4 Cara Menjadi Reseller Tanpa Modal Besar

Kali ini kita akan membahas bagaimana cara menjadi reseller yang sukses. Menjadi reseller merupakan salah satu langkah mudah bagi Anda untuk memulai usaha atau bisnis dengan menawarkan produk atau jasa.

Namun, sebagian pelaku usaha merasa bingung akan menjual produk apa yang sekiranya banyak dibutuhkan oleh pasar. Nah, biasanya produk-produk yang paling banyak diminati oleh konsumen atau masyarakat yaitu hal-hal yang berhubungan dengan bidang kesehatan dan kecantikan.

Masalah lain yang sering dihadapi pelaku usaha adalah kurangnya modal dan keterbatasan mereka untuk memproduksi barang yang akan dijual. Sebagai solusi, Anda bisa menjadi reseller dan menjual barang atau produk yang diproduksi oleh supplier atau produsen. Cara ini cukup mudah dilakukan dan juga tidak perlu modal yang besar untuk memproduksi barang/produk sendiri.

Pada artikel sebelumnya kita telah banyak membahas mengenai reseller.

Nah, pada artikel ini kita akan membahas tahap demi tahap cara menjadi reseller sukses tanpa modal besar.

Cara Menjadi Reseller Sukses

Ada banyak tips praktis dan teknis menjadi reseller. Namun ada beberapa tahap penting (fundamental) yang tidak boleh anda lewatkan.

Reseller adalah cara terbaik untuk membuka usaha dengan modal yang tidak terlalu besar karena tidak perlu memproduksi barang sendiri. Namun, sebagian orang masih awam dengan istilah reseller dan tidak tahu bagaimana cara menjadi reseller tanpa modal.

Nah, jika tertarik menjadi reseller tetapi masih bingung harus mulai dari mana, berikut ini tips yang bisa dilakukan, antara lain:

Tentukan Target Pasar

Tentukan target pasar yang akan jadi calon konsumen produk Anda. Dengan target pasar yang spesifik, maka proses marketing anda akan semakin efektif dan tepat sasaran

Setelah menentukan target, Anda akan lebih mudah mencari jenis produk yang tepat untuk dijual sesuai kebutuhan target pasar.

Temukan Produk

Pencarian produk adalah tahapan paling menentukan karena akan sangat berpengaruh pada penjualan di waktu mendatang. Pastikan Anda menjual produk yang betul-betul diminati dan dibutuhkan oleh masyarakat luas.

Dalam melakukan pencarian produk, Anda bisa mengandalkan teknolgi digital untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya.

Kenali Saingan Bisnis atau Kompetitor

Membuka usaha online memang cukup mudah dilakukan, apalagi jika menerapkan sistem reseller dengan membeli produk pada supplier.

Namun, perlu diketahui juga bahwa ada banyak sekali pelaku bisnis lainnya yang juga menjalankan bisnis atau menjual produk yang serupa.

Mereka disebut sebagai kompetitor atau saingan bisnis yang tidak perlu ditakuti tetap justru dipelajari strategi pemasarannya.

Kompetitor yang besar pasti memiliki strategi pemasaran tertentu yang membuat mereka sukses dan meraup banyak keuntungan.

Nah, tugas Anda adalah mempelajari mereka dan menjadi lebih baik dalam hal pelayanan dan promosi kepada konsumen. Selain itu, mempelajari kompetitor juga sekaligus bisa menambah wawasan bisnis.

Buat Perencanaan dan Perhitungan Bisnis

Untuk melihat apakah bisnis yang akan Anda jalankan sudah layak atau belum, Anda bisa melakukan perencanaan dan perhitungan bisnis.

Perencanaan bisnis yang matang akan membantu Anda untuk tetap bertahan saat dilanda masalah di tengah perjalanan bisnis. Cobalah membuat perencanaan tentang berapa banyak produk yang dibeli dari supplier, siapa target pasar, bagaimana perhitungan biaya pengiriman dan lainnya.

Membuat Channel Pemasaran Pendukung

Ada banyak sekali channel yang dapat digunakan untuk aktifitas pemasaran yang anda lakukan. Sebagai contoh, channel media social seperti Facebook, Instagram, Whatsapp bahkan Youtube juga dapat digunakan. dan masih banyak lagi yang lainnya. Kemudian channel marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.

Ingat, gunakanlah aturan DAN bukan ATAU. Dari semua channel yang saya sebutkan tadi, jangan tanyakan mana yang paling efektif. Jangan dipilih salah satu, jangan gunakan ATAU. Tapi gunakan DAN, pilih semuanya, buat semuanya.

Tapi kan nanti jadi tidak efektif?

Apakah tidak punya sama sekali lebih baik dari tidak efektif?

Kalau anda sudah memiliki akun di semua channel tersebut, dan sudah mencoba berjualan di semua channel tersebut, barulah anda dapat memilih mana yang PALING efektif.

Dan ingat, untuk membuat akun di semua channel itu, anda tidak perlu bayar alias GRATIS. Yang diperlukan hanya tekad yang kuat untuk jadi sukses.

Membuat Website atau Toko Online

Membuat website, baik itu untuk jasa atau berupa toko online adalah gerbang untuk membuka peluang marketing yang lebih luas.

Dengan menggunakan website, anda dapat menggunakan teknik pemasaran yang lebih baik seperti SEO, SEM, Email Marketing serta Content Marketing. Dengan website juga anda akan memiliki data analitik sendiri mengenai pasar yang anda targetkan sehingga dapat mengambil keputusan berdasarkan data, bukan hanya perkiraan atau perasaan.

Dan yang terpenting, website adalah bentuk nyata entitas bisnis anda secara online.

Tips Menjadi Reseller Sukses

Menjadi reseller tanpa modal bukan hal baru dalam dunia usaha sekarang ini dan terbukti usaha ini bisa mendatangkan keuntungan yang menarik. Namun, mungkin banyak orang yang belum tahu langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk memulainya. Jika saat ini Anda juga sedang berencana menjadi reseller, simak cara menjadi reseller tanpa modal berikut ini.

Memilih Produk yang Tepat

Setiap penjual tentu membutuhkan produk untuk ditawarkan kepada konsumen, termasuk reseller. Anda tidak perlu memproduksi sendiri barang yang akan dijual kembali, tetapi bisa mendapatkannya dari supplier, baik produsen maupun distributor.

Pilihlah jenis produk yang paling tepat untuk dijual, yaitu yang memiliki kriteria berikut.

  • Kualitasnya bagus
  • Mudah dijual
  • Margin keuntungannya besar
  • Banyak dibutuhkan oleh konsumen

Mencari Supplier Terbaik

Memilih supplier harus dilakukan dengan hati-hati agar usaha Anda sebagai reseller tidak berhenti di tengah jalan. Carilah supplier yang bisa menyediakan produk berkualitas, laris, dan bervariasi, memberikan keuntungan yang besar, dan cepat dalam memberikan respons serta mengirim barang pesanan konsumen.

Memberikan Pelayanan Sebaik Mungkin

Produk yang bagus dan laris di pasaran memang menjanjikan keuntungan yang menarik. Namun, tanpa pelayanan yang baik, konsumen akan memilih toko lain yang menjual produk sejenis. Berikan pelayanan terbaik dengan cara menjawab pertanyaan secara jelas, mengirimkan barang tepat waktu, dan menjalin komunikasi yang baik.

Rajin Melakukan Promosi

Tanpa melakukan promosi, toko dan produk yang Anda jual tidak akan dikenal oleh konsumen. Akibatnya, Anda tidak akan mendapatkan tingkat penjualan yang diinginkan. Lakukanlah promosi secara rutin dengan berbagai cara yang menarik agar toko online Anda cepat dikenal dan mendatangkan pembeli.

Memperbarui Informasi Produk secara Rutin

Penting sekali bagi reseller untuk secara berkala memperbarui informasi mengenai produk yang siap dijual sesuai dengan stok yang ada di supplier sehingga memudahkan konsumen untuk berbelanja. Selain itu, jangan sampai konsumen mengira toko Anda sudah tidak aktif lagi karena terlambat meng-update stok.

Memanfaatkan Kekuatan Media Sosial

Media sosial terbukti sangat efektif untuk memasarkan produk dengan berbagai macam cara, misalnya dengan rutin membuat status atau feed tentang produk yang dijual atau memanfaatkan fasilitas iklan berbayar. Iklan berbayar sangat efektif untuk meningkatkan penjualan karena Anda bisa menentukan kriteria konsumen yang akan dibidik sehingga promosi yang dilakukan bisa tepat sasaran.

Mengelola Keuangan dengan Baik

Catatlah setiap pengeluaran dan pemasukan dengan rapi dan disiplin. Aturlah keuangan sebaik mungkin agar Anda bisa mengumpulkan modal untuk mengembangkan bisnis lebih maju lagi. Saat toko online Anda makin besar dan memiliki banyak pelanggan, Anda perlu memikirkan untuk memiliki stok barang sendiri serta mempekerjakan orang lain dan hal ini tentu membutuhkan modal.

Mengevaluasi Penjualan

Untuk mengetahui perkembangan bisnis Anda, lakukan evaluasi penjualan secara berkala. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui letak kekurangan bisnis Anda dan mencari solusi untuk mengatasinya.

Perbedaan Reseller dan Dropship

Dengan menjadi reseller, Anda bisa lebih mudah dan cepat memulai bisnis atau usaha yang sudah Anda dambakan sejak dulu. Berbekal sedikit modal pun Anda sudah bisa membuka toko, biasanya secara online karena tidak perlu menyiapkan toko/outlet offline. Menjadi reseller artinya Anda akan membeli produk dari suatu brand dengan harga khusus, kemudian menjualnya kembali kepada konsumen dengan harga pasar.

Dengan kata lain, Anda telah bergabung dalam saluran distributor produk dari merek atau brand tertentu. Untuk menjadi reseller andal, Anda harus paham tentang produk yang akan dijual agar bisa lebih mudah menawarkan dan memberikan promosi. Semakin banyak yang Anda kuasai dari produk atau brand tersebut, maka semakin besar kemungkinan konsumen melakukan pembelian produk di toko Anda.

Lalu apakah berjualan dengan sistem reseller ini sama dengan istilah dropship? Secara umum, kedua istilah tersebut sebenarnya memiliki kesamaan, yaitu sama-sama tidak memproduksi barang yang mereka jual. Reseller atau dropship adalah mereka yang menjual dan menawarkan produk milik brand atau merek lain. Namun, ada sedikit perbedaan antara sistem reseller dengan dropship, dilihat dari cara atau alur kerjanya.

Reseller Melakukan Semuanya Sendiri

Secara garis besar reseller melakukan semuanya sendiri mulai dari melayani konsumen, pengemasan hingga pengiriman produk ke konsumen. Alurnya berawal dari supplier yang mengirimkan produk kepada reseller sesuai pesanan, kemudian reseller mengirimkan produk yang dibeli konsumen.

Dropship Hanya Sebagai Marketing

Berbeda dengan reseller, pelaku bisnis dengan sistem dropship bisa dikatakan sebagai pelaku marketing yang hanya bertugas menawarkan produk milik supplier. Jika ada konsumen yang ingin membeli produk yang ditawarkan, maka pengiriman langsung dari pihak supplier ke alamat konsumen. Alurnya berawal dari dropship yang menawarkan produk milik supplier, kemudian supplier mengirimkan produk sesuai pesanan langsung ke konsumen. Artinya, produk milik supplier tersebut tidak mampir ke tangan dropship.

Strategi Pemasaran Efektif untuk Reseller

Strategi pemasaran atau marketing memang sangat dibutuhkan untuk menjalankan bisnis agar bisa sukses dan ramai pembeli. Marketing itu sendiri bisa dikatakan sebagai jembatan antara minat konsumen dengan reseller. Jika marketing yang dilakukan bagus, maka akan lebih banyak calon konsumen yang berdatangan ke toko Anda. Berikut ini strategi pemasaran yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Memanfaatkan Media Sosial

Media sosial adalah cara paling efektif untuk memasarkan produk yang Anda jual. Bagaimana tidak, hampir semua orang memilikinya dan setiap hari bermain dengan media sosial. Media sosial yang bisa digunakan antara lain Facebook, Instagram, Twitter, WhatsApp, Telegram dan lain sebagainya. Anda bisa menggunakan semuanya atau lebih fokus pada satu media sosial yang sesuai dengan target pasar Anda.

  • Menggunakan Email Marketing

Email marketing adalah sistem penawaran yang bisa digunakan dengan memanfaatkan fitur email. Dengan ini, Anda dapat menyebarkan informasi produk atau promosi kepada konsumen melalui email mereka. Konsumen baru akan mendapatkan inbox email penawaran ketika mereka sudah mendaftarkan email mereka pada website Anda, dengan kata lain berlangganan.

  • Menggunakan Iklan

Strategi marketing lainnya yang sangat efektif adalah membuat iklan, khususnya iklan berbayar. Anda bisa memanfaatkan Facebook untuk menyebarkan iklan atau bisa gunakan iklan PPC (Pay Per Click). Iklan cukup efektif untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen. Semakin banyak orang yang mengenal produk jualan Anda, maka semakin besar kemungkinan peningkatan penjualan toko Anda.

Nah, itulah berbagai macam informasi seputar reseller tentang bagaimana cara menjadi reseller tanpa modal serta tips dan strategi pemasarannya. Hal utama yang perlu ditanamkan adalah jangan mudah menyerah, berpikir kreatif dan selalu lakukan evaluasi untuk pengembangan diri dan bisnis. Semoga informasinya bermanfaat.

Leave a Comment

Share via