Just another LandingpageID site

Cara Membuat Website Untuk Pemula

Jika anda ingin belajar cara membuat website, maka anda beruntung telah membuka panduan ini. Karena di sini akan dijelaskan tatacara pembuatan web mulai dari nol hingga selesai. Panduan ini sengaja dibuat dengan bahasa yang sederhana agar mudah anda pahami bahkan oleh orang awam sekalipun

Karena pembahasan mulai dari awal maka tentu saja panduan ini jadi agak panjang, so silakan siapkan kopi beserta cemilan anda hehe. Selain itu pastikan anda membaca panduan ini sambil mempraktekkannya. Karena sebagus apapun panduan klo tidak dipraktekkan maka tidak akan jadi apa-apa juga. Panduan ini dibuat sangat detil jadi jangan khawatir, jika anda menuntaskannya sampai selesai maka dijamin anda dapat membuat website sendiri.

Ada 3 alasan kenapa anda panduan ini pas untuk anda :

  • Khusus Pemula
    Jika anda adalah pemula, maka jangan khawatir panduan ini memang dibuat untuk anda. jadi akan gampang banget untuk di ikuti.
  • Sehari Jadi
    Jika anda serius mempraktekkan setiap langkah dalam panduan ini, maka besok anda sudah bisa membuat website sendiri.
  • Konsultasi Gratis
    Klo masih bingung juga, anda dapat konsultasi gratis langsung bersama saya. Caranya nanti akan dijelaskan dalam artikel ini.

 

Ok selanjutnya, mari kita langsung masuk ke materi cara membuat website nya.

Mengenal Domain

Pengertian Domain

Ketika mempelajari cara membuat website,  kita pasti akan mendengar istilah domain. Oleh karena itu penting bagi anda untuk mengetahui pengertian domain.

Domain sebenarnya ialah suatu nama yang diberikan untuk mengidentifikasi alamat server komputer di internet. Domain ini mesti bersifat unik sehingga satu nama domain tidak dapat dimiliki oleh lebih dari satu server komputer.

Jika kita mengibaratkan website adalah sebuah rumah, maka domain itu ibarat alamat dari rumah tersebut

Domain itu ada banyak jenisnya. berikut ini beberapa jenis domain yang sering kita temukan :

  • .com (commercial) domain ini yang paling umum digunakan, lebih sering digunakan untuk bisnis yang bersifat komersial
  • .org (organization) domain ini biasanya dipergunakan untuk lembaga atau organisasi
  • .net (network)

Tiga buah domain di atas hanyalah contoh. Saat ini ada ratusan domain seperti itu yang dapat kita gunakan. Namun yang paling umum digunakan adalah .com.

Menentukan Domain Untuk Website Anda

Seperti kita ketahui, domain dari website kita adalah alamat atau nama yang menunjukkan identitas kita. Jika domain kita menarik, tentu orang tidak akan ragu untuk mengunjungi website kita. Lalu, nama domain seperti apa sih yang menarik? Berikut tips-tips yang bisa anda coba.

  1. Singkat dan berkesan

Bisakah anda mengingat www.webasyikelegandankerentapigamurahan.com? Tidak mudah bukan? Gunanya nama domain dibuat singkat dan berkesan adalah agar mudah diingat. Usahakan jumlah karakter seminimal mungkin. Contohnya jika anda memiliki jasa jual beli rumah, anda bisa menggunakan domain www.jualbelirumah.com yang memungkinkan orang ingat untuk mengakses website anda jika ingin menjual atau membeli rumah.

  1. Mudah dieja

Kenapa harus mudah dieja? Karena meskipun nama website anda singkat dan berkesan, jika sulit dieja akan membuat orang malas untuk mengingatnya. Misalnya, www.1058192017.com. Mungkin itu adalah tanggal berdirinya website anda dan berkesan bagi anda. Tapi apa orang bisa mengingat setiap angka? Belum lagi jika mereka terbalik mengetiknya? Hindari penggunaan simbol-simbol atau karakter lainnya seperti – atau _ atau bahkan angka yang menyulitkan.

  1. Ekstensi yang tepat

Anda mungkin bertanya, saya harus pakai belakangan nya apa nih? Dot com, dot co dot id, .org, atau apa? Perlu anda ingat bahwa setiap bagian belakang dari nama website yang disebut ekstensi, akan menggambarkan jati diri website anda. Website dengan eksistensi .com biasanya digunakan untuk tujuan komersial, eksistensi .net biasanya digunakan oleh penyedia jaringan ISP, .org digunakan oleh lembaga organisasi, .edu oleh lembaga pendidikan, dan lainnya. Namun disarankan anda menggunakan eksistensi .com saja karena ini lebih mudah diingat oleh pengunjung website

  1. Deskriptif

Yang dimaksud deskriptif di sini adalah, nama website tersebut menggambarkan jenis usaha atau profil anda. Misalnya anda menjual jilbab, lalu memakai nama website www.alila.com. Memang itu adalah brand anda, tapi apakah menggambarkan produk anda? Lebih bagus lagi jika anda menggabungkan brand dan produk seperti www.jilbabpricilla.com. Anda juga bisa lebih spesifik misalnya anda menjual jilbab bolak balik, gunakan nama domain www.jilbabbolakbalik.com dapat menggambarkan usaha anda dan langsung menyasar pasar yang anda tuju.

  1. Gunakan nama pribadi

Jika anda adalah publik figur, menggunakan nama pribadi juga bisa anda pertimbangkan. Misalnya anda adalah seorang fotografer, anda bisa menggunakan nama pribadi seperti www.andi.com atau menggunakan poin deskriptif di atas seperti www.fotograferwedding.com, atau bisa juga menjadi www.andifotografer.com, dan lain sebagainya yang sesuai.

Mengenal Hosting

Pengertian Hosting

Satu lagi istilah yang sering kita dengar dalam dunia web selain domain adalah hosting. Tanpa hosting, sebuah web tidak akan dapat dibangun. Hosting juga merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan kecepatan akses suatu website.  Lalu apa sebenarnya pengertian hosting?

Hosting biasa disebut juga dengan istilah Web Hosting adalah tempat untuk menyimpan berbagai data yang digunakan oleh suatu website hingga dapat diakses melalui Internet. Hosting dan begitu juga domain menggunakan sistem sewa. Jadi anda tidak dapat membeli suatu domain ataupun hosting. Yang bisa anda lakukan hanyalah menyewanya. Dan jangka waktu penyewaan yang umum biasanya adalah setahun. Sehingga domain dan hosting itu harus terus diperpanjang setiap tahunnya selama digunakan. Di dalam suatu hosting anda dapat menyimpan data berupa file, gambar, email, aplikasi/program/script dan database.

Jika kita mengibaratkan website adalah sebuah rumah, maka hosting itu ibarat tanah tempat anda membangun rumah tersebut

Mengenal Spesifikasi Hosting

Hosting itu banyak jenisnya dan banyak sekali pihak yang menyediakan jasa penyewaannya. Karena banyak sekali pilihan, oleh karena itu mesti hati-hati dalam memilihnya. Untuk dapat memilih dengan baik, maka anda harus memahapi beberapa spesifikasi hosting sebagai berikut :

  • Space. Hosting itu bentuk fisiknya adalah komputer yang memiliki harddisk atau media penyimpanan. Nah media penyimpanan ini memiliki ukuran volume atau besaran yang mampu ditampungnya. Ada yang hanya mampu menampung beberapa ratus megabytes. Namun ada juga yang sampai beberapa ratus Gigabytes. Semakin besar daya tampungnya maka semakin mahal biaya sewanya.
  • Bandwith. Bandwith bisa diartikan sebagai besarnya lalu lintas data pada hosting. Istilah yang lebih tepat sebenarnya bukanlah bandwith tapi Data Transfer. Contohnya jika halaman depan website anda besarnya 5 megabytes, lalu halaman tersebut dikunjungi oleh 100 orang dalam sehari maka bandwithnya dalam sehari adalah 5 megabytes dikali 100 orang sama dengan 500 megabytes.
    Bandwith / data transfer ini biasanya dihitung dalam satuan megabytes perbulan. Jadi perhitungan kita tadi belum selesai, kita harus mengalikannya dengan jumlah hari dalam sebulan. Jadi 500 megabytes dikali 30 hari. Maka didapatlah hasilnya 15000 megabytes atau sama dengan 15 gigabytes dalam sebulan.
  • Jenis Harddisk. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa bentuk fisik sebuah hosting adalah komputer atau super komputer yang memiliki harddisk. Dan harddisk secara umum ada 2 jenis yaitu SSD dan HDD. Hosting dengan jenis harddisk SSD memiliki biaya sewa lebih tinggi karena peformanya lebih baik ketimbang HDD.
  • Lokasi server. Lokasi server memiliki pengaruh terhadap kecepatan loading suatu website. Semakin dekat lokasi server dengan pengunjung website kita maka akan semakin singkat waktu loading yang diperlukan. Jika website anda ditujukan untuk orang Indonesia maka anda sebaiknya memilih lokasi server di Indonesia atau paling tidak dekat dengan Indonesia. Begitu juga jika ditujukan untuk pengguna dari luar negeri.

Memilih Hosting Yang Tepat

Setelah mengetahui berbagai spesifikasi pada hosting, maka tibalah saatnya anda memilih untuk menyewa hosting kepada perusahaan hosting yang mana. Berikut ini beberapa tips singkat yang dapat anda pertimbangkan ketika memilih.

  1. Kebutuhan anda. Hanya anda yang tahu secara pasti kebutuhan anda. Karena hosting yang paling mahal sekalipun belum tentu cocok untuk anda. Paket hosting akan bervariasi sesuai besaran space, lokasi server, dan support hosting yang diperlukan.
  2. Perhatikan fiturnya secara detail. Jangan tertipu dengan promo atau diskon yang diberikan. Fokuskan terlebih dahulu perhatian anda pada fitur-fitur yang ditawarkan. Pelajari dengan seksama dan jangan menganggap remeh.
  3. Jangan tertipu dengan kata-kata unlimited. Memang sepertinya mendapatkan sesuatu tanpa batas dengan biaya murah adalah hal yang menggiurkan. Tapi anda jangan terkecoh karena sebenarnya semua pasti ada batasnya, termasuk bandwith ataupun space yang sering kali dipromosikan untlimited itu.
  4. Support hosting. Sebelum menyewa sebuah hosting maka anda harus menguji kecepatan pelayanan CS (customer service)-nya. Karena justru hal ini lah yang lebih penting dari sebuah hosting, bukan fiturnya. Jadi carilah hosting yang menyediakan pelayanan yang paling bagus. Misalnya website anda mendapat masalah pada hosting, maka cs dari hosting tersebut harus mampu membantu anda menyelesaikan permasalahan dengan cepat.

Menyewa Domain dan Hosting

Persiapan Sebelum Menyewa Domain dan Hosting

Menyewa domain dan hosting bukanlah perkara sulit. Malah bisa dikatakan sangat mudah untuk dilakukan. Bahkan tanpa panduan pun sebenarnya anda dapat melakukannya sendiri. Tetapi berdasarkan pengalaman, ada beberapa hal yang perlu anda ketahui terlebih dahulu sebelum melakukan penyewaan.

  1. Domain tidak dapat ditukar. Sebelum anda menyewa, anda harus memilih nama domain dengan baik. Jangan terburu-buru. Karena begitu domain tersebut telah anda sewa, maka anda tidak dapat menukarnya. Jika anda ingin mengganti nama domain maka anda harus menyewa nama domain baru.
  2. Hosting tidak dapat ditukar. Sama halnya dengan domain, hosting juga tidak dapat ditukar.
  3. Domain dan hosting itu satu kesatuan. Umumnya perusahaan penyedia domain dan hosting memiliki kebijakan bahwa hosting dan domain itu adalah satu kesatuan.
    Misalnya : anda menyewa domain01.com dan hosting dengan space 1 gigabytes, setelah beberapa hari, anda tersadar bahwa domain yang telah anda sewa tersebut kurang pas untuk bisnis anda, dan anda berniat untuk mengubahnya menjadi domain02.com. Maka seperti yang telah disampaikan pada poin ke 1 di atas, anda harus menyewa domain yang baru domain02.com.
    Sedangkan untuk hosting, maka hal yang sama juga berlaku. Anda tidak dapat menggunakan hosting 1 gigabytes yang telah anda beli bersama domain01.com. Sehingga terpaksa anda juga harus menyewa lagi hosting yang baru untuk domain02.com.
  4. Perhatikan biaya perpanjangannya. Terkadang beberapa perusahaan menerapkan biaya penyewaan pada tahun pertama lebih murah dari pada tahun-tahun berikutnya. Jika anda tidak teliti bisa-bisa biaya perpanjangannya akan mengejutkan.

Nah itulah beberapa hal yang perlu anda ketahui.  Selanjutnya mari kita langsung praktek menyewa domain dan hosting.