakan sesekali karena biasanya diketikan orang hanya pada waktu tertentu saja. Keyword musiman sifatnya sementara hanya ditemukan dalam hal yang tengah booming. Kata kunci ini hanya populer pada waktu tertentu, jika tidak populer lagi maka akan tenggelam. Contoh keyword musiman adalah “Info BUMN 2019” atau “Viral Debat Capres dan Cawapres”.

Umumnya keyword ini mengandung hal-hal yang sedang terjadi. Kemungkinan besar terjadi sesekali dan kecil kemungkinan dapat terulang lagi dimasa depan. Blogger banyak memanfaatkan keyword musiman untuk menyajikan peristiwa atau hal yang tengah viral saat ini. Disamping itu, dapat menyajikan tulisan tentang peristiwa yang terus berganti sepanjang waktu.

Cara Riset Keyword Step By Step

berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan riset keyword :

  1. Menetapkan Goal

Anda harus menetapkan terlebih dahulu apa tujuan akhir yang ingin dicapai dari riset keyword yang anda lakukan. Apakah pengunjuang sebanyak-banyaknya. Atau calon pembeli potensial. Atau penggemar. Atau yang lainnya

Tanpa tujuan yang jelas, maka pencarian kata kunci juga akan semakin sulit.

Jika anda mengelola sebuah bisnis, maka tujuan pencarian kata kunci sangat terkait dengan tahapan marketing funnel yang menjadi sasaran.

  1. Mencari Keyword Dasar

Langkah awal yang patut dilakukan untuk riset keyword yaitu mencari keyword dasar atau disebut juga benih keyword. Keyword dasar tersebut harus memiliki kaitan dengan topik artikel atau blog. Penggunaan keyword dasar ini bertujuan untuk menemukan  variasi keyword lainnya yang dinamakan sebagai keyword turunan.

Biasanya keyword dasar terdiri atas hanya satu sampai dua kata. Keyword dasar ini tergolong  kategori keyword short tail. Meskipun tergolong demikian namun jangan khawatir karena dapat diubah menjadi long tail keyword melalui penggunaan keyword turunan. Hal yang paling diperlukan untuk mencari keyword dasar ini hanya bermodalkan insting saja.

Bagaimana kata kunci dasar yang kira-kira berkaitan dengan niche atau topik blog maupun website.Sebagai contohnya blog atau website yang temanya informasi dan teknologi, maka dapat dipastikan keyword dasarnya yakni internet, komputer, laptop, gadget, dan lainnya. Sesungguhnya untuk menemukan keyword dasar ini bukan hal yang sulit hanya bermodalkan ketekunan dan insting.

  1. Mencari Long Tail Keyword

Setelah menemukan daftar keyword dasar, maka akan digunakan untuk menemukan keyword turunan yang kata kuncinya panjang lebih dari dua kata. Caranya dapat dengan menggunakan mesin pencari keyword seperti keyword tools atau google adwords. Jika tujuan blog kamu lebih condong untuk menghasilkan uang sebaiknya menggunakan keyword planner dari google adwords.

Daftar keyword yang direkomendasikan dapat dengan mudah terlihat dengan menggunakan keyword tools tersebut. Dapat menampilkan variasi keyword lebih dari dua atau tiga kata. Kata kunci yang ditampilkan biasanya yang telah banyak dicari pengguna mesin pencarian. Selain itu telah terjamin keakuratan dari beragam keyword rekomendasi tersebut.

  1. Menganalisis Hasil Pencarian Keyword Berikut Tipsnya

Selanjutnya akan dilakukan analisis terhadap jumah keyword pencarian pada mesin pencari. Hasil dari berbagai keyword long tail. Apabila tidak ingin repot maka dapat memanfaatkan fitur keyword planner dalam google adwords. Langkah pertama yang dilakukan dengan masuk ke website google adwords terlebih dahulu.

Kemudian pilih dan klik kotal ‘get search volume data and trends’, setelah itu barulah blogger dapat mengupload list keyword sebelumnya yang disimpan. Setelah itu klik tombol yang bertuliskan ‘get search volume’. Hasil dari keyword planner ini kemudian dapat didownload dengan file formatnya .csv. File yang telah didownload tersebut dapat dipilih, kata kunci mana yang cocok dan paling bagus didasarkan pada tingginya angka pada mesin pencarian.

Wajib digaris bawahi adalah data-data dari Keywords Planner ini tidak akurat secara menyeluruh. Apabila pada situs tercantum berapa besar jumlah pencarian setiap bulannya misal 1000 pencarian. Hal ini tidak dapat dijadikan patokan bahwa pengunjung blog sedikitnya akan mendulang angka 1000 setiap bulannya.

Mungkin dapat terjadi sesuai dengan ekspektasi blogger jika traffic pengunjung menempati posisi pertama pada google search. Pengunjung yang berdatangan dapat  lebih banyak dari hasil analisis google adwords, bisa juga lebih sedikit dikunjungi atau sepi seperti kuburan.

  1. Menganalisis Tingkat Persaingan

Terdapat poin yang tidak kalah pentingnya yaitu melakukan analisa pada tingkat persaingan. Analisa tersebut ditujukan pada mesin pencari yakni google. Disesuaikan dengan tingkat kemampuan strategi SEO yang dimiliki blogger. Analisis tingkat persaingan keyword ini dapat dilakukan secara manual. Data tingkat persaingan keyword ini biasanya menggunakan situs keyword tools bukan google adwords.

Sebab hasil dari tingkat persaingan yang dikeluarkan oleh google adwords tepatnya keyword planner merupakan persaingan iklan. Para pengiklan dari google adwords tersebut bukan keyword pada mesin pencarian dalam google sendiri. Beberapa tips untuk mengoptimalkan riset persaingan keyword yang pertama adalah memilih keyword yang hasil pencarian pada mesin pencari lebih dari satu juta klik.

Kedua adalah memilih keyword dengan angka hasil pencarian pada google satu juta atau lebih. Selanjutnya, yang ketiga jangan memilih keyword yang sering digunakan dengan kata lain dikuasai oleh berbagai web otoritas contohnya adalah wikipedia. Keempat tidak diperkenankan memilih keyword yang sudah digunakan oleh web dengan pagerank lebih dari 5.

Kelima adalah tidak memilih keyword yang sudah dikuasi oleh web page authority maupun domain authority lebih dari  50.

  1. Mengeksekusi Keyword Pilihan

Akhirnya setelah menemukan bentuk keyword yang benar-benar pas dan bagus maka diambil langkah untuk mengoptimasi penggunaan keyword pilihan tersebut. Caranya adalah dengan membuat penyebaran keyword pada tulisan dengan ketentuan tertentu. Keyword yang didapat dari cara riset keyword tanpa dilakukan optimalisasi maka akan sia-sia. Sedangkan dari segi jumlah pengunjung akan menjadi stagnan dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan

9 Cara Riset Keyword Dengan Tools Gratis

 

Ubersuggest

cara riset keyword : Ubersuggest
cara riset keyword : Ubersuggest

Keyword tool yang satu ini didirikan oleh Neil Patel yang merupakan seorang digital marketer ternama. Penggunaan situs keyword tool tersebut gratis tanpa biaya sepeser pun. Dari segi cara untuk riset keyword juga cukup mudah. Hanya dengan mengetik keyword yang ingin digunakan berikut wilayah targetnya.  

Ubersuggest mampu menghasilkan informasi mengenai seberapa besar volume pada pencarian kata kunci tersebut, tingkat kesulitannya, dan saran-saran penggunaan keyword. Contohnya penggunaan kata kunci “membuat blog” yang menjadi bahan percobaan. Akan menampilkan volume pencarian keyword sejumlah 9900 kali setiap bulannya.

Selanjutnya menampilkan tingkat persaingan sebesar 0.07. Dengan angka ini blogger dapat menilai seberapa tinggi kesulitan untuk mengisi posisi halaman pertama pada Google. Semakin besar angka yang ditunjukkan,maka persaingan akan semakin padat untuk meraih posisi pertama.

Kelebihan dari ubersuggest dapat memberikan saran kata kunci yang berhubungan dengan keyword pada kolom search. Misalnya saran untuk kata kunci “membuat blog” maka Ubersuggest dapat  memberikan 941 saran keyword yang berkaitan. Saran keyword itu diurutkan sesuai dengan volume pencarian dan cost per click atau dapat dengan nilai kompetisi. Saran keyword ditampilkan sesuai pencarian volume tertinggi sampai pencarian volume terendah.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut Ubersuggest.

Google Trends

cara riset keyword dengan google trends
cara riset keyword dengan google trends

Salah satu tool dari google ini dapat melakukan riset keyword adalah Google Trends. Layanan ini dapat digunakan secara cuma-cuma oleh para pengguna. Disamping itu mampu mengatur target wilayah seperti kota maupun negara. Apabila dilakukan uji coba pada Google Trends dengan kata kunci “membuat blog” maka akan memperoleh grafik pergerakan keyword tersebut.

Google Trends juga menyediakan grafik pergerakan kata kunci selama satu jam hingga lima tahun belakangan. Jadi dapat melihat kurva naik dan turun popularitas kata kunci waktu ke waktu. Biasanya google trends menampilkan saran keyword long tail yang masih terkait dengan keyword pencarian yang real time.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut Google Trends.

KWFinder

cara riset kata kunci dengan kwfinder
cara riset kata kunci dengan kwfinder

Memiliki fungsi yang sama dengan Ubersuggest, tool ini dapat memberikan informasi mengenai volume pencarian, tingkat kesulitan maupun SERP dari keyword. Sayangnya penggunaan KWFinder tidak seluruhnya gratis. Ada batasnya untu mencari hanya dua keyword secara gratis. Pemakaian selanjutnya akan terhenti, jadi harus dilakukan pendaftaran sebagai anggota.

Setelah resmi terdaftar maka dapat meriset sebanyak 5 keyword per 24 jam dan menghasilkan 50 saran keyword setiap pencarian.Apabila akun gratis tidak menutupi kebutuhan, jalan pintasnya dengan membeli paket premium. Ditawarkan tiga paket premium lengkap dengan spesifikasi yang berbeda.

Hanya dengan memilih paket premium paling murah maka dapat mempermudah riset kata kunci hingga 100 kali setiap 24 jam. Sementara itu, paket paling mahal mampu meriset keyword sampai 1200 kali setiap 24 jam. Apabila dari tiga paket ini belum mencukupi kebutuhan maka disarankan memilih paket khusus yang sesuai kebutuhan.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut KWFinder.

MOZ

riset kata kuci dengan moz
riset kata kuci dengan moz

Ada juga situs keyword tool MOZ. Penggunaan fitur-fitur MOZ tersebut diawali dengan pendaftaran sebagai anggota terlebih dahulu. Baru setelah itu pengguna dapat meriset sebanyak 10 keyword. Meskipun menggunakan akun yang gratis, hasil yang diberikan maksimal. Perbedaan dengan keyword tool lainnya, riset keyword MOZ tidak memberikan detail volume pencarian setiap bulan.

Sementara itu, SERP yang diperlihatkan juga sebatas tiga situs paling atas. Penggunaan riset keyword semacam ini hasilnya dirasa kurang maksimal pada blog dan website. MOZ juga menyediakan kesempatan penggunaan Free Trial dalam waktu 30 hari. Setelah lewat 30 hari, maka dapat dibebankan tagihan sebesar 179 USD setiap bulan.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut MOZ.

SEMrush

Sebelum memanfaatkan SEMrush, wajib melakukan pendaftaran dahulu menjadi anggota secara gratis.Keuntugan yang diberikan bagi pemilik akun gratis SEMrush adalah memperoleh akses untuk riset keyword sebanyak 10 kali dalam 24 jam. Berdasarkan pada percobaan yang dilakukan dengan kata kunci “membuat blog” hasil yang didapat adalah saran keyword long tail. 

cara riset keyword menggunakan semrush
cara riset keyword menggunakan semrush

Disamping itu, dapat melihat berbagai situs yang tampil pada halaman pertama dari hasil pencarian keywords tersebut.  Untuk penggunaan akun gratis dari SEMrush ini sangat terbatas. Sebab pengguna akun gratis tidak dapat melihat berbagai saran keyword. Versi trial dari SEMrush dapat digunakan dalam jangka waktu 7 hari. Setelah itu pengguna akan dikenakan biaya setiap bulan mulai dari harga 99 USD.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut SEMrush.

Answer The Public

Situs keyword tool yang satu ini berbeda dari yang lainnya karena tidak tersedia  bahasa Indonesia. Answer The Public secara khusus menyediakan beragam pilihan bahasa asing kecuali bahasa Indonesia, dan salah satunya merupakan bahasa Inggris. Meskipun demikian riset keyword dengan tool ini sangat direkomendasikan sebab saran keyword ditampilkan cukup komperehensif dan lengkap.

Tool ini sangat direkomendasikan untuk riset keyword yang digunakan pada blog dan website. Answer The Public memperlihatkan saran dengan format 5W+1H  tepatnya berisi what (apa), where (dimana), when (kapan), why (kenapa), who (siapa), dan how (bagaimana). Biasanya blog atau website berbahasa inggris dapat dengan mudah memperoleh ide untuk konten melalui riset keyword yang bahasa Inggris tersebut. 

Bisa juga digunakan untuk menemukan keyword yang dapat populer apabila dibuat dengan bahasa Indonesia. Hal yang digaris bawahi adalah penggunaan Answer The Public ini adalah gratis.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut Answer The Public.

Soovle

Soovle merupakan situs keyword tool yang tidak menampilkan informasi tentang volume pencarian, tingkat kesulitan, dan SERP. Biasanya hanya menunjukkan saran keyword long tail yang populer pada beberapa situs raksasa yaitu Amazon, Bing, Google, Yahoo, Youtube, dan Wikipedia. Sayangnya hasil pencarian keyword dengan Soovle ini tidak seakurat dengan hasil pencarian melalui Ubersuggest, SEMRush, KWFinder, MOZ, dan Google Trends.

Situs Soovle tersebut hanya memberikan saran berupa keyword saja. Tanpa menampilkan detail seberapa banyak angka volume pencarian yang terjadi atau tingkat kesulitannya.  Fitur tambahan lainnya disediakan oleh Soovle yaitu Daily Top Keyword yang diupdate setiap hari. Daily top keyword tersebut hanya berlaku pada keyword bahasa Inggris saja. Serta tidak dapat menunjukkan top keyword berdasarkan pada bahasa tertentu maupun wilayah.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut Soovle.

Google Related Search

Google menyediakan tool riset keyword lain selai Google Trends adalah Google Related Search. Setiap melakukan pencarian menggunakan Google, maka hasil yang diperoleh tidak hanya berupa artikel dengan keywordnya. Google related search juga menampilkan hasil saran pada long tail keyword serta kata kunci yang biasanya dicari saat real time.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut Google Related Search.

Keyword Shitter

Keyword Shitter merupakan tool gratis terakhir yang sering dipakai pengguna internet. Cara untuk melakukan riset keyword ini menggunakan Keyword Shitter dirasa cukup sederhana. Cukup dengan  mengetik keyword diinginkan. Selanjutnya Keyword Shitter akan mengeluarkan berbagai saran keyword long tail bagi kata kunci tersebut.

Penggunaan keyword tool tersebut untuk menemukan keyword sebanyak-banyaknya serta berkaitan dengan topik blog maupun website. Keyword tool yang satu ini penggunaannya gratis sehingga tidak membebani pengguna dan banyak dipakai.

Untuk mencobanya silakan menuju link berikut Keyword Shitter.

Cara Riset Keyword Berbayar

Jika dari sembilan layanan tool riset keyword yang telah disebutkan tidak memenuhi kebutuhan riset keyword. Maka disarankan untuk menggunakan fitur riset keyword berbayar.

Tentusaja fiturnya lebih lengkap namun dana yang mungkin akan dikeluarkan jauh lebih besar.

Seperti yang telah dijelaskan ada empat hal yang wajib diperhatikan, yakni Search Volume, Keyword Difficulty, Keyword Suggestion, dan SERP.

Terdapat tambahan satu aspek yang wajib dipertimbangkan yaitu potensi trafik atau potential traffic. Potensi trafik atau disebut kunjungan ini dapat mendatangkan berbagai kata kunci.

Umumnya kata kunci yang search volumenya tinggi, serta memiliki potensi trafik yang tinggi pula. Pada beberapa  kasus kata kunci berikut dengan search volume yang tinggi dapat menyebabkan rendahnya potensi trafik.

Sebagai contoh dari pencarian kata kunci “Google Bisnisku” menghasilkan search volume yaitu 32.000 pencarian setiap bulan dan potential traffic sejumlah 3.200. Faktanya, potensi trafik tersebut dinilai cukup tinggi, namun mayoritasnya dapat langsung mengarah pada fitur Google Bisnisku. Sementara itu porsi trafik sendiri didapatkan dari situs lain mengenai pembahasan Google Bisnisku hanya sekitar puluhan.

Kata kunci pada search volume yang kecil dapat menghasilkan potensi trafik yang cukup besar. Jadi, selain daripada search volume maupunkeyword difficulty, perlu untuk mempertimbangkan berbagai potensi trafik yang mungkin didapatkan. Namun, tidak semua layanan gratis menyediakan fitur potential traffic maupun Ahrefs yang merupakan layanan penyedia fitur tersebut.

Fitur tersebut sangat berguna agar dapat mengetahui berbagai perkiraan potensi trafik yang mungkin didapat dari pencarian riset keyword. Seperti penjelasan sebelumnya, bahwa tidak semua keyword yang search volumenya besar mendatangkan potensi trafik yang besar pula. Dari sisi lain, keyword dengan angka search volume yang kecil juga berpotensi trafik cukup tinggi.

Tanggapan Terhadap Situs Riset Keyword

Dari sembilan situs riset keyword yang gratis masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Ada beberapa tool yang gratis sepenuhnya dan ada juga beberapa tool yang mewajibkan untuk registrasi pada situs tersebut terlebih dahulu. Pengguna blog maupun website harus mengerti kebutuhan riset keywordnya.

Apabila dirasa sudah cukup menggunakan riset keyword dengan saran long tail keyword dapat menggunakan Soovle. Selain itu, dapat juga memanfaatkan Google Related Search, Answer the Public, dan Keyword Shitter. Sementara itu, apabila ingin mengetahui search volume, keyword difficulty, dan SERP dari keyword disarankan menggunakan Ubersuggest, KWFinder.

Demikianlah artikel mengenai cara riset keyword. Jika ada pertanyaana jangan sungkan untuk meninggalkan pesan pada kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.