Apa Itu Branding? Pengertian Brand Para Ahli

apa itu branding image

Apakah Anda tau Apa Itu Branding? Apa bedanya dengan brand? Kata branding mungkin sudah sangat familiar di telinga kita, namun kebanyakan dari kita tidak mengetahui pengertian brand serta apa itu branding?

Padahal, berdasarkan survei Neilsen diketahui bahwa 60% konsumen dengan koneksi internet lebih suka membeli produk baru dari brand yang telah mereka kenal. Sayang sekali jika anda tidak memaksimalkan penggunaan brand dan branding pada bisnis anda.

Selain itu menurut inc.com, proses membangun brand yang dilakukan secara konsisten akan meningkatkan pendapatan hingga 23%.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai cara branding, silakan baca penjelasan detilnya pada artikel berikut.

Oh iya, perlu anda ketahui bahwa artikel ini bukanlah artikel yang singkat. Karena saya berusaha menyediakan konten yang lengkap dan menyeluruh sehingga jadilah artikel yang cukup panjang. Agar memudahkan anda untuk membacanya, saya akan sediakan semacam daftar isi :

Apa Itu Branding?

Bisa dikatakan bahwa brand adalah logo ataupun symbol yang dibubuhkan dalam sebuah produk, sedangkan untuk pengertian branding secara sederhana dapat kita simak dari apa yang disampaikan oleh Kotler & Keller,

Branding adalah memberi kekuatan brand pada produk dan layanan.

apa itu branding pengertian branding
apa itu branding : pengertian branding

Berbicara mengenai terminology bahasa, pengertian branding itu sendiri berasal dari kata brand yang kemudian diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk membesarkan brand ataupun merek. 

Jika kita merujuk ke situs wikipedia, maka branding disebut juga permerekan.

Branding adalah proses penciptaan atau peninggalan tanda jejak tertentu di benak dan hati konsumen melalui berbagai macam cara dan strategi komunikasi sehingga tercipta makna dan perasaan khusus yang memberikan dampak bagi kehidupan konsumen (Wijaya, 2011; 2012; 2013).

Lalu apa itu brand? Apa hubungannya dengan branding?

Pengertian Brand?

Brand vs branding, dua istilah yang mirip namun memiliki perbedaan diantara keduanya. Brand itu sendiri merupakan suatu hal yang akan menjadi pertimbangan bagi seseorang dalam membeli sebuah produk.

Beberapa ahli kemudian mencoba untuk menjelaskan tentang brand dan membedakannya dengan istilah branding.

Menurut American Marketing Association yang dalam hal ini adalah Philip Kotler, menyebutkan bahwa

Pengertian brand adalah simbol, tanda, rancangan ataupun sebuah kombinasi dari tiga hal tersebut yang ditujukan sebagai identitas dari beberapa penjual untuk kemudian dijadikan sebagai pembeda dengan pesaing yang ada di pasaran (Kotler 2009).

Lamb (2001) mengungkapkan bahwa :

Arti Brand adalah sebuah istilah, nama, symbol ataupun desain atau gabungan dari keempat unsur tersebut yang kemudian akan menjadi pembeda dengan para pesaing.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh sosok Keller dalam Tjiptono yang menyatakan bahwa

Merek adalah produk yang dirancang untuk kemudian dijadikan sebagai pembeda dengan produk competitor.

Perbedaan yang ada tersebut memiliki sifat tangible, rasional dan juga simbolik. Dengan adanya perbedaan tersebut, maka tidak mengherankan jika yang demikian ini sering kali menyebabkan adanya persaingan dalam mendapatkan calon pelanggan.

Aga kita dapat memahaminya secara lebih mendalam, mari kita simak pendapat para ahli mengenai branding.

Pengertian Branding Menurut Para Ahli

Untuk mengetahui lebih jauh tentang pengertian branding itu sendiri, maka akan lebih baik jika disajikan beberapa pendapat dari beberapa ahli.

Berikut ini beberapa pengertian yang terkait dengan istilah branding itu sendiri.

Apa Itu Branding Menurut Kotler & Keller (2015)

apa itu branding menurut kotler keller
apa itu branding menurut kotler keller

Sesuai dengan apa yang diungkapkan oleh Kotler & Keller,

Branding adalah memberi kekuatan brand pada produk dan layanan.

Yang demikian ini kemudian akan dijadikan sebagai pembeda antara satu produk dengan lainnya.

Apa Itu Branding Menurut Landa (2006)

Sedangkan menurut Landa pengertian branding tidak selalu terkait dengan yang namanya merek dagang sebuah produk ataupun jasa dari perusahaan tersebut.

Akan tetapi, branding itu sendiri juga tidak sebatas diferensiasi produk, namun juga berkaitan dengan merek dagang, ciri visual, kredibilitas, persepsi, logo, citra, kesan, karakter dan juga anggapan dari konsumen itu sendiri atas produk tersebut.

Pengertian Branding Menurut Marty Neumeier (2014)

pengertian branding : menurut marty neumeier
pengertian branding : menurut marty neumeier

Dikutip dari pendapat Marty Neumeier,

Branding adalah segala upaya atau program yang dirancang untuk meningkatkan nilai atau menghindari komoditisasi dengan membangun merek yang berbeda.

Selain itu, hal ini juga tergantung pada mengapa sebuah produk sangat layak dianggap sebagai sebuah karya yang sangat menakjubkan. Dengan memiliki keistimewaan, maka publik akan lebih mempercayainya.

Apa Itu Branding Menurut Entrepreneur.com

Secara lebih sederhana kita dapat tahu apa itu branding dengan melihat pengertian yang ditulis pada Enterpreneur.com mengatakan bahwasannya branding merupakan “the practice of making the symbol or name of the product to differentiate or identify from one product to another”. Dengan kata lain,

Branding merupakan tindakan membuat symbol ataupun desain yang ditujukan untuk kebutuhan promosi atau marketing.

Cara Membangun Brand

cara membangun brand
cara membangun brand

Sekalipun bisnis yang Anda jalankan saat ini sangat kecil dan belum begitu berkembang, pemahaman tentang apa itu branding sangatlah penting untuk diketahui. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan dalam branding.

Pastikan untuk memantapkan karakternya

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam melakukan branding sebuah produk adalah dengan mencoba untuk memantapkan karakter dari produk tersebut.

Cara ini bisa dilakukan dengan cara memastikan apakah produk yang Anda tawarkan kepada para calon pelanggan telah sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan tersebut ataupun belum.

Cobalah membayangkan jika produk tersebut adalah orang

Coba untuk membayangkan jika produk yang Anda branding tersebut adalah orang. Tentu saja Anda harus berusaha keras dalam menciptakan kepercayaan orang lain agar produk tersebut mudah untuk diingat sehingga diminati oleh banyak orang.

Ciptakan sebuah logo ataupun tagline

Cara lain yang bisa dilakukan dalam proses branding itu sendiri adalah dengan menciptakan sebuah logo serta tagline.

Keberadaan logo akan menjadi perihal yang mudah diingat oleh para konsumen sehingga peluang terjualnya sebuah produk akan jauh lebih besar dibandingkan dengan tanpa adanya logo.

Seperti halnya tempat makan mbok Judes yang identik dengan jenis makanannya yang super pedas.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai cara branding, silakan baca penjelasan detilnya pada artikel berikut.

Unsur-Unsur dalam Branding

Untuk lebih jauh, berikut beberapa unsur branding yang perlu Anda ketahui.

  1. Tampilan visual yang mencangkup desain seragam, desain produk, serta desain kemasan
  2. Nama merek
  3. Logo yang meliputi bendera, logo type dan juga monogram
  4. Juru bicara seperti mascot, co-founder, orang terkenal serta tokoh perusahaan
  5. Kata-kata yang mencangkup jingle, slogan, akronim dan juga tagline
  6. Suara meliputi adanya icon bunyi ataupun nada serta lagu tematik

Jenis-Jenis Branding

Berikut beberapa jenis branding yang perlu Anda ketahui.

Product branding

Jenis branding yang satu ini dilakukan oleh pihak perusahaan pemilik produk tertentu yang akan mengajak para calon konsumen untuk melakukan pembelian atas produk tersebut dibandingkan dengan produk milik pesaing.

Personal branding

Personal branding dilakukan dengan maksud untuk mengangkat nama public figure seperti halnya para musisi, politis ataupun selebriti. Melalui personal branding, maka pihak yang bersangkutan akan mendapatkan citra yuang baik di mata masyarakat.

Corporate branding

Sedangkan corporate branding itu sendiri ditujukan untuk meningkatkan adanya reputasi perusahaan tertentu di mata para pesaing yang ada di pasar.

Tindakan ini mencangkup adanya peningkatan kualitas produk hingga kontribusi karyawan pada perusahaan.

Geographic branding

Dilakukan sebagai bentuk cara untuk memunculkan adanya gambaran sebuah produk pada saat nama lokasi produk tersebut disebutkan.

Cultural branding

Untuk cultural branding ditujukan dalam pengembangan reputasi atas sebuah lingkungan sekaligus juga orang-orang yang ada di dalamnya.

Apa Itu Brand Identity?

Brand identity memiliki peranan yang penting dalam perusahaan. Brand identity disebut juga identitas merek.

Brand identity adalah elemen yang terlihat dari suatu merek/brand, seperti warna, desain, dan logo, yang mengidentifikasi dan membedakan merek dalam pikiran konsumen.

Brand identity itu berbeda dengan brand image.

Apa Itu Brand Image?

Menurut Kohler, image itu adalah serangkaian keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki seseorang tentang suatu objek.

Brand image dalam bahasa Indonesia disebut citra merek.

Brand image adalah persepsi merek dalam benak pelanggan.

Ini adalah kumpulan keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki pelanggan tentang merek tersebut. Dan yang mengambil peranan besar disini salah satunya adalah brand identity yang sudah kita bahas tadi.

Brand dapat dirasakan secara berbeda oleh pelanggan yang berbeda. Oleh karena itu, membangun brand image secara terus-menerus adalah tugas besar untuk bisnis apa pun.

Fungsi Branding dalam Pengembangan Bisnis

Berikut ini beberapa hal terkait fungsi branding.

  1. Sebagai pembeda sehingga produk tersebut akan memiliki pembeda dengan kekuatan yang lebih dibandingkan dengan brand competitor
  2. Daya tarik sekaligus promosi sehingga akan membantu dalam memberikan magnet bagi konsumen sehingga produk tersebut akan jauh lebih mudah untuk dipromosikan
  3. Membangun prestise, keyakinan, citra dan juga jaminan kualitas untuk membantu dalam membentuk sebuah citra yang lebih mudah untuk diingat oleh masyarakat
  4. Pengendali pasar sehingga dengan adanya fungsi ini, maka brand tersebut akan lebih mudah untuk dikenali sebab tingkat kepercayaan masyarakat atas produk tersebut sangatlah tinggi

Tujuan Branding

Berikut beberapa tujuan branding yang sesungguhnya.

  1. Membangun sebuah kepercayaan masyarakat atas sebuah brand
  2. Membangun sebuah persepsi masyarakat
  3. Membangun rasa cinta masyarakat terhadap brand yang ada

Manfaat Branding : Pentingnya Branding

Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari adanya tindakan branding.

Mudah dikenali oleh public

Dengan memiliki brand, maka hal semacam ini akan mempermudah bagi Anda dalam mendapatkan pengakuan dari orang lain. Sebuah produk yang bermerek akan jauh lebih efektif dalam kegiatan promosi dibandingkan dengan produk non-merek. Mudah diingat dan dikenali, sebagai prestise dan bahkan mampu mengendalikan harga

Menjadi pembeda antara setiap produk

Jika berbicara mengenai sebuah produk bakso, saat ini banyak sekali bakso yang memiliki cita rasa yang sangat menggoda. Namun, dari sekian banyak bakso tersebut, akan susah bagi Anda untuk mengenali bakso mana yang sangat direkomendasikan. Menanggapi adanya hal tersebut, maka peran branding sangatlah penting untuk menjadi sebuah pembeda.

Berpengaruh pada sisi psikologi pembeli

Branding juga mampu mempengaruhi psikologi seorang pembeli. Dalam hal ini, jika sebuah produk memiliki brand, maka banyak pembeli yang beranggapan jika produk tersebut sangat berkualitas dan dikelola oleh pihak yang profesional. Tidak mengherankan jika banyak pembeli yang akan memilih yang pasti-pasti saja.

Contoh Branding

Misalkan ada dua jenis usaha kecil yang dalam hal ini adalah bakso Pak Tomi dan juga bakso Pak Fajar. Dalam meningkatkan penjualan sebuah produk tersebut, keduanya tentu akan melakukan promosi.

Tindakan dalam melakukan promosi tersebut juga sangat berbeda diantara keduanya.

Dalam melakukan promosi, Pak Tomi mengusung sebuah slogan”taste never betrays you”. Dengan kata lain, Pak Tomi akan menomersatukan cita rasa yang kemudian akan membantu dalam meningkatkan ketertarikan seseorang terhadap bakso yang dijualnya.

Adanya iming-iming ini, tentu saja diharapkan akan mendapatkan pelanggan yang banyak sehingga kegiatan promosi WoM atau Word of Mouth akan lebih mudah untuk dilakukan.

Berbeda dengan Pak Fajar yang kemudian mencoba untuk menamai bakso tersebut dengan istilah bakso mercon. Penamaan bakso mercon akan cenderung lebih mudah untuk diingat oleh banyak orang sekaligus menimbulkan ketertarikan yang lebih mendalam untuk mencobanya di lain kesempatan.

Selain itu, promosi yang dilakukan oleh Pak Fajar juga melalui media sosial seperti instagram dan lain sebagainya.

Jika kita anggap bahwa rasanya sama persis, lalu kedua jenis bakso tersebut ditawarkan kepada orang lain yang berasal dari luar kota, maka akan muncul sebuah persepsi baru.

Dalam hal ini, bakso Pak Fajar akan cenderung lebih diminati oleh para calon pelanggan mengingat namanya sangat unik dan pastinya banyak yang beranggapan jika bakso tersebut memiliki cita rasa yang lezat.

Oleh sebab itu, branding penting dalam kaitannya menarik perhatian para calon pembeli. Dengan menciptakan nama yang sangat unik dan menarik serta mudah diingat, maka Anda akan lebih berkesempatan untuk bisa mendapatkan pelanggan baru. 

Nah setelah membahas banyak mengenai Apa Itu Branding, selanjutnya anda bisa mempelajari lebih jauh menyenai Cara Membangun Brand.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Yuk Gabung Projasaweb

Mari bergabung bersama ribuan marketer lainnya, berbagi info terbaru seputar marketing dan bisnis terkini

Thank you for subscribing.

Something went wrong.