Cara Bisnis Online : Belajar Bisnis Online 2019

Apakah anda ingin tau bagaimana cara bisnis online? Ingin punya penghasilan tambahan dengan memanfaatkan internet? Jangan khawatir, pada artikel kali ini kita akan bahas secara mendalam seputar cara memulai bisnis online, dan sebuk beluknya.

Oh iya artikel ini bukanlah semacam ramuan ajaib yang bisa bikin anda cepat kaya atau semacamnya hehe. Namun ini merupakan panduan yang dibuat berdasarkan pengalaman saya serta hasil belajar dari berbagai sumber.

Jika anda mempelajari panduan ini dengan baik serta lakukannya, maka kemungkinan besar anda akan segera merasakan hasilnya. Karena saya sendiri sudah membuktikan.

PERINGATAN : Artikel ini terdiri dari 3000-an kata, jadi silakan dibaca dengan sabar hingga tuntas, karena mungkin saja hal ini dapat mengubah hidup anda.

Ok, saya rasa cukup untuk pengantarnya, mari kita masuk ke pembahasan.

Apa Itu Bisnis Online

Pertama-tama mari kita samakan dulu pengertian dari bisnis online itu sendiri. Bisnis online biasa dikenal juga dengan istilah e-business atau electronic business.

Jadi tidak perlu bingung dengan semua istilah tersebut karena semuanya adalah sama.

Menurut wikipedia pengertian bisnis online :

Bisnis online adalah segala jenis bisnis yang memanfaatkan internet untuk berbagi informasi.

apa itu bisnis online
apa itu bisnis online

Jadi ada banyak sekali bentuk dari bisnis online. Jika anda berjualan aksesoris melalui sosial media, maka itu termasuk bisnis online. Membangun blog dan mendapatkan pemasukan dari Google Adsense juga termasuk bisnis online.

Begitu pula dengan membuat channel Youtube. Bahkan jika anda hobi membuat suatu kerajinan tangan atau makanan seperti bakso, lalu dipasarkan secara online, itu pun termasuk bisnis online.

Nah, karena cakupannya sangat luas, maka diperlukan langkah-langkah untuk memulainya dengan baik. Langkah-langkah ini juga akan memandu anda agar tidak tergesa-gesa dalam bisnis online. Sering tergesa-gesa dalam membuat keputusan biasa membuat bisnis online yang kita jalankan menjadi gagal.

Sebelum masuk ke bahan intinya mengenai Cara Bisnis Online, yuk kita bahas sebentar mengenai potensi bisnis online ini.

Potensi Bisnis Online

Mungkin sebagian dari anda pernah membanyangkan bahwa bisnis online di Indonesia ini terasa begitu mudah. tapi disisi lain banyak pula yang mencoba tapi menghadapi kegagalan. Namun tidak pas rasanya jika bicara tanpa data.

Jika kita melihat data transaksi perdagangan digital Indonesia, maka akan kita dapat bahwa terjadi pertumbuhan yang sangat pesat. Data eMarketer menunjukkan bahwa transaksi e-commerce Indonesia telah naik 500% dalam 5 tahun. Dari sini terlihat bahwa peluang bisnis online sangatlah besar.

Dan saat ini merupakan saat yang tepat untuk memulai bisnis online anda. Mari kita lihat data potensi ekonomi digital Indonesia dari Katadata.

 

potensi bisnis online indonesia

Dari data di atas maka kita ketahui bahwa potensi yang negara kita miliki sangatlah besar, jadi anda tak perlu ragu untuk bisnis online.

Lantas, bagaimana caranya memulai bisnis ini?

Cara Bisnis Online Untuk Pemula

Berikut ini langkah-langkah untuk memulai bisnis online

Siapkan Mental Anda dan Miliki Mindset Pebisnis

Mempersiapkan mental, tenaga dan doa adalah langkah awal memulai semua usaha, jadi bukan hanya saat memulai bisnis online saja. Anda perlu memiliki sebuah pemikiran positif layaknya seorang pebisnis.

Jangan terlebih dahulu berpikir tentang rugi dan kegagalan yang akan datang. Apalagi memikirkan keberhasilan yang belum datang. Sebab yang Anda butuhkan sekarang, adalah memulai.

Setelah Anda memulai, maka Anda bisa memikirkan langkah selanjutnya. Misalnya seperti menerapkan strategi usaha yang bisa meraup banyak keuntungan.

Menyiapkan upaya untuk menghindari rugi. Bahkan menyiapkan modal untuk bisnis yang lebih luas. Semua tips dan trik tersebut, bisa Anda pikirkan setelah memulai usaha ini.

Namun, jangan terlalu terpaku pada usaha tersebut. Anda juga harus berpikir tentang aset yang lebih berharga dari hal ini, seperti anak, istri, suami, orang tua, keluarga dan teman.

Akan sangat buruk, jika Anda terlalu sibuk mengurus semua pekerjaan sendiri, tetapi melupakan peran dan keberadaan penting dari orang-orang tersebut.

Jika Anda sudah siap memulainya, maka lengkapi langkah ini dengan menyediakan hal-hal yang dibutuhkan saat memulai sebuah usaha:

    1. Modal
    2. Barang yang dijualkan
    3. Target penjualan
    4. Strategi pemasaran
    5. Keberlangsungan bisnis

Kemudian, saat Anda baru memulainya, tentu Anda hanya akan sendiri. Jadi Andalah karyawan dan bos di dalam usaha Anda.

Dengan hal tersebut, maka Anda juga perlu berkembang dan meningkatkan kualitas diri Anda. Tentu saja, kualitas diri ini nanti merupakan faktor penentu dari kesuksesan sebuah bisnis.

Menemukan Produk untuk Dijual Online

Jika Anda sudah memiliki toko atau bisnis sendiri, maka membangun bisnis online akan menjadi lebih mudah. Anda hanya perlu menyiapkan sebuah website dan memasang foto produk-produk Anda di sana.

Namun, rupanya tidak semua produk akan laku dan laris dijual secara online. Anda tentu tahu, bahwa pasar untuk toko online bisa melingkupi seluruh negeri ini.

Akan tetapi, semakin luas pasar, maka pendistribusian atau pengiriman barang menuju ke pelanggan akan menjadi lebih susah dan lama. Oleh karena itu, sangat tidak disarankan Anda menjual barang yang bisa dengan cepat membusuk atau berjamur.

Adapun beberapa hal yang bisa Anda perhatikan dalam memilih jenis produk untuk dijualkan.

Jual Hobi Anda

Jika anda memiliki hobi yang sudah lama anda geluti. Maka kemungkinan besar anda sangat ahli dalam hal tersebut.

Misalnya jika anda hobi memancing, maka anda pasti tahu jenis pancing yang baik untuk memancing, anda juga tahu jenis umpan yang tepat. Dan masih banyak lagi hal terkait seluk beluk hobi memancing.

Nah dari pengetahuan itu, anda dapat memilih produk yang tepat untuk anda jual.

Temukan Masalah

Dalam kelompok masyarat biasanya terdapat beberapa masalah yang dihadapi.

Misalnya untuk komunitas orang tua muslim, mereka memerlukan pakaian untuk anak mereka yang mengikuti tren namun juga mengikuti aturan syari.

Nah setelah menemukan masalah diatas, maka jika anda dapat menghadirkan solusi, maka tentu solusi tersebut akan dibutuhkan oleh banyak orang

Pilihlah produk yang memecahkan masalah dan memberikan solusi untuk setiap persoalan di masyarakat.

Tentu saja, di setiap kehidupan masyarakat, tidak ada yang namanya jalan yang mulus dan lancar. Mereka pasti akan bertemu dengan masalah, sehingga membutuhkan bantuan dari orang lain guna mengatasi nya.

Jadi disinilah peran Anda, dengan menyediakan solusi yang mereka butuhkan.

Ikuti Tren

Apapun yang sedang tren pasti banyak dicari orang. Jika anda mampu mengikuti tren tersebut maka anda akan mudah melakukan penjualan.

Namun tren umumnya berlangsung dalam waktu singkat. Oleh karena itu anda harus mempu memanfaatkan momen dimana permintaan dengan membludak.

Jika momennya sudah lewat maka tren itupun akan berganti. Anda harus siap mengikutinya, dan menangkap kesempatan yang ada.

Jadi itulah, cara menentukan produk yang siba anda jual. Akan tetapi, bisnis online sebenarnya tidak sesempit itu. Anda juga bisa memulai bisnis dengan menjualkan produk orang lain. Misalnya, dropship, reseller, dan affiliate marketing. Cara bisnis ini juga banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

Alasannya, selain bisa dilakukan dengan mudah, Anda juga tidak membutuhkan sebuah modal yang besar. Bahkan salah satu jenis usahanya, ada yang tidak membutuhkan modal sama sekali, dengan syarat memiliki koneksi internet.

Membangun Website, Sosial Media atau Toko Online untuk Bisnis

Langkah selanjutnya dalam memulai sebuah bisnis online adalah memiliki tempat untuk mempromosikan barang dagangan Anda. Tempat ini bisa berupa sosial media, website, toko online, dan lapak-lapak lain yang bisa digunakan. Akan percuma jika Anda memiliki sebuah produk, namun tidak dipasarkan dan disebarluaskan dengan baik.

Selain itu, menggunakan toko digital, rupanya lebih menguntungkan dibanding berjualan dengan toko fisik. Alasannya, karena Anda tidak perlu membangun gedung atau bangunan besar yang membutuhkan pengawasan langsung untuk memamerkan produk-produk Anda. Jadi, Anda bisa menghemat biaya dan tenaga selama menjalankan usaha online ini.

Selain itu, pelanggan pun tidak perlu jauh-jauh datang dari Sabang ke Merauke untuk menuju toko Anda. Mereka bisa melihat produk yang diinginkan hanya melalui gadget di genggaman tangan saja, dengan lebih mudah dan nyaman. Guna memaksimalkan tahap ini, maka cobalah ikuti beberapa langkah di bawah ini.

  1. Tahap pertama, promosikan produk Anda melalui marketplace atau pasar online yang sudah ada, sosial media, grup chat, atau forum-forum internet lain terlebih dahulu. Misal marketplace yang terkenal ialah Bukalapak, Tokopedia, OLX, Lazada dst. Sementara sosial media yang bisa Anda gunakan ialah facebook, intagram, twitter, dst dan grup chat yaitu BBM, Line, WhatsApp, telegram dst.
  2. Alasan mengapa Anda perlu mengawalinya dengan ini, karena promosi melalui media tersebut bisa dilakukan secara mudah, langsung dan gratis. Anda juga tidak membutuhkan persiapan yang mendetail seperti mengatur sistem website, tampilan dan lain-lain.
  3. Jika usaha sudah stabil dan cukup laris, kemudian Anda bisa memulai untuk membuat website bisnis sendiri, dengan mengaturnya tampilan dan sistemnya agar lebih menarik. Kemudian, Anda bisa menggunakan aplikasi chat sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan atau pebisnis lain, seperti pemesanan, pembayaran atau stok produk.

Setelah dibangunnya sebuah website, kadang hal ini juga menjadi parameter keseriusan seseorang dalam menjalankan sebuah usaha. Bisa diibaratkan juga, bahwa website ini bisa berarti kantor atau toko Anda di dunia maya. Selain itu, umumnya masyarakat juga akan lebih yakin membeli produk atau bertransaksi dengan Anda, jika sudah memiliki website.

Jika Anda sudah yakin ingin membuat website, umumnya Anda akan membutuhkan beberapa modal, seperti domain, hosting dan mempelajari beberapa bahasa pemrograman. Apakah ini terlalu menyulitkan? Tapi tenang, justru inilah yang membuat serunya berbisnis menggunakan website. Anda cukup gunakan website yang “plug and play”, yaitu pilih dan gunakan saja.

Lalu domain dan hosting ini umumnya digunakan untuk mendukung kemampuan dan keluasan Anda menggunakan website tersebut. Tentu, Anda akan membutuhkan beberapa biaya untuk menggunakannya. Namun, ada juga beberapa jenis website yang gratisan. Adapun beberapa penjelasannya sebagai berikut.

Jenis-jenis Hosting

  1. Website Berbayar

Website berbayar ini akan memberikan Anda sebuah domain dan hosting sendiri. Artinya, Anda bisa mencari sebuah nama domain yang Anda sukai untuk alamat website tersebut, dan selanjutnya bisa digabungkan dengan hosting yang dipilih. Umumnya, website ini akan memberikan kesan yang profesional dan lebih dipercaya oleh pelanggan.

  1. Website Gratisan

Jika menggunakan website berbayar masih terlalu sulit untuk Anda, maka website gratisan ini adalah solusi terbaik. Pasalnya, Anda tidak perlu membayar mahal untuk nama domain dan hosting yang dipilih. Selain itu, ada banyak penyedia website atau blog secara gratis, yaitu blogspot, wordpress, typepad, tumblr dll.

Sayangnya, jika Anda menggunakan jenis website ini, maka Anda tidak bisa menyingkirkan nama dari pihak yang memberikan domain gratisan tersebut. Jadinya, kurang lebih struktur dan alamat website Anda akan seperti www.carabisnisonline.wordpress.com atau www.carabisnisonline.blogspot.com dst.

Mulai Promosikan Website dan Produk Secara Online

Setelah website selesai dibuat, maka isi segera dengan katalog produk atau jasa yang Anda miliki. Tapi pastikan untuk mengisinya dengan konten yang meyakinkan, dan jangan hanya asal meng-copy lalu paste-kan saja kalimatnya. Anda perlu menggunakan kata-kata yang pantas, baik serta menarik agar website bisa diingat dengan mudah.

Kemudian, atur juga tampilannya agar lebih berkesan di mata pelanggan, serta tambahkan beberapa konten pendukung yang membuat website Anda ini menjadi lebih profesional, misalnya saran, tutorial, tips atau trik. Jika membuat konten tersebut masih terlalu berat, maka isi dulu dengan konten yang sederhana, paling tidak bisa memuat sebuah informasi yang meyakinkan, misal:

  1. Profil perusahaan, berupa alamat, gambar produk, cara pemesanan dan kontak person.
  2. Logo perusahaan atau bisnis

Jika website sudah benar-benar siap, maka langkah selanjutnya adalah promosikan. Guna promosi ini untuk meningkatkan trafik atau kunjungan ke toko digital Anda. Jika traffic semakin banyak, maka tentu saja penjualan Anda juga akan meningkat. Itu artinya, produk atau jasa Anda sangat dibutuhkan oleh mereka.

Cara untuk mempromosikan website ini, bisa dengan beberapa cara. Yaitu:

  1. Melalui situs media sosial, seperti facebook, instagram, twitter, dll.
  2. Melalui grup chat atau forum online, seperti email, SMS, line, whatsapp, dst.
  3. Melalui barcode di kemasan produk yang terjual.
  4. Gunakan “advance” untuk meningkatkan promosi yang disediakan oleh mesin pencari, seperti Google, yahoo, bing dst, menggunakan teknik SEO.

Jika jalannya promosi tersebut sudah dilakukan dan traffic toko Anda meningkat, maka Anda bisa menunggu peningkatan keuntungan penjualan Anda. Meskipun, mungkin tidak setiap orang yang berkunjung akan langsung membeli produk atau memesan jasa Anda. Tapi paling tidak, mereka akan memberikan perhatian dan membangun sebuah kepercayaan pada usaha yang sedang Anda bangun.

Bagaimanapun juga, Anda adalah pemula yang baru saja memulai sebuah usaha, tentu sebuah kepercayaan pelanggan menjadi sangat penting dimiliki. Jika pelanggan sudah percaya pada Anda, maka mereka tidak akan segan lagi mengeluarkan kocek untuk membeli produk yang Anda tawarkan tersebut.

Tapi, setelah mereka membeli produk dari Anda, janganlah langsung memutuskan hubungan dengan mereka. Cobalah untuk menghubunginya lagi di lain waktu, dengan memberikan informasi terkait produk baru Anda atau event yang sedang Anda adakan. Hal ini juga merupakan strategi pemasaran yang baik untuk mempertahankan pembeli agar tetap percaya pada usaha Anda.

Tetapi, jangan terlalu memaksa mereka untuk datang dan membeli. Jangan pula memberikan spam yang justru mengganggu hubungan baik Anda dengan pelanggan. Ada kalanya, Anda perlu memperhatikan kenyamanan mereka juga.  Hal ini memang bukan masalah yang besar, namun cukup memberikan dampak yang buruk pada usaha Anda.

Selain itu, ada beberapa kesalahan lain juga yang sering dialami oleh para pelaku bisnis. Apabila tidak segera diatasi, ujung-ujungnya, hanya berakhir pada kegagalan usaha atau gulung tingkar. Namun tetaplah tenang, dan kembali belajar untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Adapun beberapa kesalahan yang perlu Anda waspadai, di antaranya.

Kesalahan Dalam Bisnis Online

Memulainya dengan Mindset yang Salah

Sebelumnya telah dijabarkan, bahwa untuk memulai sebuah bisnis dibutuhkan mindset yang seperti pelaku bisnis profesional. Dibutuhkan sebuah modal, upaya, keringat, darah dan airmata, guna membesarkan bisnis tersebut. Tentu, tidak ada bisnis yang bisa sukses hanya dalam satu malam saja, meskipun katanya, mudah dilakukan.

Jika Nada melihat para pebisnis yang sudah sukses itu, telah memiliki harta yang melimpah, keluarga bahagia dan banyak santainya. Tapi itu adalah sekarang, setelah mereka sukses. Sebelumnya, mereka banyak melakukan pengorbanan dan perjuangan yang sangat panjang, hingga akhirnya bisa mencapai kesuksesan tersebut.

Kurang Strategi dan Perencanaan Ideal

Awalnya, Anda memang hanya butuh niat untuk memulai sebuah bisnis. Asal iya, maka bisnis jadi. Tetapi setelah itu, tentu saja Anda membutuhkan sebuah perencanaan dan strategi yang matang. Segala hal yang Anda butuhkan, harus diatur secara detail, lengkap dan menyeluruh. Dengan demikian, jika Anda memiliki seorang investor, mereka akan puas dan tidak akan ragu dengan usaha Anda.

Namun, jika Anda tidak membutuhkan seorang investor, dan ingin membangun sebuah usaha online yang kecil saja untuk dimulai, maka perencanaan tersebut tidak perlu terlalu detail. Hal ini justru akan membuang waktu Anda saja. Anda hanya membutuhkan pondasi kuat seperti:

  1. Produk yang dijual
  2. Target pasar
  3. Manfaat produk
  4. Cara pemasaran hingga penjualan produk bisa meraih keuntungan.

Itulah perencanaan ideal yang dibutuhkan saat ingin memulai usaha, dan jangan sampai Anda memulai bisnis online ini tanpa perencanaan tersebut. Jika hal itu terjadi, bisa saja Anda akan langsung berhenti begitu Anda memutuskan untuk memulai berbisnis.

Keinginan untuk Bertarung Sendirian

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan memulai bisnis dan membangun brand sendirian. Tentu, itu boleh-boleh saja. Anda bisa mendesain produk, memilih brand, management sosial media, mengelola keuangan, menjalankan promosi, menyusun strategi, menganalisis data, menjalin hubungan dengan costumer, mengirim barang dan seterusnya, sendirian.

Tentu, saya percaya Anda sangatlah luar biasa dan bisa melakukan semua itu sendiri. Tetapi, bukan lantas Anda benar-benar melakukannya sendirian. Sebab saat brand Anda itu berkembang, maka semua perencanaan ini akan berjalan secara merata dan serentak. Pada saat itu, waktu 24 jam yang Anda miliki tidak akan sanggup untuk mengimbanginya.

Anda akan menerima tekanan bisnis yang pasti besar, apalagi ketika harus menjalankan semua hal sendirian. Tapi, bagaimana cara mengatasinya? Jelas, berhentilah bertarung sendirian. Anda bisa mengajak teman, kerabat atau orang-orang profesional yang bersedia membantu Anda. Minta mereka untuk membantu management strategi bisnis Anda, mulai dari A, B, C hingga ke Z.

Dengan demikian, bisnis Anda bisa tetap berkembang pesat dan Anda tidak akan kewalahan dengan tenaga serta waktu. Kemudian, setelah bisnis ini berjalan dengan stabil dan lancar, maka Anda juga bisa memulai mencari karyawan sesuai dengan kebutuhan masing-masing strategi.

Memilih Produk atau Jasa Bisnis yang Tidak Dibutuhkan

Kegagalan sebuah bisnis tidak hanya terjadi di akhir-akhir perjalanan Anda. Kadang, kegagalan terjadi, sebenarnya di awal-awal pembangunan usaha. Kenapa? Karena Anda salah memilih produk. Tidak perduli berapa kali Anda mengataskan, bahwa produk ini inovatif dan tidak ada duanya. Namun jika tidak dibutuhkan masyarakat, tentu saja produk tersebut tidak akan laku dijual.

Jika Anda ingin melihat sebuah contoh produk yang laku dan menghasilkan keuntungan besar, seperti produk di mall atau swalayan. Tentu saja, pemilik usaha tersebut, tidak hanya menggunakan produk yang berinovasi saja. Melainkan, produk yang dibutuhkan dan memecahkan masalah pelanggan.

Contohnya, muncul produk baru yang berinovasi dengan membantu mengatasi masalah kesehatan rambut hanya dalam hitungan menit. Dimana produk ini pun dibangun untuk memecahkan persoalan mengenai kesehatan rambut, berupa rontok, ketombe, kutu, kusut, kemerahan, bercabang, tipis, keriting, lembek dst. Tapi, bukankah bisa diatasi dengan produk lain?

Eits. Tapi produk ini pun juga mengatasi masalah lain, dimana pelanggan yang tidak punya banyak waktu untuk melakukan beragam treatment kesehatan rambut. Anda jelas tahu, bahwa beda masalah tentu beda solusi. Ingin mengatasi masalah satu, muncul masalah lainnya. Termasuk mengatasi rambut rusak.

Maka dari itu, namanya produk berinovasi yang mengatasi masalah kesehatan rambut hanya dalam hitungan menit. Namun ini hanya sebatas contoh. Masih banyak lagi produk yang memungkinkan Anda memunculkan inovasi baru namun tetap bermanfaat dan banyak dicari. Cukup carilah persoalan yang umum di masyarakat dan susun strategi produk dari itu.

Jika produk Anda benar-benar berguna, bahkan tanpa advertising pun, produk tersebut akan tetap laku. Namun jika tidak bermanfaat, promosi sebanyak apapun, untuk apa pelanggan membelinya?

Tidak Memiliki Daya Saing

Tidak memiliki saingan dan tidak diperdulikan, juga bisa diartikan bahwa produk Anda hanyalah barang sepele. Ada produk tersebut atau tidak, maka tidak masalah untuk produk dari perusahaan lain. Atau singkatnya, tidak memberikan dampak. Coba kita ilustrasikan.

Ketika produk Anda berjejer di swalayan bersama produk lain. Kemudian pelanggan datang, maka tentu mereka memiliki banyak pertimbangan dengan apa yang akan dibelinya. Misalnya, fungsi dari produk tersebut, brand yang dipilih, rasa yang sesuai, atau keamanan yang menjamin.

Dengan banyaknya pertimbangan ini, barulah pelanggan memutuskan barang  yang ingin dibelinya. Menurut Anda, apakah produk Anda bisa dipilih? Ingatlah, ada banyak produk dengan  fungsi dan rasa yang serupa. Apakah produk Anda mampu mengalahkan mereka? Jika tidak, maka inilah yang disebut dengan tidak memiliki daya saing.

Beruntung, jika pelanggan bisa mempertimbangkan produk Anda. Tetapi, jika dilirik saja tidak, bagaimanakah nasib produk Anda tersebut di pasaran? Jadi, sekali lagi Anda bertemu dengan masalah pemilihan produk. Dimana produk tersebut tidak hanya sekedar inovasi dan bermanfaat, tetapi juga memiliki daya saing, serta kesan yang kuat.

Target Pasar yang Terlalu Sempit

Saat menyusun dan merevisi produk menjadi lebih baik. Anda akan bertemu lagi dengan masalah baru, yaitu target pasar. Tentu saja, penjualan Anda akan meningkat jika Anda memiliki pasar yang berjumlah 10 ribu orang, dibanding pasar yang hanya terdiri atas 100 pelanggan.

Ingatlah, bahwa pertumbuhan bisnis itu sangatlah pesat. Termasuk juga pertumbuhan kehidupan yang ada di masyarakat. Namun, jika Anda hanya memiliki target kecil, meskipun kompetitor hanya sedikit dan produk berinovasi, maka bisnis Anda jelas hanya akan berkembang secara lambat dan lama.

Mengabaikan Pengujian Produk

Sekali lagi, hal ini menyangkut soal kualitas produk. Jadi, produk yang laku dan baik itu, tidak hanya inovasi, bermanfaat, banyak dibutuhkan, memiliki kesan dan daya saing, tetapi juga aman dan layak dipasarkan. Sebaiknya, uji segera produk Anda dengan standar yang telah disepakati oleh masyarakat Indonesia. Sebab, hal ini juga menyangkut dengan masalah kualitas produk.

Terlalu Lama Merencanakan

Memang, ada banyak sekali masalah jika Anda sudah memutuskan untuk memulai berbisnis. Agar bisnis Anda tidak gagal, maka harus menyusun rencana yang matang. Itu pasti. Namun terlalu lama menyusun juga sebuah masalah. Itu artinya, Anda hanya berkutat di bagian perencanaan saja, tanpa melakukan eksekusi langsung pada penjualan produk.

Akhirnya, Anda bahkan tidak tahu apakah produk tersebut benar-benar laku di masyarakat. Anda juga tidak tahu, sebesar apa nilai produk tersebut di mata masyarakat. Sebab, Anda tidak segera menjualkannya dan hanya sibuk merencana saja.

Terlalu Ingin Sempurna

Virus sempurna lagi-lagi menyerang para pelaku bisnis. Memang, ingin sempurna juga bukan sebuah kesalahan. Tapi, mari kita bersikap realistis saja. Sebab tidak ada satu pun manusia yang sempurna. Bahkan Bill Gates, seorang pengusaha besar pun juga pernah melakukan kesalahan. Apalagi untuk Anda yang baru saja memulai sebuah bisnis.

Maka kesalahan kecil atau besar, pasti akan mengikuti. Tapi tenang, Anda hanya perlu segera memperbaikinya. Jangan takut menghadapinya dan akan jauh lebih baik jika Anda bisa belajar dari hal ini.

Menyepelekan Uang

Awalnya, seorang pelaku bisnis pemula, berharap namanya dikenal terlebih dahulu. Itu bukannya salah. Tapi Anda juga harus memperhitungkan keuntungan yang didapat.  Anda harus merencanakan lebih rinci lagi pengeluaran yang Anda gunakan. Jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Jika hal ini berlanjut, maka bisnis Anda bisa merugi terlalu besar.

Memberi Harga untuk Produk yang Tidak Sesuai

Sebagai seorang pebisnis, hitung-hitungan itu wajib. Anda harus bisa menghitung harga yang sesuai untuk produk yang dijualkan. Jangan sembarangan memasang harga murah pada produk yang baru lahir, guna untuk mendongkrak penjualan.

Meski jika yang membeli banyak, namun tidak cukup untuk menutup pengeluaran. Tentu saja, bisnis ini hanya akan percuma. Jadi, pastikan Anda menjual produk dengan harga, minimal bisa mengembalikan modal yang Anda keluarkan. Modal ini sendiri tidak hanya sekedar bahan baku yang digunakan. Tetapi juga, biaya tenaga, waktu dan kebutuhan lainnya.

Mengabaikan Keinginan dan Layanan pada Pelanggan

Padahal pembeli adalah raja. Namun Anda mengabaikan layanan pada mereka. Ingat, yang membuat untung dan rugi dari sebuah bisnis, tidak lain dan tidak bukan adalah pelanggan. Jika pelanggan tidak ingin membeli, maka produk Anda tidaklah laku. Anda tentu akan merugi. Jadi, maksimalkan layanan pada pelanggan.

Bersikaplah ramah pada keinginan mereka. akan jauh lebih baik jika produk Anda bisa membantu mereka mengatasi masalahnya. Jika mereka memiliki keluhan, maka bantu juga mereka mengatasinya. Jangan sampai, hubungan Anda dan pelanggan menjadi buruk.

Berhenti Terlalu Cepat

Kesalahan dan kegagalan dalam bisnis itu wajar. Anda hanya perlu memperbaikinya dan menyusun strategi baru. Jadi, janganlah menyerah terlalu cepat, sekalipun Anda berhadapan dengan hasil yang tidak sesuai harapan. Meskipun perasaan takut akan kegagalan pasti menghantui Anda. Namun berhenti berbisnis di saat baru saja memulainya, jelas jauh lebih buruk.

Akan tetapi, ada saatnya memang, dimana Anda harus memutuskan berhenti berbisnis. Saat-saat itu terjadi, apabila bisnis Anda tersebut tidak memiliki cara lagi untuk mengatasi permasalahannya. Maka, mau tidak mau, Anda memang harus berhenti. Tapi, kapankah itu terjadi?

Yaitu, setelah menganalisa hasil penjualan pada 6-12 bulan setelah Anda memulainya, yang mana Anda tidak mendapatkan pelanggan dan income sama sekali. Itu artinya, bahwa bisnis Anda sudah gagal dan dibutuhkan merombak bisnis yang lain, lalu memulainya lagi dari awal. Namun, jika dalam 6-12 bulan, Anda masih memiliki transaksi dengan pelanggan.

Maka bisa dikatakan, bahwa strategi bisnis Anda lah yang gagal atau belum berhasil. Anda hanya perlu berusaha lebih gencar lagi untuk meningkatkan promosi dan merombak strategi tersebut. Tetapi dilihat juga, apakah income dari pelanggan tersebut berhasil menutup pengeluaran yang Anda gunakan. Jika tidak, mungkin sudah saatnya Anda berhenti sekarang juga.

Nah, jadi itulah bagaimana Anda bisa memulai sebuah bisnis dan mengembangkannya. Mencoba menghindari kesalahan juga bagian dari upaya membesarkan sebuah bisnis. Begitu pun dengan belajar dari pengalaman orang. Akan sangat baik, jika Anda juga bisa berbagi pengalaman Anda agar pelaku bisnis setelahnya, bisa belajar lebih banyak.

Akan tetapi, meski Anda sudah mengetahui bagaimana langkah memulai bisnis. Mengetahui kesalahan apa saja yang kerap dialami pelaku bisnis. Bahkan juga tahu bagaimana cara menerapkan strategi bagus untuk mengatasi masalah tersebut.

Namun, jika Anda masih tidak tahu akan berbisnis apa, tentu saja hal yang Anda ketahui tersebut, hanya akan percuma. Jadi, cobalah lihat beberapa macam bisnis online di bawah ini, agar Anda memiliki inovasi dan referensi tambahan tentang sebuah bisnis yang bisa dijalankan segera.

Berbagai Jenis Bisnis Online yang Bisa Anda Jalankan

Reseller dan Dropshiper

Khusus untuk Anda yang tidak memiliki toko sendiri, maka menjadi reseller atau dropshiper adalah bisnis online terbaik dan termudah yang bisa dilakukan. Reseller ini bisa dilakukan bahkan tanpa sebuah modal, dimana konsepnya berupa menjualkan produk dari bisnis orang lain melalui diri Anda. Jadi, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari jualan tersebut. Caranya:

  1. Tentukan produk yang akan Anda jual.
  2. Promosikan produk tersebut melalui marketplace, media sosial, grup chat dst.
  3. Lakukan transaksi dengan pelanggan.
  4. Pesan produk pada pemilik usaha.
  5. Produk dikirim atas nama Anda kepada pelanggan.

Bagaimana? Caranya hampir sama dengan memulai sebuah bisnis pada umumnya bukan? Tentu saja, karena yang membedakan hanya tentang produk tersebut adalah miliki orang lain dan Anda hanya menjualkannya saja.

Freelancer

Bisnis jual-beli itu bahkan hanya sekedar barang, tetapi juga jasa. Dengan semakin meningkatnya perkembangan teknologi, maka jasa dan kreatifitas seseorang, akan semakin dibutuhkan. Misalnya, jasa membuat konten untuk website dan toko online dari sebuah perusahaan.

Meskipun biasanya perusahaan bisa memiliki seorang content creator sendiri, tapi tidak sedikit dari mereka yang memilih menggunakan jasa freelance saja.  Baik itu untuk freelance penulis artikel, freelance graphic designer, freelance admin sosial media atau freelance pembuatan website.

Uniknya, jasa freelance ini tidaklah terikat dengan perusahaan dan bayarannya pun sesuai dengan hasilnya. Semakin berkualitas hasil yang diberikan, maka klien mereka juga semakin puas dan bayarannya pun meningkat.

Agen Properti

Agen properti juga merupakan sebuah bisnis online yang bisa dilakukan dengan mudah dan tanpa modal. Konsepnya, Anda berkeliling dan mencarikan sebuah properti untuk orang yang membutuhkan. Properti yang dimaksud bisa berupa rumah, kios, gedung, bangunan, material, alat elektronik dan sejenisnya.

Vlogger atau Youtuber

Bisnis vloger akhir-akhir ini sangat digemari masyarakat. Inti dari bisnis ini hampir sama dengan membuat blog, namun konten yang diberikan berupa video. Anda bisa menyediakan berbagai tema yang mendukung, seperti traveling, kecantikan, tutorial pelajaran, tips kesehatan, kuliner atau informasi lain yang bermanfaat.

Banyak sekali orang yang sukses dan kaya dengan berkecimpung dalam bisnis vloger ini. Dimana mereka menyajikan sebuah keterampilan dan kreativitas yang hebat untuk membuat satu konten video saja. Dimulai dari isi dari video, tema yang diberikan, kualitas video hingga kemampuan editing.

Kemudian, seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kualitas serta kemenarikan dari konten video Anda. Maka sedikit demi sedikit, Anda akan mendapatkan penonton atau viewer yang banyak, sehingga menghasilkan keuntungan yang memuaskan. Jadi, tingkatkan kreativitas Anda dan mulai bisnis online ini segera.

GRATIS Join ProjasawebBelajar bersama ribuan marketer lainnya

Dapatkan info dan strategi marketing terbaru, untuk melejitkan bisnis anda

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GRATIS Join ProjasawebBelajar bersama ribuan marketer lainnya

Dapatkan info dan strategi marketing terbaru, untuk melejitkan bisnis anda