Just another LandingpageID site

7 Cara Meningkatkan Omset Penjualan

Salah satu parameter penting sebuah bisnis adalah dilihat dari seberapa omset yang diperoleh. Pemilik bisnis mesti mengetahui secara akurat seberapa besar omset yang dia dapatkan secara berkala.

Selanjutnya, pebisnis juga harus memahami tentang bagaimana cara meningkatkan omset penjualan. Berhasilnya sebuah bisnis dapat dilihat berdasarkan tingginya penjualan. Semakin tinggi penjualan, maka akan semakin banyak keuntungan yang didapatkan. Pemilik bisnis harus mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki, agar usaha yang dijalankannya memperoleh hasil yang maksimal.

Pengertian Omset

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara meningkatkan omset penjualan, tentu kita harus tahu secara pasti mengenai pengertian omset. Berikut ini adalah pengertian omset.

Omset adalah total pendapatan yang dihasilkan dari seluruh penjualan produk atau jasa dalam kurun waktu tertentu. Total pendapatan tersebut belum dikurangi HPP (Harga Pokok Penjualan) dan biaya-biaya (listrik, air, gaji, perlengkapan dsb). Bisa dikatakan omset adalah laba kotor yang dihasilkan usaha anda.

Rumus Menghitung Omset

Dari pengertian omset di atas kita dapat menyimpulkan bahwa untuk menghitung omset maka kita harus tahu berapa total penjualan kita. Untuk itu maka cara menghitungnya menjadi sederhana :

Omset = jumlah produk terjual x harga produk

Sederhana bukan? Namun untuk bisnis yang menjual lebih dari satu jenis produk atau memilih variasi harga yang berbeda maka perhitungannya harus disesuaikan.

Sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah bagaimana caranya meningkatkan omset penjualan sebuah perusahaan ? Berikut ini beberapa cara agar omset penjualan bisnis yang sedang kita jalankan bisa semakin maksimal.

  1. Kualitas produk adalah nomor satu.

Di tengah persaingan pasar yang demikian ketat, perusahaan perlu selalu meningkatkan kualitas produk. Konsumen akan selalu merasa puas dan senang jika produk yang mereka beli sesuai dengan keinginan mereka. Ketidaksesuaian antara produk dengan iklan yang ditampilkan, akan menjadi bumerang bagi perusahaan itu sendiri.

Produk yang buruk hanya akan mendatangkan hal buruk.

Apple selalu mementingkan kualitas dan tidak mau “ mengorbankan “ nama baiknya demi mencapai harga yang rendah.

CEO Apple mengatakan, “ Daripada mengatakan bagaimana kita bias membuat harga murah iPad, kami memlilih bertanya bagaimana kami bisa membuat produk hebat dengan biaya yang memungkinkannya untuk dijual dalam harga murah “, Pungkas Tim Cook, yang dikutip dari harian Huffington Post.

Anda tahu, berapa keuntungan penjualan iPad pada generasi ketiga ? ya, Apple meraup margin profit dari penjualan produknya sebesar 48 %.

  1. Perbanyak metode penjualan.

Konsumen yang akan kita konversi mempunyai latar belakang yang berbeda, sehingga kita perlu memakai metode penjualan yang beragam. Di era serba internet seperti sekarang ini, metode penjualan dengan cara online tentu sangat membantu kita. Banyak para penjual memakai berbagai market place yang sudah disediakan. Dengan menggunakan marketing online, seakan – akan antara pembeli dan penjual tidak dibatasi waktu dan tempat. Transaksi lintas daerah bisa dilakukan dengan mudah cukup menggunakan perangkat handphone.

  1. Promosi yang efektif dan tepat sasaran.

Promosi merupakan ujung tombak penjualan suatu produk. Promosi dibutuhkan teknik marketing yang handal. Bukan perkara mudah membuat calon pelanggan anda segera mengambil keputusan membeli produk anda, terlebih dengan situasi kondisi perekonomian Negara kita saat ini. Promosi yang efektif menjadi bagian yang sangat penting untuk mengikat calon konsumen.

Promosi yang dilakukan dengan efektif dan tepat sasaran, akan mampu membawa pelanggan tertarik dengan produk yang Anda tawarkan, dan pada akhirnya akan segera mengambil keputusan terbaik.

Apa yang ada dalam benak fikiran anda, tentang iklan promosi kreatif dari perusahaan pemesanan tiket pesawat dan hotel, Traveloka ?

Ada 2 tayangan andalan Traveloka yaitu video orang yang lari tergesa – gesa mencari tiket pesawat, serta video cewek yang melakukan bungy jumping dan kemudian mendarat di kasur kamar hotel yang empuk. Untuk menayangkan iklan tersebut selama satu bulan, pihak perusahaan harus mengeluarkan budget sebesar kurang lebih Rp 77,18 Milyar. Woow…angka yang sangat fantastis untuk sebuah iklan.

Tapi perlu anda ketahui, berapa keuntungan yang diperoleh perusahaan dalam sebulan tersebut ? ya, berlipat – lipat dari biaya promosi iklannya.

Promosi yang efektif dan tepat sasaran akan menghasilkan keuntungan yang berlipat – lipat. Anda bisa menggunakan sosial media yang sudah ada. Selain murah, sosial media juga merupakan promosi yang efektif dan tepat sasaran untuk saat ini.

  1. Pasang harga dengan percaya diri.

Apabila produk yang kita jual memang berkualitas, maka kita harus percaya diri dalam memberikan harga. Jangan ragu dengan harga yang telah anda patok.

Apabila kita sering memberikan potongan harga atau diskon, maka seakan – akan produk yang kita jual tidak laku. Jangan terburu – buru untuk memberikan diskon. Pastikan harga yang tertera adalah sesuai dengan kualitas produk yang kita jual.

  1. Menambahkan jumlah pembelian.

Pernahkah anda melakukan transaksi di toko retail? Setiap kita hendak membayar, pelayannya selalu bertanya : “ Pulsa HP nya sekalian pak ? “. Kalau kita menjawab iya, dia bertanya lagi : “ Mau yang 50 ribu atau 100 ribu pak ? Setelah itu kita juga ditanya, “ Mau tebus murah pak ?” . Dan lain sebagainya.

Metode di atas dirasa cukup membantu menaikkan omset penjualan. Semua produk bisa kita tawarkan sesuai dengan yang kita jual. Misal kita menjual produk Handphone , kita bias menawarkan Tongsis, kabel data, Power Bank, pelindung air dan lain sebagainya.

  1. Perbanyak Leads ( Prospek ).

Untuk membuat peluang omset penjualan produk anda meningkat adalah dengan cara memperbanyak prospek. Caranya adalah anda rajin beriklan, mengikuti pameran, membuat brosur dan baliho. Menggunakan media sosial untuk memasarkan produk anda juga sangat efektif, mengingat pada masa sekarang perkembangan dunia internet begitu masif.

Facebook Ads merupakan salah satu metode untuk memperbanyak leads yang cukup handal. Banyak pakar dunia internet marketing menyarankan untuk memaksimalkan penggunaan iklan Facebook untuk meningkatkan omset penjualan produk kita.

  1. Berikan pelayanan paling baik kepada pelanggan.

Apa yang ada dalam pikiran anda ketika anda ingin membeli suatu produk? Tentunya kita ingin info yang detail tentang harga, kualitas produk, spesifikasi, garansi dan yang lainnya. Semua customer pada dasarnya adalah sama.

Mereka sama – sama ingin membeli produk  anda karena ingin memenuhi kebutuhannya. Mereka ingin mendapatkan hak pelayanan terbaik.

Jika mereka merasa dikecewakan, bisa jadi mereka akan menjadi orang yang akan menjatuhkan nama baik perusahaan anda. Mereka akan dengan mudah menjelek – jelekkan produk anda di depan orang banyak.

Free Delivery adalah salah satu metode pelayanan kepada pelanggan. Teknik ini cukup ampuh digunakan untuk menarik konsumen membeli produk kita. Shoppe, adalah salah satu online shop yang menggunakan metode ini.

Tahukan anda, kenapa Starbuks selalu digemari pecinta kopi di seluruh dunia ? Sesuai dengan visinya, bahwa Starbuks menjadi Coffe Shop yang terkenal dan paling dihargai serta dinilai sebagai merk yang positif bagi semua kalangan masyarakat di dunia.

Peningkatan kualitas pelayanan menjadi nomor satu. Setiap pengunjung diposisikan bak seorang raja. Segala keluhan akan diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Maka tidak heran, bagi mereka yang pernah berkunjung ke kedai kopi ini, biasanya akan kembali berkunjung untuk sekedar menikmati secangkir kopi walaupun harganya terbilang cukup mahal.

Setiap konsumen tentu ingin lebih diperhatikan dari segi pelayanan dan kepuasan. Dengan selalu menciptakan komunikasi dua arah yang baik, membuat para pelanggan loyal senantiasa membeli produk anda. Miliki data konsumen anda, minimal nomor handphone – nya, agar anda bisa selalu menyampaikan apabila ada menu baru atau diskon promo kepada pelanggan.

Setiap manusia pasti mempunya salah, baik kesalahan yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Segera meminta maaf dengan baik kepada pelanggan anda, apabila anda membuat kesalahan. Pelanggan akan semakin loyal apabila kita selalu memberi perhatian yang lebih kepadanya.

Beberapa teknik di atas mungkin sering kita dengar, tetapi tidak ada salahnya untuk kita coba dengan mengadaptasi sesuai produk yang akan kita jual.

Selamat mencoba !