Pengertian Branding – Panduan Branding Bisnis 2019

pengertian branding

Kata branding mungkin sudah sangat familiar di telinga kita, namun kebanyakan dari kita kurang mengetahui apa itu branding dan kebanyakan dari kita selalu mengkaitkan branding dengan brand, padahal kedua istilah tersebut memiliki makna yang berbeda. Untuk membedakan kedua istilah tersebut, berikut ini ulasan singkat kaitannya dengan pengertian dari branding yang sering kali dikaitkan dengan citra dari sebuah produk yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan.

Berbicara mengenai terminology bahasa, pengertian dari branding itu sendiri berasal dari kata brand yang kemudian diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk kemudian akan membantu dalam membesarkan brand ataupun merek itu sendiri. Selanjutnya, dalam melakukan branding itu sendiri juga perlu dilakukan secara terencana untuk kemudian akan membuat sebuah merek dagang menjadi lebih terkenal.

Pengertian Branding Menurut Pendapat Para Ahli

Untuk mengetahui lebih jauh tentang pengertian dari branding itu sendiri, maka akan lebih baik jika disajikan beberapa pendapat dari beberapa ahli ekonomi yang kemudian bisa dijadikan pertimbangan untuk diambil benang merahnya. Berikut ini beberapa pengertian yang terkait dengan istilah branding itu sendiri.

Kotler (2009)

Sesuai dengan apa yang diungkapkan oleh Kotler, pengertian dari branding adalah symbol, tanda, rancangan ataupun gabungan secara keseluruhan yang kemudian dijadikan sebagai identifikasi atas barang ataupun jasa. Yang demikian ini kemudian akan dijadikan sebagai pembeda antara satu produk dengan lainnya yang dalam hal ini adalah competitor.

Landa (2006)

Sedangkan menurut Landa pengertian dari branding tidak selalu terkait dengan yang namanya merek dagang sebuah produk ataupun jasa dari perusahaan tersebut. Akan tetapi, branding itu sendiri juga tidak sebatas diferensiasi produk, namun juga berkaitan dengan merek dagang, ciri visual, kredibilitas, persepsi, logo, citra, kesan, karakter dan juga anggapan dari konsumen itu sendiri atas produk tersebut.

Neumeir (2003)

Dikutip dari pendapat Neumeir, pengertian dari branding adalah berkaitan dengan yang namanya identitas sebuah produk serta apakah produk tersebut sudah layak dan mampu untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Selain itu, hal ini juga tergantung pada mengapa sebuah produk sangat layak dianggap sebagai sebuah karya yang sangat menakjubkan. Dengan memiliki keistimewaa, maka publika akan lebih mempercayainya.

Menanggapi adanya hal tersebut, bisa dikatakan bahwa pengertian dari branding sesuai dengan yang tersebut pada Enterpreneur.com mengatakan bahwasannya branding merupakan “the practice of making the symbol or name of the product to differentiate or identify from one product to another”. Dengan kata lain, branding merupakan tindakan membuat symbol ataupun desain yang ditujukan untuk kebutuhan promosi atau marketing.

Brand vs Branding? Bagaimana memahami keduanya?

Mungkin banyak orang yang akan bingung memahami dua istilah yang hampir sama antara brand dan branding. Kebanyakan orang akan salah melakukan interpretasi sehingga menjadikan istilah tersebut mengalami kesalahan dalam pemahaman. Untuk itu, kaitannya dengan pengertian dari branding, maka penting sekali bagi Anda mengetahui adanya perbedaan antara branding ataupun brand.

Brand vs branding, dua istilah yang hampir mirip namun memiliki perbedaan diantara keduanya. Terlepas dari adanya pengertian dari branding, brand itu sendiri merupakan suatu hal yang akan menjadi pertimbangan bagi seseorang dalam membeli sebuah produk. Beberapa ahli kemudian mencoba untuk menjelaskan kaitannya dengan brand itu sendiri untuk kemudian membedakannya dengan istilah branding.

Beberapa ahli seperti halnya Lamb (2001) mengungkapkan bahwa tanpa mengabaikan pengertian dari branding, brand itu sendiri adalah sebuah istilah, nama, symbol ataupun desain atau gabungan dari keempat unsure tersebut yang kemudian akan menjadi pembeda dengan para pesaing.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh sosok Keller dalam Tjiptono yang menyatakan bahwa merek adalah produk yang dirancang untuk kemudian dijadikan sebagai pembeda dengan produk competitor. Perbedaan yang ada tersebut memiliki sifat tangible, rasional dan juga simbolik. Dengan adanya perbedaan tersebut, maka tidak mengherankan jika yang demikian ini sering kali menyebabkan adanya persaingan dalam mendapatkan calon pelanggan.

Lantas, bagaimana cara memahami kedua istilah tersebut? Bisa dikatakan bahwa brand itu sendiri adalah logo ataupun symbol yang dibubuhkan dalam sebuah produk, sedangkan untuk pengertian dari branding secara sederhana adalah proses bagaimana sebuah produk bisa dikenal oleh masyarakat luas sehingga akan meningkatkan penjualannya. Lebih mendalam, berikut pengertian branding pada umumnya.

Unsur-Unsur dalam Branding

Selanjutnya, terlepas dari pengertian dari branding itu sendiri yang pada dasarnya mengidentifikasikan barang terhadap keberadaan competitor di pasaran. Dikatakan bahwa unsur branding itu sendiri yang paling penting adalah adanya merek dagang yang kemudian akan mendukung identitas visual dalam melakukan komunikasi pemasaran. Dengan cara ini, maka sebuah merek akan lebih cepat untuk dikenal public.

Untuk lebih jauh, terlepas dari pengertian dari branding, berikut beberapa unsure branding yang perlu Anda ketahui.

  1. Tampilan visual yang mencangkup desain seragam, desain produk, serta desain kemasan
  2. Nama merek
  3. Logo yang meliputi bendera, logo type dan juga monogram
  4. Juru bicara seperti mascot, co-founder, orang terkenal serta tokoh perusahaan
  5. Kata-kata yang mencangkup jingle, slogan, akronim dan juga tagline
  6. Suara meliputi adanya icon bunyi ataupun nada serta lagu tematik

Mengenal Jenis-Jenis Branding

Terkait dengan pengertian dari branding itu sendiri perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis dari branding yang perlu diketahui. Perbedaan jenis branding tersebut pada hakikatnya tidak mendasari adanya sebuah tujuan dari branding itu sendiri untuk memperkenalkan produk tersebut kepada publik. Menanggapi adanya hal itu, berikut beberapa jenis branding yang perlu Anda ketahui.

Product branding

Jenis branding yang satu ini dilakukan oleh pihak perusahaan pemilik produk tertentu yang akan mengajak para calon konsumen untuk melakukan pembelian atas produk tersebut dibandingkan dengan produk milik pesaing.

Personal branding

Terlepas dari pengertian dari branding, untuk personal branding dilakukan dengan maksud untuk mengangkat nama public figure seperti halnya para musisi, politis ataupun selebriti. Melalui personal branding, maka pihak yang bersangkutan akan mendapatkan citra yuang baik di mata masyarakat.

Corporate branding

Sedangkan corporate branding itu sendiri ditujukan untuk meningkatkan adanya reputasi perusahaan tertentu di mata para pesaing yang ada di pasar. Tindakan ini mencangkup adanya peningkatan kualitas produk hingga kontribusi karyawan pada perusahaan.

Geographic branding

Dilakukan sebagai bentuk cara untuk memunculkan adanya gambaran sebuah produk pada saat nama lokasi produk tersebut disebutkan.

Cultural branding

Untuk cultural branding ditujukan dalam pengembangan reputasi atas sebuah lingkungan sekaligus juga orang-orang yang ada di dalamnya.

Tujuan dan Fungsi Branding dalam Pengembangan Bisnis

Selain itu, terkait dengan pengertian dari branding, ada juga beberapa fungsi dan tujuan branding yang perlu diketahui terlepas dari beberapa hal yang tersebut di atas. Berikut ini beberapa hal kaitannya dengan tujuan sekaligus fungsi branding itu sendiri.

  1. Sebagai pembeda sehingga produk tersebut akan memiliki pembeda dengan kekuatan yang lebih dibandingkan dengan brand competitor
  2. Daya tarik sekaligus promosi sehingga akan membantu dalam memberikan magnet bagi konsumen sehingga produk tersebut akan jauh lebih mudah untuk dipromosikan
  3. Membangun prestise, keyakinan, citra dan juga jaminan kualitas untuk membantu dalam membentuk sebuah citra yang lebih mudah untuk diingat oleh masyarakat
  4. Pengendali pasar sehingga dengan adanya fungsi ini, maka brand tersebut akan lebih mudah untuk dikenali sebab tingkat kepercayaan masyarakat atas produk tersebut sangatlah tinggi

Terlepas dari pengertian dari branding sekaligus fungsi branding itu sendiri, berikut beberapa tujuan branding yang sesungguhnya.

  1. Membangun sebuah kepercayaan masyarakat atas sebuah brand
  2. Membangun sebuah persepsi masyarakat
  3. Membangun rasa cinta masyarakat terhadap brand yang ada

Manfaat dari Branding Secara Umum

Melalui banyaknya pengertian dari branding yang tersebut di atas, bisa dikatakan bahwa branding itu sendiri merupakan tindakan untuk memunculkan sebuah ciri khas produk untuk kemudian menjadi pembeda antara satu dengan lainnya. Di balik tujuan itu, berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari adanya tindakan branding itu sendiri.

Mudah dikenali oleh public

Dengan memiliki brand, maka hal semacam ini akan mempermudah bagi Anda dalam mendapatkan pengakuan dari orang lain. Terkait dengan pengertian dari branding yang tersebut di atas, sebuah produk yang bermerek akan jauh lebih efektif dalam kegiatan promosi dibandingkan dengan produk non-merek. Pasalnya, banyak customer yang menganggap barang tidak bermerek memiliki kualitas rendah.

Menjadi pembeda antara setiap produk

Jika berbicara mengenai sebuah produk bakso, saat ini banyak sekali bakso yang memiliki cita rasa yang sangat menggoda. Namun, dari sekian banyak bakso tersebut, akan susah bagi Anda untuk mengenali bakso mana yang sangat direkomendasikan. Menanggapi adanya hal tersebut, maka peran branding sangatlah penting untuk menjadi sebuah pembeda.

Berpengaruh pada sisi psikologi pembeli

Siapa sangka jika terkait dengan pengertian dari branding, branding juga mampu mempengaruhi psikologi seorang pembeli. Dalam hal ini, jika sebuah produk memiliki brand, maka banyak pembeli yang beranggapan jika produk tersebut sangat berkualitas dan dikelola oleh pihak yang profesional. Tidak mengherankan jika banyak pembeli yang akan memilih yang pasti-pasti saja.

Cara Tepat Melakukan Branding yang Benar dan Jitu

Sekalipun bisnis yang Anda jalankan saat ini sangat kecil dan belum begitu berkembang, pemahaman akan pengertian dari branding sekaligus bagaimana branding itu sangatlah penting untuk diketahui. Tidak hanya itu saja, Anda juga harus tahu bagaimana cara yang jitu melakukan branding agar ke depannya produk yang Anda tawarkan kepada pihak pelanggan akan cepat laku dan diterima di pasaran. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan dalam branding.

Pastikan untuk memantapkan karakternya

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam melakukan branding sebuah produk adalah dengan mencoba untuk memantapkan karakter dari produk tersebut. Cara ini bisa dilakukan dengan cara memastikan apakah produk yang Anda tawarkan kepada para calon pelanggan telah sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan tersebut ataupun belum.

Cobalah membayangkan jika produk tersebut adalah orang

Selanjutnya, setelah memahami kaitannya dengan pengertian dari branding, maka hal yang perlu Anda lakukan adalah dengan mencoba untuk membayangkan jika produk yang Anda branding tersebut adalah orang. Tentu saja Anda harus berusaha keras dalam menciptakan kepercayaan orang lain agar produk tersebut mudah untuk diingat sehingga diminati oleh banyak orang.

Ciptakan sebuah logo ataupun tagline

Cara lain yang bisa dilakukan dalam proses branding itu sendiri adalah dengan menciptakan sebuah logo serta tagline. Keberadaan logo akan menjadi perihal yang mudah diingat oleh para konsumen sehingga peluang terjualnya sebuah produk akan jauh lebih besar dibandingkan dengan tanpa adanya logo. Seperti halnya tempat makan mbok Judes yang identik dengan jenis makanannya yang super pedas.

Contoh Branding Dalam Usaha Kecil

Untuk memahami pengertian dari branding yang sesungguhnya, bisa diambil contoh ada dua jenis usaha kecil yang dalam hal ini adalah bakso Pak Tomi dan juga bakso Pak Fajar. Dalam meningkatkan penjualan sebuah produk tersebut, keduanya tentu akan melakukan promosi. Tindakan dalam melakukan promosi tersebut juga sangat berbeda diantara keduanya.

Dalam melakukan promosi, Pak Tomi mengusung sebuah slogan”taste never betrays you”. Dengan kata lain, Pak Tomi akan menomersatukan cita rasa yang kemudian akan membantu dalam meningkatkan ketertarikan seseorang terhadap bakso yang dijualnya. Adanya iming-iming ini, tentu saja diharapkan akan mendapatkan pelanggan yang banyak sehingga kegiatan promosi WoM atau Word of Mouth akan lebih mudah untuk dilakukan.

Berbeda dengan Pak Fajar yang kemudian mencoba untuk menamai bakso tersebut dengan istilah bakso mercon. Tanpa mengesampingkan pengertian dari branding itu sendiri, dikatakan bahwa penamaan bakso mercon akan cenderung lebih mudah untuk diingat oleh banyak orang sekaligus menimbulkan ketertarikan yang lebih mendalam untuk mencobanya di lain kesempatan. Selain itu, promosi yang dilakukan oleh Pak Fajar juga melalui media sosial seperti instagram dan lain sebagainya.

Dengan melupakan adanya sebuah pengertian dari branding sekaligus perbedatan mana yang sangat enak, jika kedua jenis bakso tersebut ditawarkan kepada orang lain yang berasal dari luar kota, maka akan muncul sebuah persepsi baru. Dalam hal ini, bakso Pak Fajar akan cenderung lebih diminati oleh para calon pelanggan mengingat namanya sangat unik dan pastinya banyak yang beranggapan jika bakso tersebut memiliki cita rasa yang lezat.

Oleh sebab itu, bisa dikatakan bahwa perihal mengenai branding itu sendiri sangatlah penting dalam kaitannya menarik perhatian para calon pembeli. Dengan menciptakan nama yang sangat unik dan menarik serta mudah diingat, maka Anda akan lebih berkesempatan untuk bisa mendapatkan pelanggan baru. Untuk itu, jika Anda telah mengetahui pengertian dari branding dan ingin meningkatkan branding Anda, maka penting mempertimbangkan hal ini.

Keberadaan branding pada sebuah produk sangatlah penting mengingat hal ini mencangkup reputasi yang dimiliki oleh perusahaan dalam mendapatkan kepercayaan diri sekaligus juga reputasi dari perusahaan tersebut. dengan adanya branding sekaligus mengetahui pengertian dari branding, maka branding itu sendiri akan sangat berguna bagi perusahaan, sehingga sudah sepatutnya untuk dipahami bersama di masa yang akan datang kaitannya hal ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *