8 Sertifikasi Digital Marketing Sebagai Pendukung Karier

Profesi di bidang digital marketing kini semakin banyak diminati. Hal ini pun seiring dengan kebutuhan sejumlah perusahaan yang terus menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Jaman sekarang hampir seluruh aktivitas dilakukan secara online dan melalui gadget. Maka tak heran kalau beberapa orang akhirnya career shifting dan mengambil sertifikasi digital marketing.

Sertifikasi digital marketing bisa dilakukan oleh siapa saja namun lebih penting bagi mereka yang memang bekerja di bidang marketing atau mau mengubah profesinya ke dunia digital marketing. Seseorang yang sudah memiliki sertifikasi ini maka dianggap telah berkompentensi secara knowledge dan skill. Kini ada banyak sertifikasi di bidang digital marketing dari berbagai institusi. Tak sedikit yang gratis, namun untuk level yang lebih expert biasanya berbayar.

Mengapa Sertifikasi Digital Marketing Penting?

Sertifikasi digital marketing merupakan salah satu pembuktian bahwa seseorang berkompetensi di bidang digital marketing. Ini sama halnya seperti sertifikasi untuk profesi akuntan pajak, IT, dan sebagainya. Mereka yang telah memiliki sertifikasi tersebut dianggap profesional dan ahli di bidangnya. Selain itu, tak jarang sertifikasi juga menjadi syarat melamar pekerjaan. Sebab sejumlah perusahaan hanya mau menggaji orang yang memang terbukti kemampuannya.

Ada juga beberapa orang yang sengaja mengambil sertifikasi digital marketing untuk kebutuhan kariernya. Misalnya, ia ingin naik jabatan sehingga harus meng-upgrade kemampuan dirinya melalui sertifikasi. Tak jarang sertifikasi ini pun dijadikan sebagai alat negosiasi gaji dengan perusahaan. Karena kompetensinya meningkat, maka orang tersebut merasa layak untuk mendapatkan bayaran lebih.

Namun sebenarnya sertifikasi digital marketing tidak hanya bermanfaat bagi orang yang melakukannya saja. Jika hampir seluruh karyawan dalam perusahaan telah memiliki sertifikasi, maka ada sejumlah keuntungan lainnya, seperti:

  • Risk Mitigation. Karyawan yang telah ter-upgrade secara pengetahuan dan kemampuan teknis akan lebih sensitif untuk membaca kemungkinan masalah di masa depan. Lewat prediksi ini, maka perusahaan bisa melakukan evaluasi dan mitigasi untuk meminimalisir resiko.
  • Produktivitas Meningkat. Dengan kompetensi yang bertambah, maka setiap orang tahu apa yang harus dikerjakan dan perbaikan apa yang mestinya dilakukan. Ini membuat sebuah perusahaan lebih produktif dibandingkan dengan perusahaan yang orang-orangnya belum tersertifikasi.
  • Business Agility. Karyawan yang memiliki kemampuan tinggi akan bergerak lebih gesit. Sebab ia tahu bahwa dunia digital bergerak dengan cepatnya. Maka kalau speed kerjanya tidak disesuaikan, ia akan ketinggalan.
  • Efisien. Sertifikasi digital marketing tidak hanya bermanfaat untuk peningkatan diri seseorang dan produktivitas perusahaan saja. Tetapi perusahaan pun bisa mengurangi biaya-biaya yang tidak lagi dibutuhkan. Sebab dengan adanya transformasi, pekerjaan yang tadinya membutuhkan biasa bisa diubah menjadi zero cost.

Sertifikasi Digital Marketing yang Harus Dimiliki

Seperti yang disebutkan di atas kalau ada sertifikasi yang tanpa biaya (gratis) dan berbayar. Penyelenggaranya pun kini bermacam-macam, mulai dari start up yang bergerak di bidang edukasi hingga perusahaan ternama, seperti Google. Bagi yang ingin masuk dan mendalami dunia digital marketing, sebaiknya memperoleh sertifikasi-sertifikasi berikut:

1. Google Digital Garage

Ini adalah salah satu sertifikasi digital marketing yang wajib diikuti. Sebelum proses sertifikasi, seseorang akan mengikuti rangkaian online course kurang lebih sebanyak 26 modul dengan berbagai tema, seperti search engine marketing, video marketing, dan lainnya. Di setiap akhir bab akan ada ujian hingga akhirnya seseorang akan menerima sertifikat apabila telah menyelesaikan seluruh modul.

Sertifikasi ini bisa diikuti oleh siapa pun, baik pemula, berpengalaman, atau yang ingin beralih profesi. Mereka tidak perlu membayar karena sertifikasi ini gratis. Selain itu, buat yang tidak punya banyak waktu pun jangan khawatir. Proses pembelajaran dan tes seluruhnya dilakukan secara online. Jadi bisa fleksibel dan menentukan waktu sesuai keinginan.

2. Google Online Marketing Challenge

Masih dari perusahaan raksasa Google, namun Google Online Marketing Challenge konsepnya berbeda dengan Google Digital Garage. Di sini setiap peserta tidak hanya mengikuti online course dan assessment saja, tapi setelahnya akan diberi tantangan oleh Google untuk membantu organisasi non-profit menjalankan digital strategy-nya.

Setiap peserta harus membentuk kelompok yang terdiri dari 3-5 orang dan direkomendasikan oleh seorang dosen dari universitas terakreditasi. Setelah itu, Google akan memilih tim dan memasangkannya dengan salah satu organisasi non-profit. Dengan modal USD 10,000 dari Google, tim tersebut harus mendesain tujuan, strategi, hingga eksekusi online campaign-nya.

3. Google Analytic Certification

Google Analytic merupakan tools yang wajib dikuasai oleh seseorang yang bekerja di dunia digital marketing. Dengan Google Analytic, ada banyak data dan insight yang bisa diolah dari website traffic. Hasilnya adalah orang tersebut dapat membuat analisis masalah, rencana perbaikan, hingga strategi komunikasi dan pengembangan produk ke depannya.

Orang yang telah memiliki sertifikasi sertifikasi digital marketing ini dianggap mampu menggunakan Google Analytic secara maksimal. Mereka tidak hanya bisa membaca data, tetapi tahu data yang dibutuhkan untuk memecahkan sebuah masalah. Sama seperti sertifikasi Google lainnya, tidak perlu membayar untuk mengakses modul dan ujian ini. Semuanya gratis dan bisa mengikuti ujian ulang apabila gagal.

4. Facebook Blueprint

Sebagai salah satu media sosial terbesar dan banyak penggunanya, seseorang yang ingin bekerja di digital marketing sebaiknya memiliki sertifikasi Facebook Blueprint. Ada dua tiga cara yang bisa dipilih, yaitu Blueprint eLearning, Blueprint Certification, dan Blueprint Live.

Setiap peserta bebas memilih tema yang akan dipelajarinya, misalnya digital planner, data driven, brand marketer, creative and strategic planner, dan masih banyak lagi. Namun sebelum memulai pembelajaran, peserta harus memilih dua sertifikasi yang ditawarkan, yakni Facebook Certified Planning Professional atau Facebook Certified Buying Professional.

5. YouTube Creator Academy

Digital platform yang selanjutnya harus dikuasai adalah YouTube. Bagi yang ingin mendapatkan sertifikasi dari YouTube bisa ikut ke dalam YouTube Creator Academy. Ini cocok bagi mereka yang ingin mengembangkan YouTube untuk channel bisnisnya atau menjadi seorang content creator yang handal. Sebab kini YouTube tidak hanya menjadi media alternatif saja, namun bisa untuk memaksimalkan bisnis.

Lewat modul pengajaran yang disediakan melalui video, seluruh peserta akan memahami bagaimana mengoptimasi YouTube channel, misalnya cara mendatangkan banyak viewer, menambah subscriber, dan sebagainya. Tak hanya itu, ada pengetahuan tambahannya juga, seperti cara mendapatkan uang lewat YouTube, analisa menggunakan YouTube Analytic, aturan konten dan hak cipta di YouTube, dan masih banyak lagi.

6. Twitter Flight School

Media sosial lainnya yang banyak digunakan adalah Twitter. Sejak tahun 2014, Twitter Flight School terus dikembangkan sebagai sarana sertifikasi digital marketing bagi orang-orang di seluruh dunia. Awalnya materi Twitter Flight School hanya seputar meningkatkan engagement dengan follower. Namun kini telah berkembang dan tersedia dalam kurikulum yang lebih terstruktur.

Ada tiga modul yang bisa dipilih, yaitu Twitter Ad Fundamentals, Getting Started with Ads Manager, dan Creating & Executing Video Campaigns. Masing-masing modul memiliki fokusnya tersendiri. Oleh sebab itu, sebaiknya menghabiskan satu modul dulu baru berpindah ke modul selanjutnya agar mendapatkan pemahaman yang komprehensif.

7. HubSpot Academy – Content Marketing Certification

Content Marketing Certification adalah salah satu sertifikasi dari HubSpot Academy. Ini ditujukan bagi mereka yang berkerja membuat konten atau mengkurasi materi komunikasi. Sebab konten adalah sesuatu yang vital dalam dunia digital marketing. Melalui konten seseorang dapat tertarik, membeli, atau membenci sebuah brand. Maka dari itu, sertifikasi yang ditawarkan oleh HubSpot Academy ini sebaiknya diikuti.

Seseorang akan diajarkan bagaimana menulis yang sesuai dengan tujuan komunikasi, memahami target audiens, membangun konten yang komunikatif, hingga merancang strategi komunikasi pemasaran. Sertifikasi ini baik untuk pemula yang akan terjun ke pekerjaan digital marketing.

8. Hootsuite Academy – Social Media Marketing Certification

Orang-orang agency atau mereka yang sudah lama bekerja di dunia digital marketing pasti akrab dengan Hootsuite. Ini adalah sebuah platform untuk mengatur berbagai macam media sosial, seperti Facebook, Twitter, Linkedin, dan sebagainya. Hootsuite Academy menawarkan berbagai macam pelatihan dan sertifikasi sehingga seseorang menjadi ahli di bidang media sosial.

Sertifikasi digital marketing ini berisi lima belas materi kemudian diakhiri dengan ujian. Secara garis besar sertifikasi Hootsuite Academy ini menguji kemampuan seseorang dalam konsep media sosial marketing. Ada tiga sertifikasi yang bisa dipilih dengan harga yang berbeda-beda, yaitu:

  • Social Marketing Certification,
  • Advanced Social Advertising Courseware and Certification, dan
  • Advanced Social Media Strategy Certification.

Ada banyak pilihan sertifikasi digital marketing yang bisa diikuti selain dari yang di atas. Bagi yang baru mau tahu seperti apa dunia digital marketing, bisa memulainya dengan online course yang gratis. Namun buat yang sudah serius atau ingin mendalami lebih lanjut, tak ada salahnya mengambil yang berbayar. Sebab sertifikasi bisa menjadi investasi di masa depan.