Cara Menggunakan Google Trends 2019

cara menggunakan google trends

Bagaimana cara menggunakan Google Trends untuk meningkatkan pengunjung? Salah satu tujuan pemilik website adalah banyaknya pengunjung setiap harinya. Namun untuk mendapatkan pengunjung yang banyak bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

Anda harus bekerja keras membuat banyak konten yang unik dan juga menarik. Untuk itu diperlukan riset terhadap konten yang paling diminati. Nah, disinilah Google Trends memiliki peran yang besar.

Google Trends juga dapat membantu anda dalam proses riset keyword. Proses ini sangat penting dalam optimasi mesin pencari atau SEO (search engine optimization). Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai SEO dan cara riset keyword pada artikel berikut.

Baca : Cara Riset Keyword.

Apa Itu Google Trends?

Mungkin sebagian dari Anda masih cukup asing dengan istilah tersebut. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya Google telah menyediakan sebuah layanan yang mana dapat dimanfaatkan oleh para blogger untuk melakukan riset kata kunci atau topik yang sedang booming saat ini. Umumnya layanan tersebut sering dipakai oleh para marketer yang sedang mencari data pencarian Google untuk sebuah konten.

Program yang dimaksud adalah Google Trend yang mana sudah dirilis pertama kali pada tahun 2006 dan terus berkembang hingga saat ini. Perlu diketahui Google Trends sendiri merupakan salah satu layanan Google yang memiliki banyak sekali fungsi dan juga fitur menarik. Selain itu layanan ini juga menampilkan topik yang sedang diperbincangkan dan sering digunakan untuk pencarian keyword.

Salah satu kelebihan layanan ini yaitu dapat digunakan secara gratis atau bebas dari biaya apapun. Dengan menggunakan layanan ini, para blogger bisa mendapatkan informasi tentang apa saja hal yang sering orang cari dalam mesin pencarian Google Search.

Bagaimana Cara Menggunakan Google Trends?

Menggunakan Google Trends untuk mencari informasi terkait topik dan kata kunci ternyata sangatlah mudah. Namun perlu diingat, agar lebih memudahkan Anda menemukan kata kunci ataupun ide sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu topik apa yang ingin dibahas. Dengan mencari topik di awal akan memudahkan Anda dalam mencari informasi terkait topik yang sudah ditentukan sebelumnya.

Setelah menentukan topik yang menarik untuk diangkat, maka selanjutnya Anda bisa menggunakan beberapa cara dalam menentukan keyword terbaik. Dengan memilih keyword yang tepat, website milik Anda akan ter-promosikan secara maksimal. Simak beberapa caranya berikut ini.

  1. Membuka Google Trends dengan Akun Google

Bagi Anda yang sudah memiliki akun Google sebelumnya akan semakin memudahkan karena Anda hanya perlu membuka halaman Google Trends. Pada halaman awal, Anda akan melihat tampilan peta yang mana merupakan hasil pencarian dari kata kunci tertentu. Pada bagian bawah peta, Anda akan melihat kata kunci yang terus mengalami peningkatan.

Pada halaman tersebut, Anda juga akan menemukan tombol yang mana berfungsi untuk menyaring topik berdasarkan kategori, waktu, negara dan juga jenis penelusuran. Di halaman yang sama Anda bisa mendapatkan informasi terkait keyword yang paling populer setiap harinya.

  1. Cara mencari kata kunci/keyword di Google Trends

Seperti yang diketahui bahwa salah satu fungsi dari Google Trends adalah untuk mencari topik dan juga keyword. Untuk bisa menemukan keyword yang berhubungan dengan topik yang Anda tetapkan sangatlah mudah. Anda hanya perlu menuliskan ke dalam kolom Enter a Search Term or a Topic. Selain itu Anda juga bisa menuliskannya pada kolom Add a Search Term.

Misalnya jika Anda mengetikkan keyword ‘Cloud’ pada kolom yang tersedia, maka Google Trends secara langsung akan menampilkan terkait intensitas dari penggunaan kata ‘Cloud’ pada Google Search. Umumnya pada bagian tabel pertama, Anda akan melihat grafik tren pengguna yang mencari kata ‘Cloud’ selama satu tahun terakhir ini.

Grafik tersebut menunjukkan data berdasarkan negara dimana lokasi Anda tinggal saat ini. Namun tidak perlu khawatir karena Anda masih bisa menyesuaikan lingkup pengambilan data sesuai dengan kebutuhan Anda sekarang ini. Perlu diketahui bahwa angka yang ditampilkan oleh Google Search bukanlah jumlah pengguna yang melakukan pencarian.

Angka tersebut menunjukkan angka perkiraan jumlah pengguna yang melakukan pencarian dengan menggunakan keyword atau kata kunci yang Anda masukkan di awal. Selanjutnya pada bagian bawah gambar grafik, Anda bisa melihat seberapa besar ketertarikan pengguna mencari kata kunci yang Anda masukkan tersebut.

Tidak perlu bingung karena Google Trends akan menyediakan tampilan yang simpel sehingga lebih mudah untuk dipahami. Warna biru pada grafik menunjukkan bahwa banyak atau sering dilakukan pada daerah tersebut. Sedangkan untuk warna biru muda menunjukkan jumlah yang lebih sedikit. Untuk daerah yang tidak berwarna bisa jadi tidak melakukan pencarian.

Perlu diketahui, bagian bawah pada tampilan merupakan bagian yang paling banyak memberikan informasi dalam mengembangkan topik yang Anda cari. Pada bagian tersebut, Anda akan menemukan topik atau kata kunci yang berkaitan dengan keyword yang Anda masukkan di awal.

Umumnya hasil saran yang muncul terkadang masing sangat luas, sehingga Anda perlu melakukan spesifikasi dalam pencarian. Pastikan keyword yang ingin dianalisis menggunakan sekitar dua sampai empat kata.

  1. Cara menggunakan Google Trends untuk Membandingkan Kata Kunci

Setelah mempelajari tentang bagaimana cara mencari kata kunci melalui Google Trends, maka selanjutnya Anda perlu memahami bagaimana menggunakan Google Trends untuk membandingkan kata kunci tersebut. Sebenarnya sangat mudah mendapatkan keyword yang bagus dan potensial di Google Trends.

Namun untuk mengetahui apakah keyword tersebut potensial dan terbaik, maka Anda perlu membandingkannya secara langsung. Perlu diketahui pada program Google Trends sendiri terdapat fitur yang bernama comparison. Fitur tersebut merupakan fitur yang digunakan untuk membandingkan keyword mulai dari satu hingga lima kata kunci.

Dengan menggunakan fitur ini dalam Google Trends tentu membuat Anda mampu membandingkan tingkat pencarian di Google baik keyword yang berbentuk peta wilayah, grafik, dan kata kunci lainnya yang berhubungan. Selain itu Anda juga bisa melakukan filter berdasarkan kategori, lokasi, waktu dan juga tipe-tipe penelusuran.

Kelebihan dari Google Trends yakni memiliki opsi unduh dan juga embed. Adanya fitur tersebut tentu semakin memudahkan Anda untuk membagikan hasilnya secara langsung.

  1. Cara Penggunaan Opsi Pencarian Spesifik

Tahukah Anda bahwa Google Trends tidak hanya bisa digunakan untuk menganalisis tingkat pencarian di Google saja tetapi juga di YouTube. Fitur tersebut juga bisa Anda akses di halaman yang masih sama. Hanya perlu memilih menu YouTube, maka secara otomatis Google Trend akan mengubah tampilan grafik Anda menjadi data pencarian di YouTube.

Meski terlihat sama, ternyata grafik pencarian di Google Search dan YouTube sangatlah berbeda. Hal tersebut karena kedua layanan tersebut merupakan sebuah layanan yang jauh berbeda. Saat ini banyak orang yang lebih suka melakukan pencarian video di YouTube dibandingkan dengan Google Search.

Tidak hanya Google Search dan YouTube saja, ternyata Google Trends ini juga bisa digunakan untuk penelusuran lainnya seperti Image Search, Google Shopping dan juga News Search. Diantara empat tipe penelusuran yang sudah disebutkan sebelumnya, YouTube tetap menjadi tipe penelusuran terpopuler dan paling banyak dicari.

  1. Melihat dan memprediksi tren

Seperti yang kita tahu Google Trends memang menjadi sebuah layanan dari Google yang memberikan banyak sekali manfaat. Dengan menggunakan layanan ini, Anda bisa mendapatkan banyak informasi terkait mesin pencarian Google. Dengan adanya informasi tersebut, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat konten se-unik dan se-menarik mungkin.

Dengan membuat konten yang menarik sesuai dengan kata kunci yang sesuai, website milik Anda akan semakin banyak pengunjungnya. Ingat, permasalahan yang paling utama adalah bukan dari proses pembuatan kontennya, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana cara Anda memandang data yang diperoleh melalui layanan Google Trends.

Perlu diingat bahwa tidak hanya Anda yang menggunakan layanan Google Trends saja sebagai aplikasi analisisnya. Para kompetitor, pencari AdSense, blogger dan lainnya juga kemungkinan besar menggunakan layanan yang satu ini. Sehingga hal tersebutlah yang membuat data atau konten yang Anda buat hampir sama dengan data blogger atau kompetitor lainnya.

Meski begitu ternyata banyak orang yang masih belum mampu membaca data dengan benar. Sehingga tidak heran jika hasil analisis antara orang yang satu dengan lainnya menunjukkan hasil yang berbeda. Oleh karena itu untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pastikan untuk lebih bijaksana dalam menyikapi dan mengelola data yang Anda peroleh.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan harapan ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Apa saja itu? berikut ulasan lengkapnya.

    • Pastikan untuk melakukan identifikasi tren sesuai dengan kategori atau negara yang menjadi fokus atau target Anda.
    • Coba bandingkan frasa yang mana kemungkinan mengandung arti yang sama.
    • Selanjutnya coba amati grafik yang muncul dari halaman Google Trends. Jika grafik tersebut semakin naik maka bisa jadi tren ke depannya juga akan terus meningkat. Namun meski begitu Anda perlu tetap berhati-hati dan cermat mengenai hal tersebut. Kemungkinan tren naik pada waktu tertentu juga bisa saja terjadi.
    • Temukan tambahan Insight di “Top Chart”

Perlu diketahui Top Chart sangatlah berbeda dengan tren yang dilihat oleh kebanyakan orang. Fitur Top Chats sendiri merupakan sebuah fitur yang dapat disebut sebagai 100 konten yang paling sering dibicarakan. Melalui fitur ini Anda bisa melihat topik yang sedang populer dari berbagai macam kategori.

  1. Gunakan siklus Tren untuk memposisikan produk

Setelah mengetahui bagaimana cara mencari kata kunci yang banyak mempengaruhi mesin pencarian Google. Pada tahapan ini Anda akan melihat bagaimana melihat siklus yang mungkin saja terjadi. Siklus yang dimaksud di sini yakni kapan seseorang mencari sebuah kata kunci pada waktu tertentu.

Misalnya saja untuk kata kunci “menu buka puasa” umumnya akan mengalami peningkatan ketika bulan ramadan saja. Sedangkan untuk hari-hari biasa kata kunci tersebut telah mengalami penurunan. Tentu saja dengan adanya siklus tersebut bisa Anda manfaatkan untuk menawarkan produk.

Ketika kata kunci ‘menu buka puasa’ banyak dicari pada bulan ramadan, maka Anda bisa membuat konten yang berkaitan dengan kata kunci yang sedang booming tersebut.

Nah itulah ulasan singkat bagaimana cara menggunakan Google Trends untuk meningkatkan pengunjung website Anda. Bagi Anda yang memiliki website dan ingin meningkatkan jumlah pengunjungnya, maka Anda bisa mencoba beberapa cara yang sudah dijabarkan di atas. Semoga bermanfaat dan membantu Anda ke depannya!

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.